Dampak Mengabaikan Pemakaian Sunscreen Setiap Hari

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 509x dilihat
Dampak Mengabaikan Pemakaian Sunscreen Setiap Hari

Menggunakan sunscreen memang sangat penting, terutama bagi Anda yang sering beraktivitas di bawah sinar matahari. Namun, sunscreen juga tetap krusial dipakai saat cuaca mendung maupun saat sedang berada di dalam rumah. 

Tidak menggunakan sunscreen setiap hari dapat berakibat jelek bagi kesehatan kulit. Pasalnya, kerusakan akibat sinar UV berkarakter kumulatif, artinya kerusakan dapat terus menumpuk dari waktu ke waktu. 

Melansir dari laman Health, berikut beberapa akibat mengabaikan pemakaian sunscreen setiap hari. Simak info selengkapnya di bawah ini!

1. Peradangan dan Kemerahan

Ilustrasi wajah yang kemerahan/Foto: Freepik.com/magnific

Paparan sinar UV dapat memicu peradangan pada kulit, sehingga menyebabkan kemerahan, melebarkan pembuluh darah, dan melemahkan lapisan pelindung kulit. Menurut seorang master kulit Jeannette Graf, MD, kondisi ini tidak hanya dapat membikin kulit membengkak dan mengalami iritasi, tetapi juga membikin kulit menjadi lebih sensitif terhadap produk perawatan kulit. 

Penggunaan sunscreen sangat penting, terutama bagi orang yang fotosintesis. Fotosensitivitas adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh memberikan reaksi berlebihan terhadap paparan sinar matahari. Akibatnya, kulit dapat mengalami ruam yang terasa gatal alias terbakar, muncul bercak merah, dan apalagi melepuh pada area yang terkena sinar matahari. 

2. Hiperpigmentasi dan Bintik Hitam

Ilustrasi wajah perempuan/Foto: Freepik.com/magnific

Sering melewatkan penggunaan sunscreen dapat membikin produksi melanin menjadi berlebihan dan tidak merata. Alhasil, warna kulit bisa menjadi tidak merata dan muncul bintik-bintik hitam alias yang sering disebut sebagai "bintik penuaan". 

Paparan sinar mentari yang berulang dapat merangsang sel-sel penghasil pigmen secara berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik, bercak gelap,  alias perubahan warna kulit yang susah dihilangkan, seperti melasma. 

3. Kanker Kulit

Ilustrasi memeriksa pasien kanker kulit/Foto: Freepik.com/magnific

Paparan sinar UV berulang, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat merusak DNA sel kulit. Kerusakan ini dapat menyebabkan mutasi yang pada akhirnya meningkatkan akibat terjadinya kanker kulit. 

"Kanker kulit merupakan salah satu akibat paling serius dari paparan sinar UV tanpa perlindungan. Kondisi ini terjadi ketika sinar UV menyebabkan mutasi pada DNA sel kulit," kata Graf. Lebih lanjut dia juga menjelaskan, bahwa melanoma khususnya dapat berakibat fatal jika tidak terdeteksi sejak dini.

Menurut Graf, sinar UV dapat menembus kulit hingga ke tingkat sel dan merusak DNA yang mengatur langkah sel bekerja. Ketika DNA mengalami kerusakan alias mutasi, sel mungkin tidak dapat memperbaiki diri dengan baik. 

4. Penuaan Dini

Ilustrasi memeriksa wajah di cermin/Foto: Freepik.com/jcomp

Paparan sinar mentari dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan kulit, seperti keriput, bintik-bintik penuaan, dan kulit kering. Bahkan, paparan sinar mentari yang tidak langsung tetap dapat memberikan akibat pada kulit, sehingga membikin terlihat lebih tua. 

"Sinar UV dapat menembus lapisan kulit yang lebih dalam dan merusak kolagen serta elastin. Akibatnya, garis-garis halus, kulit kendur, dan keriput dapat muncul bertahun-tahun lebih sigap daripada yang semestinya terjadi secara alami," kata Graf. 

5. Bekas Luka

Ilustrasi jejak luka/Foto: Freepik.com/tirachard

Lapisan terluar kulit adalah salah satu pertahanan pertama tubuh terhadap paparan sinar UV. Namun, paparan sinar mentari yang berulang dapat merusak lapisan pelindung kulit dan mengurangi kemampuannya untuk melindungi kulit. 

Kerusakan akibat sinar mentari yang terjadi berulang kali juga dapat mengubah tekstur kulit dan meninggalkan jejak luka permanen. Menurut Graf, akibat ini terutama dapat terjadi ketika kulit mengalami lepuhan akibat sengatan matahari. 

"Jika seseorang mengalami luka bakar akibat sinar mentari berulang kali, kondisi tersebut dapat memengaruhi langkah kulit memperbaiki dan menyembuhkan dirinya sendiri," kata Hannah Kopelman, DO, seorang master kulit. Hal ini mengakibatkan luka tidak sembuh dengan baik alias malah dapat meninggalkan bekas.

Itulah beberapa akibat dampak mengabaikan pemakaian sunscreen setiap hari. Semoga info di atas dapat bermanfaat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan