Daftar Peristiwa Gempa Bumi Terbesar Sepanjang Sejarah

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 5 menit 510x dilihat
Daftar Peristiwa Gempa Bumi Terbesar Sepanjang Sejarah

Sejak para intelektual mulai mengembangkan metode untuk mengukur kekuatan gempa pada awal abad ke-20, sejumlah gempa bumi dengan kekuatan luar biasa telah mengguncang beragam daerah di dunia. Sebagian di antaranya merupakan gempa megathrust, ialah gempa sangat kuat yang terjadi di area subduksi ketika satu lempeng tektonik menunjam ke bawah lempeng lainnya. 

Ada beberapa daftar gempa bumi dengan kekuatan terbesar yang pernah dicatat oleh seismograf di dunia. Melansir dari Life Science, berikut beberapa gempa bumi terbesar sepanjang sejarah yang pernah tercatat, berasas informasi Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Simak info selengkapnya di bawah ini!

1. Valdivia, Chili (1960) dengan Magnitudo 9,5

Ilustrasi gedung yang hancur di Valdivia, Chili setelah gempa tahun 1960/Foto: Pinterest.com/Kids Earth Science

Pada 22 Mei 1960, gempa bumi berkekuatan 9,5 magnitudo mengguncang Valdivia, Chili. Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat ini menewaskan 1.655 orang, ribuan lainnya terluka, dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Gempa tersebut menyebabkan kerugian sekitar 550 juta dolar AS di daerah selatan Chili. 

Gempa ini juga memicu tsunami besar yang menyebar hingga ke beragam negara di Samudra Pasifik. Tsunami tersebut menewaskan 61 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina. 

Gempa Valdivia terjadi akibat Lempeng Nazca yang menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan di sepanjang area subduksi di Palung Peru-Chili.  

2. Prince William Sound, Alaska (1964) dengan Magnitudo 9,2

Ilustrasi gempa di Alaska tahun 1964/Pinterest.com/ASSOCIATED PRESS

Gempa bumi berkekuatan 9,2 magnitudo pernah mengguncang Prince William Sound, Alaska pada 27 Maret 1964. Gempa yang berjalan sekitar 3 menit ini disertai tsunami dan menewaskan 128 orang, serta menyebabkan kerugian material sekitar 311 juta dolar AS. 

Dampak gempa terasa sangat parah di sejumlah kota, termasuk Anchorage, yang berada sekitar 120 km barat laut dari pusat gempa. Selain itu, tanah longsor di Anchorage menyebabkan kerusakan besar, terutama di area pusat upaya kota. 

Bencana tersebut juga mengganggu beragam akomodasi penting, seperti saluran air, jaringan gas, saluran pembuangan, telepon, dan listrik. Gempa tersebut terjadi akibat pergerakan pada area subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara. 

3. Sumatra-Kepulauan Andaman (2004) dengan Magnitudo 9,1

Ilustrasi sebuah masjid yang tetap berdiri di Banda Aceh pasca tsunami 2004/Foto: Wikimedia Commons/United States Geological Survey

Pada 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 magnitudo mengguncang daerah Sumatra dan Kepulauan Andaman. Gempa ini merupakan gempa bumi terbesar ketiga yang pernah tercatat dan yang terbesar sejak gempa Prince William Sound, Alaska di tahun 1964. 

Gempa dan tsunami yang menyertainya berakibat pada 10 negara di Asia Tenggara dan Afrika Timur. Hampir 300.000 orang tewas alias diperkirakan meninggal. Sementara itu, 1,2 juta orang mengungsi. 

Goncangan gempa sangat kuat dirasakan di Banda Aceh. Namun, tsunami yang dipicu oleh gempa menjadi penyebab utama tingginya jumlah korban. Tsunami tersebut menelan lebih banyak korban jiwa, dibandingkan tsunami akibat gempa lainnya dalam sejarah yang tercatat hingga saat itu. Gelombangnya apalagi terdeteksi oleh perangkat pengukur pasang surut di beragam daerah Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik. 

Gempa terjadi di sepanjang pemisah lempeng tektonik di India dan Burma, akibat pelepasan tekanan yang terbentuk ketika Lempeng India menunjam ke bawah Lempeng Burma. Zona patahan di dasar laut tersebut membentang sangat panjang, dengan panjang yang disebut oleh USGS kira-kira setara dengan panjang daerah California. 

4. Tohoku, Jepang (2011) dengan Magnitudo 9,1

Ilustrasi tsunami di Jepang tahun 2011/Foto: Pinterest.com/Elly Stevens

Pada 11 Maret 2011, gempa bumi berkekuatan 9,1 magnitudo mengguncang daerah Tohoku, Jepang, dan memicu tsunami dahsyat. Menurut USGS, musibah ini menyebabkan lebih dari 15.700 orang tewas, lebih dari 4.600 orang hilang, lebih dari 5.300 orang terluka, dan lebih dari 130.900 orang mengungsi. 

Gempa dan tsunami tersebut menyebabkan kerusakan besar. Lebih dari 332.000 bangunan, 2.100 jalan, 56 jembatan, dan 26 jalur kereta api rusak. Gempa juga merusak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi, yang kemudian memicu salah satu musibah nuklir terparah dalam sejarah. Total kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai 309 miliar dolar AS. 

Beberapa minggu setelah gempa utama, gempa susulan dengan magnitudo lebih dari 6,0, apalagi mencapai 7,0 tetap terus terjadi. Tsunami yang dipicu gempa juga menyebar melintasi Samudra Pasifik hingga mencapai Hawaii, California, dan Kepulauan Galapagos. Dampaknya terasa hingga Antartika, tempat gelombang tsunami memicu pecahnya bongkahan es besar dari Lapisan Es Sulzberger, menurut USGS. 

Gempa ini terjadi akibat pergeseran sesar di dekat Palung Jepang, ialah area pertemuan antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara.  

5. Semenanjung Kamchatka, Rusia (1952) dengan Magnitudo 9,0

Ilustrasi gunung api di Semenanjung Kamchatka, Rusia/Foto: Unsplash.com/Alex Panarin

Pada 4 November 1952, gempa bumi berkekuatan 9,0 magnitudo mengguncang daerah lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka, Rusia. Gempa ini merupakan gempa bumi berkekuatan 9,0 pertama yang tercatat dalam sejarah. 

Gempa tersebut memicu tsunami dengan ketinggian mencapai 13 meter di daerah sekitar Kamchatka. Gelombangnya kemudian melintasi Samudra Pasifik hingga mencapai Crescent City, California dan Hawaii. 

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tetapi tsunami menyebabkan kerusakan besar di Hawaii dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai 1 juta dolar AS pada saat itu, alias sekitar 11,12 juta dolar AS jika dihitung berasas nilai saat ini. 

Sementara itu, gelombang tsunami menghantam perahu hingga terdampar di pantai, menyebabkan rumah-rumah bertabrakan, menghancurkan dermaga, mengikis garis pantai, dan merusak permukaan jalan. 

Itulah daftar gempa bumi terbesar sepanjang sejarah dengan memicu tsunami. Semoga info ini dapat bermanfaat. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan