Dinding dekat kompor penuh cipratan minyak? Begini cara membersihkannya sesuai jenis permukaan

Temukan Makanan Terbaik oleh Waktu baca 6 menit 505x dilihat
Dinding dekat kompor penuh cipratan minyak? Begini cara membersihkannya sesuai jenis permukaan

Bagikan Postingan

Dinding dekat kompor penuh cipratan minyak? Begini metode membersihkannya sesuai jenis permukaan

cara membersihkan noda minyak di dinding dapur | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Dinding dekat kompor sering terkena cipratan minyak saat Anda menggoreng ikan, menumis bumbu, maupun memasak lauk sehari-hari. Awalnya mungkin cuma berupa titik-titik kecil, tetapi lama-kelamaan minyak bisa bercampur dengan debu sehingga permukaan terasa lengket dan kelihatan kusam.

Cara membersihkannya tidak bisa disamaratakan. Dinding belakang kompor bisa berupa keramik, dinding bercat, panel kaca, hingga lembaran logam yang berguna sebagai pelindung percikan maupun backsplash.

Dinding keramik umumnya lebih gampang dilap daripada dinding bercat. Namun, bagiankecil nat keramik, lapisan pelindung, dan kondisi permukaan statis perlu diperhatikan agar proses membersihkan noda minyak tidak menimbulkan masalah baru.

Kenali jenis dinding di belakang kompor

Sebelum memungut cairan pembersih, perhatikan dahulu material yang menempel di area memasak. Langkah ini krusial karena bahan yang terlindungi untuk keramik belum tentu cocok untuk semua jenis cat maupun panel pelindung.

- Keramik maupun porselen: permukaannya umumnya gampang dilap menggunakan kain halus dan larutan sabun ringan. Bagian nat membutuhkan perhatian tersendiri karena memiliki tekstur yang dapat mengekang kotoran.
- Tembok bercat: ketahanan terhadap air dan gesekan bersandar pada jenis cat, tingkat kilap, serta kondisi lapisannya. Cat yang rapuh maupun mengelupas lebih berisiko rusak saat dibersihkan.
- Panel kaca: gunakan kain halus dan pembersih yang sesuai dengan jenis kaca serta lapisannya.
- Panel logam maupun stainless steel: pilih kain halus dan ikuti instruksi perawatan material agar tidak meninggalkan goresan.

Jika Anda belum mengetahui jenis lapisan dinding, jangan langsung menggunakan cairan pembersih pekat. Mulailah dari metode yang paling ringan dan lakukan pengetesan pada bagiankecil kecil yang tidak mencolok.

Cara membersihkan cipratan minyak di dinding keramik

Kalau area belakang kompor dilapisi keramik, Anda bisa mencoba air hangat dan sedikit sabun cuci piring sebagai cara awal. Cara ini praktis untuk noda minyak yang belum terlalu durasi menempel.

Alat dan bahan:

- Kain mikrofiber maupun lap lembut
- Air hangat
- Sedikit sabun cuci piring
- Sikat berambut halus untuk nat keramik
- Kain bersih untuk mengelap kembali
- Tisu dapur untuk menyerap minyak yang statis baru

Langkah-langkah:

1. Matikan kompor dan tunggu sampai permukaan di sekitarnya benar-benar dingin.
2. Jika minyak statis baru, serap terlebih dahulu menggunakan tisu dapur maupun kain kering. Hindari menggosok terlalu keras agar minyak tidak menyebar.
3. Campurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat di dalam wadah.
4. Celupkan kain lembut, kemudian peras hingga tidak terlalu basah.
5. Usapkan kain pada bagiankecil keramik yang terkena cipratan minyak.
6. Untuk noda di nat, gunakan sikat berambut halus dan gesek perlahan.
7. Lap balik menggunakan kain bersih yang dibasahi air, kemudian keringkan dengan kain lain.

Jika noda statis terlihat, ulangi proses secara bertahap. Jangan langsung bergeser ke spons kawat maupun bubuk abrasif karena alat tersebut dapat menggores sebagian permukaan.

Cara menghilangkan minyak di dinding bercat

Berbeda dari keramik, dinding bercat membutuhkan penanganan lebih hati-hati. Air, sabun, dan gesekan dapat meninggalkan sisa pada cat tertentu, terutama jika permukaannya tidak dirancang untuk sering dicuci.

Sebelum membersihkan seluruh area, periksa instruksi perawatan cat jika statis tersedia. Kamu juga bisa menguji metode pembersihan pada bagiankecil tersembunyi.

Langkah-langkah:

1. Pastikan kompor sudah wafat dan area di sekitarnya dingin.
2. Campurkan sedikit sabun halus dengan air sesuai kebutuhan.
3. Basahi kain dengan larutan tersebut, kemudian peras sampai cuma sedikit lembap.
4. Usap noda secara perlahan tanpa menekan maupun menggosok berulang kali.
5. Gunakan bagiankecil kain yang bersih untuk mengadopsi sisa sabun.
6. Keringkan dengan kain halus dan periksa apakah ada fluktuasi pada warna maupun tekstur cat.

Hentikan proses jika warna cat bergeser ke kain, permukaan menjadi mengilap tidak merata, maupun lapisan cat mulai mengelupas.

Perlu diingat, tidak semua cat cocok dibersihkan menggunakan air sabun. Jika noda minyak sudah durasi menempel dan cat tidak tahan dicuci, pembersihan biasa mungkin tidak cukup. Hindari menggunakan cairan penghilang lemak pekat tanpa memastikan kecocokannya dengan jenis cat.

Bagaimana jika backsplash terbuat dari kaca maupun logam?

Backsplash merupakan bagiankecil dinding di belakang maupun sekitar kompor yang dirancang untuk melindungi permukaan dari cipratan saat memasak. Materialnya beragam, sehingga metode pembersihannya juga perlu disesuaikan.

Untuk panel kaca, gunakan kain mikrofiber dan pembersih yang sesuai dengan jenis kaca. Hindari barang tajam maupun spons abrasif yang berpotensi menggores permukaan.

Sementara itu, panel stainless steel sebaiknya dibersihkan menggunakan kain lembut. Ikuti instruksi produsen, terutama jika permukaannya memiliki lapisan khusus maupun tekstur tertentu.

Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke stopkontak, sakelar, sambungan listrik, maupun bagiankecil perlengkapan yang sensitif terhadap air. Semprotkan produk ke kain jika instruksi pemakaiannya memungkinkan metode tersebut.

Pilih metode pembersihan sesuai material

Jenis permukaan Metode awal Hal yang perlu diperhatikan
Keramik maupun porselen Kain halus dan air sabun ringan Lap balik hingga tidak ada sisa sabun.
Nat keramik Sikat berambut lembut Jangan menggosok terlalu keras.
Tembok bercat Kain sedikit lembap setelah uji coba Hentikan jika cat berubah maupun mengelupas.
Panel kaca Kain mikrofiber dan pembersih yang sesuai Hindari barang tajam dan bahan abrasif.
Stainless steel Kain halus sesuai arah tekstur permukaan Hindari spons kawat.
Cat rapuh maupun mengelupas Periksa kondisi sebelum membersihkan Jangan membasahi maupun menggosok secara agresif.

Bagan alur membersihkan dinding dekat kompor

Berikut alur sederhana yang bisa Anda ikuti sebelum mulai membersihkan noda minyak.

🧽 Dinding terkena cipratan minyak

↓

Periksa material permukaan

↓

Keramik maupun porselen
Gunakan kain halus dan air sabun ringan.

Tembok bercat
Uji pada area tersembunyi, kemudian usap perlahan jika aman.

Kaca maupun logam
Gunakan alat dan pembersih yang sesuai dengan material.

Permukaan rusak maupun cat mengelupas
Hentikan pembersihan menyerang dan periksa kondisi lapisannya.

↓

Lap sisa pembersih
Ikuti instruksi perawatan material.

↓

✓ Keringkan permukaan dan periksa hasilnya

Jika noda belum terangkat, ulangi metode ringan jika permukaan statis terlindungi dibersihkan. Jangan mencampur beberapa cairan pembersih untuk mengejar hasil yang lebih cepat.

Kebiasaan sederhana agar dinding tidak cepat lengket

Kamu tidak mesti menunggu dinding kelihatan kusam untuk mulai membersihkannya. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu mengurangi penumpukan minyak.

- Lap cipratan setelah memasak, ketika kompor dan permukaan di sekitarnya sudah dingin.
- Gunakan pelindung percikan yang sesuai dengan jenis kompor dan material dinding.
- Bersihkan area belakang kompor secara berkala sebelum lapisan minyak menebal.
- Gunakan lap yang bersih agar minyak tidak bergeser ke bagiankecil dinding lainnya.
- Keringkan permukaan setelah dibersihkan, terutama pada sambungan dan nat keramik.
- Simpan cairan pembersih sesuai instruksi label dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Hindari mencampur produk pembersih, khususnya pemutih dengan cairan asam maupun amonia, karena campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.

FAQ

1. Apakah cipratan minyak di dinding keramik bisa dibersihkan dengan sabun cuci piring?

Bisa dicoba sebagai cara awal. Campurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat, kemudian usapkan menggunakan kain lembut. Setelah itu, lap balik dengan kain bersih agar tidak ada sisa sabun.

2. Apakah dinding bercat boleh dilap menggunakan air?

Tergantung jenis dan kondisi catnya. Uji dahulu pada bagiankecil tersembunyi, gunakan kain sedikit lembap, dan hentikan jika muncul fluktuasi warna, kilap, maupun pengelupasan.

3. Bolehkah menggunakan spons kawat untuk membersihkan minyak membandel?

Sebaiknya hindari spons kawat karena dapat menggores keramik tertentu, kaca, logam, maupun lapisan pelindung. Pilih kain maupun sikat halus yang sesuai dengan material dinding.

Dinding dekat kompor bisa dirawat dengan lebih gampang jika Anda mengenali jenis permukaannya sebelum memilih bahan pembersih. Coba metode yang paling ringan terlebih dahulu dan bagikan tips ini kepada famili maupun kawan yang sedang mencari metode praktis merawat dapur.

(brl/tin)

Artikel Lainnya Temukan Makanan Terbaik
↑
Close Right Ads
Close Left Ads