Kecerdasan seseorang rupanya tidak selalu terlihat dari kebiasaan yang selama ini dianggap ideal, Beauties. Orang dengan keahlian kognitif tinggi justru bisa saja mempunyai kebiasaan yang terkesan unik dan tidak biasa bagi orang di sekitarnya.
Mulai dari meja kerja yang berantakan, doyan begadang, hingga berbincang kepada diri sendiri, sejumlah kebiasaan tersebut dikaitkan dengan kreativitas, keahlian memecahkan masalah, alias langkah otak memproses informasi. Namun, perlu diingat bahwa satu kebiasaan saja tidak bisa menjadi bukti bahwa seseorang mempunyai IQ tinggi.
Melansir The Healthy, yuk, simak selengkapnya mengenai hal-hal unik yang dilakukan orang dengan IQ tinggi!
1. Membuat Meja Kerja Berantakan

Membuat meja kerja berantakan/ Foto: Magnific.com/magnific
Bayangan tentang orang pandai sering kali identik dengan meja kerja yang rapi, kitab tersusun berasas ukuran, dan setiap peralatan berada di tempatnya. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Sebuah penelitian dari University of Minnesota menemukan bahwa orang yang berada di lingkungan acak-acakan dapat menghasilkan buahpikiran yang lebih imajinatif dibandingkan mereka yang berada di ruangan rapi.
Lingkungan yang tidak terlalu teratur disebut dapat membikin seseorang lebih bebas dari pola pikir konvensional. Bagi orang yang sedang tenggelam dalam sebuah persoalan, misalnya, kondisi meja yang acak-acakan mungkin menjadi perihal yang tidak terlalu krusial dibandingkan konsentrasi mereka terhadap buahpikiran alias masalah yang sedang dipikirkan.
Jadi, bukan berfaedah acak-acakan otomatis membikin seseorang lebih cerdas, melainkan produktivitas dan konsentrasi yang tinggi terkadang membikin kerapian menjadi prioritas kedua.
2. Sering Begadang

Sering begadang/ Foto: Magnific.com/diana.grytsku
Ada orang yang justru baru mendapatkan banyak ide, bisa berkonsentrasi, alias menikmati waktu berpikir ketika suasana sudah sunyi dan gangguan dari sekitar berkurang. Sebuah penelitian dari London School of Economics and Political Science menemukan adanya hubungan antara kecenderungan tidur lebih larut dan IQ yang lebih tinggi.
Salah satu kemungkinan yang dikemukakan adalah orang dengan rasa mau tahu tinggi lebih nyaman menggunakan waktu malam untuk berpikir dan mengeksplorasi ide. Namun, begadang bukan ukuran kecerdasan, apalagi jika sampai menyebabkan kurang tidur. Kualitas dan lama tidur pada akhirnya tetap krusial bagi kegunaan otak, konsentrasi, serta pengaturan emosi.
3. Suka Mandi Air Dingin

Suka mandi air dingin/ Foto: Magnific.com/senivpetro
Mandi air dingin mungkin terdengar seperti kebiasaan ekstrem bagi sebagian orang. Namun, bagi sebagian lainnya, sensasi air dingin justru menjadi langkah untuk membangunkan tubuh dan membikin pikiran terasa lebih segar.
Kebiasaan suka mandi air dingin pun sering dikaitkan dengan orang ber-IQ tinggi lantaran air dingin dapat membantu menurunkan ketegangan, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan fokus. Hal itu didukung sebuah penelitian yang menemukan adanya penurunan ketegangan dan kelelahan serta peningkatan daya ingat setelah tubuh beradaptasi terhadap kondisi usai mandi air dingin.
4. Suka Mencoret-coret

Suka mencoret-coret/ Foto: Magnific.com/magnific
Pernah ditegur lantaran suka mencoret-coret saat mendengarkan seseorang berbicara? Jangan buru-buru menganggap kebiasaan tersebut sebagai tanda tidak fokus. Mencoret-coret secara spontan rupanya dapat menjadi salah satu langkah otak memproses informasi, Beauties.
Penelitian dari Inggris menemukan bahwa orang yang mencoret-coret saat menerima info dapat mengingat lebih banyak info dibandingkan yang tidak melakukannya. Selain itu, coretan juga dapat menjadi media visual untuk menuangkan pendapat alias membantu seseorang memikirkan suatu masalah dari perspektif berbeda.
5. Sering Mengkritik Diri Sendiri

Mengkritik diri sendiri/ Foto: Magnific.com/8photo
Percaya diri memang penting, tetapi terlalu percaya terhadap keahlian sendiri juga dapat membikin seseorang susah memandang kekurangan. Menariknya, orang yang betul-betul mempunyai keahlian tinggi justru dapat lebih menyadari bahwa tetap banyak perihal yang belum mereka ketahui.
Fenomena ini berangkaian dengan pengaruh Dunning-Kruger, yang menunjukkan bahwa orang dengan keahlian rendah dalam suatu bagian dapat kesulitan mengenali kekurangannya sendiri. Sebaliknya, orang yang lebih kompeten dapat lebih bisa mengenali pemisah keahlian mereka.
Karena itu, seseorang yang sering mengevaluasi kembali pendapatnya bukan berfaedah selalu tidak percaya diri. Bisa jadi, dia sedang menggunakan keahlian berpikir kritis untuk menguji pemikirannya sendiri.
6. Berbicara pada Diri Sendiri

Berbicara pada diri sendiri/ Foto: Magnific.com/stockking
Berbicara sendiri mungkin terlihat asing terlebih jika dilakukan di tempat umum. Padahal, nyaris semua orang pernah melakukannya dalam beragam situasi, misalnya mengucapkan daftar shopping alias mengingat sesuatu dengan bunyi keras. Penelitian dari University of Wisconsin dan University of Pennsylvania menemukan bahwa mengucapkan nama suatu objek dengan lantang dapat membantu seseorang menemukannya ketika sedang mencari.
Sebab, menyebut sesuatu secara verbal dapat mengaktifkan representasi visual objek tersebut di otak sehingga pencarian menjadi lebih mudah. Dengan kata lain, berbincang kepada diri sendiri bisa menjadi perangkat untuk mengatur pikiran, mengingat informasi, alias memecahkan masalah. Namun sekali lagi, kebiasaan ini tidak dapat digunakan sebagai parameter tunggal IQ tinggi.
7. Suka Bermalas-malasan

Suka bermalas-malasan/ Foto: Magnific.com/magnific
Siapa sangka, kebiasaan menghabiskan waktu di sofa sembari berpikir alias termenung mempunyai kaitan dengan keahlian kognitif loh, Beauties. Sebuah penelitian dari Florida Gulf Coast University pada 2016 membandingkan mahasiswa yang disebut sebagai thinkers dan non-thinkers berasas kecenderungan mereka menikmati kegiatan yang memerlukan banyak pemikiran.
Hasilnya menunjukkan golongan yang lebih menikmati kegiatan berpikir condong mempunyai kegiatan bentuk lebih rendah selama periode pengamatan. Salah satu dugaan peneliti adalah orang yang senang berpikir dapat merasa cukup terhibur dengan kegiatan mental sehingga tidak mudah merasa jenuh ketika hanya duduk bermalas-malasan. Namun, temuan ini bukan argumen untuk menjadikan malas bergerak sebagai kebiasaan. Tubuh tetap memerlukan kegiatan fisik, terlepas dari seberapa aktif seseorang menggunakan pikirannya.
Jadi, itulah hal-hal unik yang dilakukan orang dengan IQ tinggi. Beberapa kebiasaan tersebut juga sering Anda lakukan, Beauties?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)