Penyebab Revolusi Prancis dan Runtuhnya Monarki Absolut di Eropa

Gramedia Official Blog oleh Waktu baca 7 menit 79x dilihat
Penyebab Revolusi Prancis dan Runtuhnya Monarki Absolut di Eropa

Bagikan Postingan

penyebab revolusi prancis – Penyebab revolusi prancis terasa sangat dekat jika melihat ombak demo dan amarah publik di Indonesia akhir-akhir ini akibat kebijakan pemerintah yang dinilai ugal-ugalan.

Di Prancis abad ke-18, rakyat juga sudah sangat capek hidup kelaparan sementara penguasa menyenangkan berpesta dari duit rakyat. Kemarahan yang memuncak itu akhirnya meledak, menggulingkan raja, dan merombak sejarah bumi selamanya. Yuk, simak kronologi dan dampaknya di artikel ini sampai tuntas! 

Apa Itu Revolusi Prancis?

Revolusi Prancis adalah peristiwa fluktuasi besar dalam sektor politik dan sosial di Prancis yang dimulai pada 1789 dan secara konvensional berakhir pada 1799.

Peristiwa ini mengguncang mekanisme monarki absolut serta menyebarkan ide tentang kebebasan, kesetaraan, dan hak penduduk negara.

Latar Belakang Revolusi Prancis

Sebelum revolusi meletus pada 1789, penduduk Prancis terbagi menjadi tiga himpunan sosial dengan hak dan tanggung jawab yang tidak seimbang.

Meskipun himpunan ketiga mencakup sebagian besar penduduk, mereka menanggung beban pajak yang bermutu dan memiliki efek politik terbendung dibandingkan himpunan yang memperoleh hak istimewa.

Pembagian Golongan Masyarakat Prancis Sebelum Revolusi

Sebelum revolusi, penduduk Prancis terbagi menjadi tiga himpunan dengan hak dan tanggung jawab yang berbeda. Ketidakadilan sosial itu membikin rakyat menuntut perubahan.

  • Golongan Pertama (Kaum Rohaniwan): Golongan ini terdiri dari pemuka kepercayaan yang memiliki efek besar dan sejumlah hak istimewa. Sebagian anggotanya juga menikmati pendapatan serta ibra pajak tertentu.
  • Golongan Kedua (Kaum Bangsawan): Golongan ini memiliki tanah, efek politik, dan akses terhadap jabatan krusial kerajaan. Hak istimewa mereka memperbesar ketimpangan dengan penduduk biasa yang menanggung beban pajak.
  • Golongan Ketiga (Kaum Borjuis dan Rakyat Jelata): Golongan ini mencakup pedagang, buruh kota, dan petani yang menjadi kebanyakan penduduk Prancis. Mereka menanggung banyak tanggung jawab pajak dan menuntut hak politik yang lebih setara.

Faktor Penyebab Revolusi Prancis

Revolusi Prancis dipicu oleh beragam permasalahan politik, ekonomi, dan sosial yang membikin rakyat semakin tidak puas terhadap kerajaan. Berikut lima aspek utama penyebabnya.

1. Kekuasaan Monarki Absolut yang Sewenang-wenang

Sistem monarki absolut memberi dominasi besar kepada raja tanpa cukup melibatkan rakyat. Kondisi ini membikin penduduk menuntut pemerintahan yang lebih fair dan terbuka.

2. Krisis Ekonomi Parah dan Kebangkrutan Negara

Utang perang dan pengeluaran besar kerajaan membikin finansial Prancis mengalami krisis. Situasi makin buruk saat gagal panen membikin harga roti naik dan rakyat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

3. Ketidakadilan Sistem Pajak yang Menindas Rakyat

Golongan ketiga menanggung sebagian besar beban pajak, sementara bangsawan dan rohaniwan mendapat banyak hak istimewa. Ketidakadilan ini memperbesar kecemburuan sosial dan memicu amarah rakyat.

4. Munculnya Gagasan Baru dari Tokoh Masa Pencerahan

Montesquieu, Voltaire, dan Jean-Jacques Rousseau memperkenalkan ide tentang kebebasan, kesetaraan, dan limitasi dominasi pemerintah.

