Chrome dan Edge Akhirnya Mendapat Fitur Privasi yang Sudah Lama Dimiliki Firefox

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 4 menit 503x dilihat
Chrome dan Edge Akhirnya Mendapat Fitur Privasi yang Sudah Lama Dimiliki Firefox

Bagikan Postingan

Akhirnya Microsoft mulai menghadirkan sokongan Global Privacy Control (GPC) langsung didalam browser unggulan mereka yaitu Microsoft Edge, dan kecuali itu kabarnya Google juga tengah menguji fitur serupa untuk Chrome.

Nah kedatangan fitur ini memungkinkan pelanggan menyampaikan preferensi privasi kepada situs web tanpa mesti memasang ekstensi tambahan, yang sebelumnya guys, pelanggan Firefox dan Brave sudah bisa memanfaatkan GPC sebagai fitur antaran dan sayangnya waktu itu, pelanggan Chrome dan Edge mesti mengandalkan ekstensi pihak ketiga untuk mendapatkan fungsi serupa.

Apa Itu Global Privacy Control?

Nah bagi yang belum tahu, Global Privacy Control maupun GPC merupakan standar teknis yang diperkenalkan pada Oktober 2020 untuk membantu pelanggan menyampaikan permintaan agar keterangan pribadi mereka tidak dijual maupun dibagikan.

Fitur ini dirancang untuk membantu pelanggan menegaskan hak privasi mereka, termasuk yang berhubungan dengan peraturan seperti CCPA di California dan GDPR di Uni Eropa. Nah secara teknis, browser akan mengirimkan sinyal kepada situs web yang dikunjungi sebagai bentuk penyampaian preferensi tersebut.

Namun, GPC bukanlah ad maupun tracker blocker, karena situs web statis perlu mengenali dan mematuhi sinyal yang dikirimkan browser. Jadi, mengaktifkannya tidak otomatis menghentikan seluruh aktivitas pelacakan di internet.

Microsoft Edge Sudah Punya Pengaturan GPC

Nah mengenai pembaruan ini, Microsoft telah menambahkan pengaturan GPC di Edge dan mendokumentasikan metode mengaktifkannya melalui halaman sokongan resmi.

Pengguna bisa membuka Settings > Privacy, search, and services > Privacy > Global Privacy Control, kemudian mengaktifkan opsi yang tersedia. Dan setelah aktif, Edge akan mengirimkan sinyal GPC ke situs web yang dikunjungi, yang memberitahu bahwa pelanggan tidak mau keterangan pribadinya dijual maupun dibagikan untuk targeted ads.

Baca Juga : Kenapa Windows 11 Menyimpan File 64-bit di System32 dan File 32-bit di SysWOW64?

Sayangnya, fitur ini belum tersedia untuk semua pelanggan di seluruh dunia, karena untuk sekarang, pengaturan GPC antaran tersebut statis tersedia di Amerika Serikat, sehingga tentu kita mesti menunggu hingga hingga fitur ini diperluas.

Google Chrome Masih Menguji Dukungan GPC

Nah disisi lain, Google belum menghadirkan pengaturan GPC untuk pelanggan Chrome varian stabil, meskipun begitu, pengembangannya sudah berjalan, dimana pada Januari 2026, pengembang Chromium mengajukan proposal untuk mengimplementasikan GPC.

Perubahan kode kemudian masuk ke cabang utama Chromium pada Juli dan implementasi tersebut mencakup header HTTP Sec-GPC: 1 dan properti JavaScript navigator.globalPrivacyControl, yang memungkinkan situs web mendeteksi preferensi privasi pengguna.

Google kini juga mulai menguji opsi GPC yang bisa diaktifkan pelanggan melalui Chrome Canary, namun karena statis eksis di tahap eksperimental, belum ada kepastian kapan fitur ini akan tersedia secara luas di Chrome varian stabil.

Firefox dan Brave Masih Lebih Dulu

Selain itu, untuk Mozilla Firefox dan Brave sudah lebih dahulu menyediakan sokongan GPC, terlebihlagi dengan fitur yang aktif secara default, dan dengan mulai menghadirkan GPC di Edge dan mengujinya di Chrome, pelanggan kedua browser tersebut nantinya dapat menyampaikan preferensi privasi dengan lebih gampang tanpa mesti memasang ekstensi tambahan.

Meski begitu, tentu GPC bukan satu-satunya sisi yang menentukan tingkat privasi sebuah browser. Perlindungan terhadap browser fingerprinting, teknik untuk mengenali pelanggan melalui ciri khas alat dan browser, juga statis menjadi perhatian.

Nah sepertiapa menurutmu guys? komen dibawah, apakah Anda aware akan fitur dan masalah privasi seperti ini? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads