Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 01 Sep 2026 11:00 WIB
Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia/ Foto: x.com/@ModJapan_en
Beauties, berita tentang kebakaran rimba dan lahan yang parah di Indonesia serta akibat dari asap tebal hasilnya tetap terus terdengar hingga saat ini. Asap tersebut mengganggu masyarakat setempat, apalagi menyebar hingga ke negara-negara lain.
Kondisi itu pun mengkhawatirkan banyak negara hingga mereka berupaya ikut turun tangan dalam pemadaman titik-titik api. Bukan hanya negara yang terdampak asap saja, tapi ada pula negara-negara lainnya yang mau ikut membantu dalam menangani karhutla yang terjadi di sebagian besar daerah Kalimantan.
Daftar Negara yang Membantu Menangani Karhutla di Indonesia

JGSDF CH-47, Helikopter Jepang bantu tangani karhutla Kalimantan/ Foto: x.com/@ModJapan_en
Melansir dari CNN Indonesia, sejumlah negara menyediakan pesawat udara untuk membantu menangani akibat musibah karhutla, Beauties, ialah Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, Kanada, Jepang, dan Malaysia.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah memproses 35 izin unik penggunaan pesawat udara registrasi asing.
Lukman F. Laisa, selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, menyampaikan bahwa 35 izin diberikan kepada 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari delapan negara. AOC tersebut antara lain Ersa Eastern Aviation, Genesa Dirgantara, Falcon Patriot Utama, Pegasus Air Service, Whitesky Aviation, Smart Cakrawala Aviation, Elang Nusantara Air, Intan Angkasa Air Service, Volta Pasifik Aviasi, Dabi Air Nusantara, dan Derazona Air Service.
“Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, dan Kanada," Lukman mengonfirmasi di Jakarta, Senin (31/8/2026). Sementara pesawat yang terlibat mencapai 36 helikopter.
Pesawat juga menerima izin unik dapat dipindahkan (reposisi) ke letak lain yang terdampak musibah agar respons lebih sigap terhadap kondisi karhutla yang bisa berubah sewaktu-waktu. Pemberitahuan mengenai reposisi bakal disampaikan operator kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam waktu 1 x 24 jam.
Selain itu, Jepang mengerahkan tiga unit helikopter CH-47 untuk bantu tangani karhutla. Mengutip dari DetikNews, helikopter dijadwalkan bakal tiba di Indonesia pada 10 September. Sementara Malaysia telah menerima izin untuk memasuki daerah udara Indonesia untuk melakukan operasi penyemaian awan di sepanjang perbatasan berbareng mereka.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.