Pemikiran mereka membikin penduduk mempertanyakan monarki absolut dan memperjuangkan pemerintahan yang lebih adil.

5. Dipengaruhi Keberhasilan Revolusi Amerika Serikat

Prancis membantu perjuangan kemerdekaan Amerika Serikat dengan sokongan militer dan uang. Keberhasilan revolusi itu menginspirasi penduduk Prancis untuk memperjuangkan kebebasan dan hak rakyat.

Tokoh-tokoh Penting dalam Revolusi Prancis

Revolusi Prancis melibatkan sejumlah figur dari famili kerajaan, himpunan revolusioner, hingga kalangan militer.

Masing-masing memiliki peran dalam fluktuasi politik yang mengubah sejarah Prancis.

  • Raja Louis XVI dan Marie Antoinette: Louis XVI merupakan raja Prancis ketika revolusi dimulai, sedangkan Marie Antoinette adalah ratunya yang identik dengan hayat mewah istana.
  • Maximilien Robespierre: Robespierre merupakan figur revolusioner berpengaruh dari himpunan Jacobin selama masa Republik Prancis. Ia dikenal karena perannya dalam Pemerintahan Teror, ketika pemerintah berbuat penindakan keras terhadap lawan revolusi.
  • Marquis de Lafayette: Lafayette adalah bangsawan dan perwira militer yang mendukung kemerdekaan Amerika Serikat serta fluktuasi politik di Prancis. Ia juga memperjuangkan pemerintahan konstitusional dan perlindungan hak penduduk negara.
  • Napoleon Bonaparte: Napoleon merupakan perwira militer yang memperoleh efek besar ketika Prancis mengalami ketidakstabilan politik. Melalui kudeta pada 1799, ia memungut alih dominasi dan mengakhiri masa Revolusi Prancis yang secara konvensional terjadi sejak 1789.

Kronologi Terjadinya Revolusi Prancis

Revolusi Prancis terjadi lewat beberapa peristiwa krusial yang mengubah mekanisme pemerintahan kerajaan. Berikut tahapan utama yang perlu Anda tahu.

1. Pembentukan Majelis Nasional oleh Rakyat

Pada 1789, perwakilan himpunan ketiga membentuk Majelis Nasional (National Assembly) karena merasa tidak terwakili dalam mekanisme kerajaan.

Mereka berupaya membikin mekanisme aturan dan pemerintahan yang lebih fair bagi rakyat.

2. Penyerbuan Penjara Bastille pada 14 Juli 1789

Pada 14 Juli 1789, orang banyak di Paris menyerbu Penjara Bastille untuk memungut senjata dan mesiu sekaligus melawan dominasi kerajaan.

Peristiwa ini menjadi simbol perlawanan rakyat dan kini diperingati sebagai Hari Nasional Prancis.

3. Pengesahan Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara

Pada Agustus 1789, Majelis Nasional mengesahkan Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara yang menegaskan hakikat kebebasan dan kesetaraan. Deklarasi ini menjadi alas krusial bagi fluktuasi aturan dan politik di Prancis.

4. Runtuhnya Monarki dan Masa Pemerintahan Teror

Pada 1792, monarki dihapuskan dan Prancis menjadi republik, sementara Louis XVI dan Marie Antoinette dihukum wafat pada 1793.

Revolusi kemudian diwarnai Pemerintahan Teror dan berakhir pada 1799 ketika Napoleon Bonaparte memungut alih kekuasaan.

Bagaimana Kondisi Prancis Setelah Revolusi?

Setelah monarki runtuh, Prancis statis menghadapi perselisihan politik dan ketidakstabilan pemerintahan sampai Napoleon Bonaparte memungut alih dominasi lewat kudeta pada 1799.

Napoleon kemudian mempertahankan beberapa fluktuasi revolusi, termasuk kesetaraan di depan hukum, sekaligus mengumpulkan dominasi di bawah pemerintahannya.

Dampak Revolusi Prancis bagi Dunia

Revolusi Prancis membawa fluktuasi besar pada mekanisme pemerintahan, hukum, dan pemikiran politik di beragam negara. Berikut beberapa akibat pentingnya.

1. Menyebarnya Paham Demokrasi dan Negara Republik

Revolusi Prancis menguatkan ide bahwa pemerintahan mesti memperhatikan hak dan kepentingan rakyat.

Ide ini juga menginspirasi pergerakan yang memperjuangkan demokrasi dan mekanisme republik di banyak negara.

2. Dihapusnya Sistem Feodalisme dan Hak Istimewa Bangsawan

Revolusi mendorong penghapusan hak istimewa berdasarkan status lahir dan melemahkan mekanisme feodalisme di Prancis. Perubahan ini membuka jalan bagi tatanan sosial dan aturan yang lebih adil.

3. Diakuinya Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM)

Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara menegaskan hakikat kebebasan dan kesetaraan sebagai hak penduduk negara. Ide ini menjadi salah satu rujukan krusial dalam evolusi pemikiran tentang HAM modern.

4. Tumbuhnya Semangat Nasionalisme di Berbagai Negara

Ide kebebasan dan kesetaraan dari Revolusi Prancis juga memengaruhi pergerakan nasionalisme di beragam daerah. Nilai-nilai itu mendorong penduduk memperjuangkan kemerdekaan dan melawan dominasi yang dianggap menindas.

Belajar dari Sejarah untuk Masa Depan yang Lebih Adil!

Revolusi Prancis mengajarkan bahwa ketidakadilan sosial, beban ekonomi yang tidak adil, dan dominasi yang mengabaikan bunyi rakyat bisa memicu fluktuasi besar.

Dari peristiwa tersebut, bumi mengenal beragam ide tentang demokrasi, kesetaraan hukum, dan perlindungan hak penduduk negara.

Memahami penyebab revolusi prancis bukan cuma membantu Anda belajar sejarah di sekolah, tapi juga membujuk Anda mengerti pentingnya keadilan dan peran masyarakat.

Yuk, perkaya wawasanmu dengan membaca buku sejarah bumi dan mempelajari beragam peristiwa masa kemudian agar Anda dapat melihat fluktuasi sosial dengan lebih kritis!

Rekomendasi Buku Sejarah Dunia

1. Sejarah Dunia Yang Disembunyikan

Sejarah Dunia Yang Disembunyikan

Bagaimana jika kisah sejarah yang selama ini Anda kenal rupanya memiliki perspektif pandang lain yang jarang dibicarakan?

Melalui buku ini, Jonathan Black membujuk pembaca menelusuri beragam narasi alternatif tentang sejarah dan mitologi, mulai dari Yunani dan Mesir Kuno hingga tradisi keagamaan, Freemason, serta tokoh-tokoh berpengaruh seperti George Washington dan Hitler.

Pendekatan yang kontroversial ini mendorongmu mempertanyakan balik ilmu sejarah yang sudah mapan dan membandingkan beragam perspektif pandang agar wawasanmu tentang perjalanan peradaban manusia semakin luas.

2. Sejarah Peradaban Prancis

Sejarah Peradaban Prancis

Dari krisis kerajaan hingga ambisi Napoleon Bonaparte memperluas efek Prancis ke luar Eropa, perjalanan negara ini dipenuhi fluktuasi politik dan perselisihan yang menarik untuk ditelusuri.

Buku ini mengulas kondisi Prancis pada masa Louis XV dan Louis XVI, termasuk permasalahan ekonomi serta hayat kerajaan, sebelum membahas ekspansi militer ke Mesir yang direncanakan Napoleon untuk menguatkan kepentingan Prancis.

3. Sejarah Prancis (2023)

Sejarah Prancis (2023)

Ingin memahami perjalanan Prancis secara runtut tanpa mesti membaca jabaran sejarah yang terlalu panjang?

Disusun oleh tim sejarawan ahli dalam 32 bab singkat, buku ini merangkum sejarah Prancis sejak era prasejarah hingga akhir abad ke-20 dengan klarifikasi yang lugas dan sistematis.

Kamu juga akan menemukan bahasan tentang evolusi ekonomi dan hayat penduduk dalam konteks sejarah Eropa, dilengkapi ilustrasi dokumen, tabel, silsilah, serta daftar istilah untuk membantu memahami beragam peristiwa krusial secara lebih menyeluruh.

Artikel Lainnya Gramedia Official Blog
↑
Close Right Ads
Close Left Ads