Contoh Gerakan Bebas Plastik di Dunia dan Cara Memulainya

Gramedia Official Blog oleh Waktu baca 8 menit 283x dilihat
Contoh Gerakan Bebas Plastik di Dunia dan Cara Memulainya

Bagikan Postingan

Gerakan Bebas Plastik – Sadar tidak, jika hampir setiap barang yang Anda sentuh sejak bangun tidur sampai balik ke bilik selalu terbungkus oleh plastik sekali pakai?

Meskipun sudah sering memilah sampah maupun membawa tas berbelanja kain sendiri, tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir statis saja menggunung setiap hari.

Ternyata, kebiasaan berbelanja individu saja tidak pernah cukup untuk menyelesaikan masalah sebesar ini.

Maka dari itu, sebagai pilihan yang lebih baik, jutaan orang justru mendorong perusahaan serta pemerintah agar bergeser ke wadah yang bisa dipakai ulang. Prinsip ini biasanya mereka tekankan dalam pergerakan bebas plastik.

Yuk, baca artikel ini sampai tuntas untuk menemukan beragam aksi nyata pergerakan bebas plastik mendunia yang bisa langsung Anda terapkan mulai dari sekarang!

Apa Itu Gerakan Bebas Plastik?

Gerakan bebas plastik adalah upaya berbareng yang membujuk masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mencegah kerusakan lingkungan.

Gerakan ini mendorong fluktuasi kebiasaan sejak awal, misalnya dengan memakai barang yang bisa digunakan berulang kali dan mengurangi bungkusan plastik yang tidak perlu.

Prinsip Utama dalam Gerakan Bebas Plastik

Gerakan bebas plastik memiliki hakikat yang mendorong fluktuasi kebiasaan penduduk dan metode mengelola sampah.

  • Mengurangi Plastik dari Awal: Mengurangi bungkusan yang tidak perlu bisa mencegah penumpukan sampah sejak awal.
  • Mengutamakan Pakai Ulang: Memakai botol minum, kotak makan, dan tas berbelanja berulang kali membantu mengurangi plastik sekali pakai.
  • Mendorong Tanggung Jawab Bersama: Masyarakat, produsen, pelaku usaha, dan pemerintah mesti bekerja sama mengurangi sampah plastik.
  • Mengutamakan Solusi Jangka Panjang: Perubahan kebiasaan, metode produksi, dan ketentuan yang konsisten membantu mengurangi sampah secara terus-menerus.

Mengapa Gerakan Bebas Plastik Penting Dilakukan?

Mengurangi plastik sekali pakai membantu menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi ekosistem.

  • Mengurangi Tumpukan Sampah: Mengurangi penggunaan plastik bisa mengurangi sampah yang sulit hancur di lingkungan.
  • Melindungi Hewan dan Ekosistem Laut: Sampah plastik yang masuk ke laut dapat membahayakan ikan, penyu, dan burung laut.
  • Mengurangi Pencemaran Mikroplastik: Plastik yang pecah menjadi elemen kecil kecil bisa mencemari air, tanah, dan rantai makanan.
  • Mendorong Kebiasaan Pakai Ulang: Membawa tas berbelanja dan botol minum sendiri membantu mengurangi sampah sekaligus menghemat pengeluaran.
  • Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca: Mengurangi produksi dan pengolahan plastik bisa mengurangi jumlah gas rumah kaca dan membantu mengurangi akibat lingkungan.

Pihak yang Terlibat dalam Gerakan Bebas Plastik

Mengurangi sampah plastik butuh kerja sama banyak pihak agar fluktuasi bisa terjadi lebih luas.

  • Masyarakat: Membawa wadah sendiri, memilih produk yang bisa dipakai ulang, dan memilah sampah membantu mengurangi plastik dalam hayat sehari-hari.
  • Organisasi dan Komunitas Lingkungan: Organisasi mengadakan edukasi, kampanye, dan aksi bersih lingkungan untuk menaikkan kepedulian masyarakat.
  • Perusahaan dan Pelaku Usaha: Perusahaan bisa mengurangi bungkusan plastik dan menyediakan produk isi ulang maupun yang bisa dipakai ulang.
  • Pemerintah: Pemerintah bekerja membikin ketentuan limitasi plastik dan menyediakan tempat pengelolaan sampah.
  • Sekolah dan Lembaga Pendidikan: Sekolah dapat mengajarkan pengurangan plastik melalui edukasi lingkungan dan program pemilahan sampah.

Contoh Gerakan Bebas Plastik di Indonesia dan Dunia

Berbagai perkumpulan dan kelompok menjalankan kampanye untuk mengurangi sampah plastik lewat edukasi, fluktuasi kebiasaan, dan aksi lingkungan. Berikut beberapa contoh pergerakan yang bisa Anda kenali.

1. Break Free from Plastic

Break Free From Plastic adalah pergerakan bumi yang dimulai pada 2016 untuk mengatasi sampah plastik.

Gerakan ini mendorong pengurangan produksi plastik dan fluktuasi metode mengelolanya, dari produksi sampai pembuangan.

2. Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik

Dietplastik Indonesia membujuk penduduk mengurangi kantong plastik lewat edukasi dan kampanye publik.

Gerakan ini juga mendorong ketentuan limitasi plastik sekali pakai untuk mengubah kebiasaan berbelanja masyarakat.

3. Plastic Free July

Plastic Free July adalah kampanye dari Australia yang dimulai pada 2011 untuk membujuk penduduk mengurangi plastik sekali pakai.

Gerakan ini mendorong penduduk untuk membawa botol minum sendiri, menolak sedotan yang tidak perlu, dan memilih produk dengan bungkusan sedikit.

4. Plastic Pollution Coalition

Plastic Pollution Coalition adalah perkumpulan tanpa keuntungan yang mendorong upaya mengurangi sampah plastik.

Organisasi ini bekerja sama dengan masyarakat, pelaku usaha, dan pembuat ketentuan untuk membikin solusi yang lebih ramah lingkungan.

5. School Plastic Free Movement

School Plastic Free Movement maupun Gerakan bebas plastik di sekolah membujuk murid dan pendidik mengurangi penggunaan plastik sekali pakai lewat aktivitas edukasi.

Program ini membantu Anda membangun kebiasaan ramah lingkungan lewat pembelajaran dan aktivitas sekolah.

6. Ends Plastic Waste dan Clean4Change

Alliance to End Plastic Waste mengembangkan beragam upaya untuk membantu mengatasi masalah sampah plastik, termasuk kampanye Clean4Change.

Kegiatan ini membujuk penduduk ikut aksi lingkungan sekaligus menaikkan kepedulian terhadap sampah plastik.

7. Kampanye Be Straw Free

Be Straw Free adalah kampanye pengurangan sedotan plastik yang dibuat Milo Cress saat berumur sembilan tahun pada 2011.

Kampanye ini membujuk restoran memberikan sedotan cuma jika diminta pelanggan agar penggunaan plastik yang tidak perlu bisa berkurang.

8. Ocean Recovery Alliance

Ocean Recovery Alliance bekerja sama dengan beragam pihak untuk mengurangi sampah plastik di darat dan laut lewat pembaruan dan riset.

Salah satu fokusnya adalah mendorong solusi yang membantu mencegah sampah plastik mencemari ekosistem air.

9. Gerakan River Clean Up

Gerakan River Clean Up fokus membersihkan sampah di sungai agar tidak terbawa sampai ke laut.

Selain mengadakan aksi bersih sungai, pergerakan ini juga mengajarkan penduduk tentang pentingnya membuang sampah dengan benar.

Seberapa Efektif Gerakan Bebas Plastik dalam Mengatasi Sampah?

Gerakan bebas plastik bisa membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai lewat fluktuasi kebiasaan, kampanye publik, dan ketentuan limitasi plastik.

Namun, keberhasilannya tergantung pada konsistensi pelaksanaan, keterlibatan banyak pihak, serta adanya alternatif dan akomodasi pengelolaan sampah yang cukup.

Cara Mengikuti Gerakan Bebas Plastik dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamu bisa ikut mengurangi sampah plastik tanpa mesti bergabung dengan perkumpulan lingkungan. Mulailah dengan beberapa kebiasaan sederhana berikut.

1. Membawa Botol Minum dan Alat Makan Sendiri

Bawalah botol minum, kotak makan, dan alat makan yang bisa dipakai ulang agar Anda tidak perlu menggunakan wadah sekali pakai saat membeli makanan.

Pilih perlengkapan yang gampang dibersihkan dan praktis dibawa ke sekolah maupun saat bepergian.

2. Selalu Menyimpan Tas Belanja Lipat di Tas maupun Kendaraan

Gunakan tas berbelanja sendiri saat berbelanja untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Simpan tas lipat di tas sekolah maupun kendaraan agar gampang dipakai kapan saja.

3. Memilih Produk dengan Kemasan Isi Ulang maupun Ukuran Besar

Produk isi ulang bisa membantu mengurangi sampah bungkusan plastik dari kebutuhan sehari-hari.

Kamu juga bisa memilih bungkusan besar sesuai kebutuhan agar tidak menghasilkan banyak sampah dari bungkusan kecil.

4. Memilah Sampah Plastik dari Rumah untuk Didaur Ulang

Pisahkan botol dan bungkusan plastik yang bisa didaur ulang dari sampah organik maupun sampah kotor lainnya. Setelah itu, bawa ke bank sampah maupun tempat daur ulang yang menerima jenis plastik tersebut.

5. Mengajak Teman dan Keluarga Mengurangi Plastik

Ajak kawan dan famili membiasakan diri mengurangi plastik sekali pakai lewat aktivitas sehari-hari.

Kamu juga bisa mengajukan program sederhana di sekolah, seperti membawa wadah makan sendiri maupun mengurangi penggunaan bungkusan plastik saat aktivitas bersama.

Mulai Langkah Kecilmu untuk Bumi yang Lebih Bersih!

Berbagai kampanye di Indonesia dan bumi memberitahu bahwa sampah plastik butuh upaya berbareng dari masyarakat, organisasi, perusahaan, dan pemerintah.

Perubahan kebiasaan konsumsi dan sokongan terhadap solusi jangka panjang bisa membantu mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Jangan tunggu sampai sampah semakin menumpuk untuk mulai peduli pada lingkungan.

Yuk, terapkan pergerakan bebas plastik dari kebiasaan sederhana di atas mulai hari ini!

Penulis: Ivory Ayeisha

Rekomendasi Buku tentang Lingkungan

1. Dampak Pencemaran Lingkungan Edisi Revisi

Dampak Pencemaran Lingkungan

button cek gramedia com

Pencemaran lingkungan bukan cuma merusak alam, tetapi juga menakut-nakuti kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya jika tidak ditangani dengan tepat.

Melalui buku ini, Anda bisa memahami beragam penyebab, sumber, dan akibat pencemaran udara, air, serta tanah, termasuk efek aktivitas industri dan evolusi teknologi terhadap lingkungan.

Pembahasannya juga mencakup indikator biologis, peraturan lingkungan hidup, serta beragam upaya penanggulangan pencemaran, sehingga cocok untuk menambah wawasanmu tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

2. Manajemen Lingkungan Hidup

Manajemen Lingkungan Hidup

button cek gramedia com

Pembangunan membutuhkan perencanaan yang matang agar manfaatnya tidak mesti dibayar dengan kerusakan lingkungan.

Buku ini mengajakmu mengenal mekanisme pengelolaan lingkungan, pendekatan kesehatan lingkungan, serta beragam instrumen perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Melalui pembahasannya, Anda dapat memahami sepertiapa perencanaan, prosedur pengendalian, dan pengawasan lingkungan diterapkan dalam proyek pembangunan agar aktivitas manusia statis memperhatikan kelestarian alam.

3. Prinsip-Prinsip Ekologi: Ekosistem, Lingkungan, dan Pelestariannya

Prinsip-Prinsip Ekologi

button cek gramedia com

Bagaimana makhluk hidup berhubungan dengan lingkungannya hingga membentuk keseimbangan alam?

Pertanyaan tersebut bisa Anda telusuri melalui buku yang membahas prinsip-prinsip ekologi secara teoretis dan aplikatif, mulai dari ekosistem, populasi, adaptasi, hingga suksesi.

Kamu juga akan mengenal beragam lingkungan, seperti hutan hujan tropis, terumbu karang, hutan bakau, dan rawa, sehingga buku ini dapat memperluas pemahamanmu tentang keanekaragaman hayati serta pentingnya menjaga keseimbangan hayat di bumi.

4. Green Business: Manajemen Bisnis Berkonsep Ramah Lingkungan

Green Business

button cek gramedia com

Menjalankan upaya tidak selalu mesti mengutamakan khasiat tanpa mempertimbangkan kelestarian alam.

Buku ini memperkenalkan konsep green business, yaitu pendekatan upaya yang berupaya memenuhi kebutuhan penduduk sekaligus mengurangi akibat negatif terhadap lingkungan melalui pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.

5. Pengantar Hukum Lingkungan

Pengantar Hukum Lingkungan

button cek gramedia com

Siapa yang berkewajiban ketika aktivitas manusia menyebabkan pencemaran maupun kerusakan alam?

Buku ini mengajakmu memahami dasar-dasar aturan lingkungan di Indonesia, mulai dari hak atas lingkungan, pengelolaan limbah industri dan medis, hingga penegakan aturan serta penyelesaian sengketa lingkungan.

Pembahasannya juga menguraikan perlindungan lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan, sehingga Anda dapat mengenali sepertiapa peraturan dan kebijakan berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi hak masyarakat. 

Artikel Lainnya Gramedia Official Blog
↑
Close Right Ads
Close Left Ads