Deretan Red Flag yang Sering Terlihat saat First Date

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 5 menit 44x dilihat
Deretan Red Flag yang Sering Terlihat saat First Date

First date semestinya menjadi momen untuk saling mengenal, tetapi justru dari pertemuan pertama Anda bisa memandang beberapa kebiasaan yang sebelumnya tidak terlihat lewat chat. Cara dia memperlakukan pelayan, gimana dia merespons ketika Anda mengatakan “tidak”, sampai apakah dia betul-betul mendengarkan ceritamu bisa memberikan gambaran tentang langkah dia berinteraksi dengan orang lain.

Bukan berfaedah satu kesalahan mini langsung membikin seseorang menjadi red flag. Namun, jika ada perilaku yang membikin Anda tidak nyaman alias terus berulang sepanjang kencan, sebaiknya jangan buru-buru mengabaikannya hanya lantaran Anda sudah terlanjur tertarik.

Lantas, apa saja tanda red flag saat first date yang perlu diperhatikan?

1. Tidak Menghargai Orang Lain

Ilustrasi marah/Freepik: azerbaijan_stockers

Coba perhatikan gimana dia berbincang kepada pelayan restoran, petugas parkir, kasir, alias orang lain yang ditemui selama kencan. Jika dia mudah membentak, meremehkan, menghina, alias memperlakukan mereka dengan kasar hanya lantaran merasa tidak mendapatkan pelayanan sesuai keinginannya, perihal ini patut diperhatikan.

Dilansir dari The Gottman Institute, sikap merendahkan alias menunjukkan penghinaan terhadap orang lain merupakan corak perilaku yang dapat merusak hubungan. Meski bersikap kasar kepada pelayan tidak otomatis berfaedah seseorang bakal melakukan perihal yang sama kepadamu, perilaku tersebut tetap bisa menjadi petunjuk tentang gimana dia memperlakukan orang lain.

2. Hanya Bicara soal Diri Sendiri

Ilustrasi membicarakan diri sendiri/Freepik: katemangostar

First date semestinya menjadi kesempatan bagi dua orang untuk saling mengenal. Kalau sepanjang kencan dia terus bercerita tentang pekerjaan, prestasi, keluarga, alias kehidupannya tanpa pernah bertanya kembali tentang kamu, percakapannya tentu bisa terasa melelahkan.

Percakapan yang baik memerlukan rasa mau tahu terhadap pasangan, termasuk mengusulkan pertanyaan lanjutan dan betul-betul mendengarkan jawabannya. Jadi, bukan masalah jika seseorang banyak bercerita, selama percakapannya tetap melangkah dua arah.

Namun, jangan langsung menyimpulkan seseorang egois hanya lantaran dia banyak bicara di first date. Bisa saja dia gugup. Yang perlu diperhatikan adalah apakah dia juga memberi ruang untuk Anda bercerita dan menunjukkan kesukaan terhadap kehidupanmu.

3. Tidak Menghargai Batasan

Ilustrasi menyentuh tanpa izin/Freepik: pressfoto

Batasan setiap orang berbeda. Kamu berkuasa menentukan apa yang membuatmu nyaman alias tidak nyaman, termasuk soal sentuhan fisik, tempat yang mau didatangi, makanan, hingga kapan Anda mau mengakhiri kencan.

Persetujuan kudu diberikan secara bebas tanpa tekanan alias paksaan, dan seseorang berkuasa menarik persetujuannya kapan saja. Karena itu, jika Anda sudah mengatakan tidak tetapi dia terus membujuk, membuatmu merasa bersalah, alias memaksa, perilaku tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Kamu juga tidak perlu merasa bersalah ketika menetapkan batasan. Mengatakan “tidak” bukan berfaedah Anda kasar alias tidak menghargai kawan kencan.

4. Suka Flexing

Ilustrasi orang suka flexing/Freepik: magnific

Menceritakan pekerjaan, pencapaian, alias peralatan yang dimiliki sebenarnya bukan masalah. Yang perlu diperhatikan adalah ketika nyaris seluruh percakapan dipenuhi upaya untuk menunjukkan seberapa kaya, sukses, alias berpengaruh dirinya.

Misalnya, dia terus membicarakan nilai peralatan yang dipakai, jumlah duit yang dimiliki, mobil, jabatan, alias hubungan yang dimiliki, tetapi tidak menunjukkan kesukaan pada dirimu.

Dilansir dari penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology, perilaku memamerkan kekayaan alias status dapat digunakan seseorang untuk membentuk kesan tertentu di mata orang lain. Jadi, flexing tidak otomatis menunjukkan seseorang mempunyai karakter buruk, tetapi bisa menjadi perihal yang perlu Anda perhatikan jika dilakukan secara berlebihan.

5. Terlalu Cepat Membicarakan Komitmen Besar

Ilustrasi rayuan menikah/freepik: pressfoto

Membahas hubungan serius sebenarnya bukan sesuatu yang salah. Namun, ada perbedaan antara mengatakan “Aku memang mencari hubungan yang serius” dengan langsung membikin rencana besar berbareng seseorang yang baru ditemui sekali.

Kamu bisa lebih waspada jika dia langsung memberikan perhatian yang sangat intens, membikin janji besar, alias terus mendorongmu memberikan kepastian hubungan meskipun Anda belum merasa siap.

Dilansir dari National Domestic Violence Hotline, love bombing dapat melibatkan perhatian, pujian, hadiah, alias komunikasi yang sangat intens untuk menciptakan kedekatan dengan sigap dan dalam beberapa kasus dapat menjadi bagian dari pola manipulatif.

Jadi, jangan merasa kudu membalas emosi alias intensitas seseorang hanya lantaran dia terlihat sangat tertarik sejak awal.

6. Tidak Menghargai Waktu

Ilustrasi telambat/freepik: drobotdean

Tanda red flag saat kencan pertama adalah saat tidak bisa menghargai waktu. Terlambat beberapa menit lantaran kondisi tertentu tentu bukan masalah besar. Namun, jika dia datang sangat terlambat tanpa memberikan berita alias argumen yang jelas, lampau menganggap perihal tersebut sebagai sesuatu yang biasa.

Hal lain yang juga bisa diperhatikan adalah penggunaan ponsel selama kencan. Jika dia terus memandang layar, membalas pesan, bermain media sosial, alias apalagi menerima telepon yang sebenarnya tidak mendesak ketika Anda sedang berbicara, Anda wajar merasa tidak dihargai.

7. Terlalu Banyak Membahas Mantan

Ilustrasi wanita merasa jenuh saat kencan/Freepik: drobotdean

Mantan memang bagian dari masa lampau seseorang, sehingga tidak realistis jika topik tersebut sama sekali tidak pernah muncul. Namun, jika nyaris setiap pembicaraan kembali kepada mantan, baik untuk memuji berlebihan maupun menjelek-jelekkannya, Anda bisa memperhatikan pola tersebut.

Misalnya, dia terus membandingkan Anda dengan mantan, menceritakan sungguh sempurnanya mantan, alias menghabiskan sebagian besar waktu kencan untuk mengeluhkan hubungan sebelumnya.

Red flag saat first date tidak selalu berfaedah seseorang pasti mempunyai karakter jelek alias hubungan dengannya pasti gagal. Yang paling penting, jangan mengabaikan rasa tidak nyaman hanya lantaran takut kehilangan kesempatan dengan seseorang yang Anda sukai. First date bukan hanya kesempatan untuk membikin orang lain tertarik kepadamu, tetapi juga kesempatan bagi Anda untuk memandang apakah dia memang orang yang membuatmu merasa dihargai dan nyaman.

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan