Hamil 20 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 5 menit 29x dilihat
Hamil 20 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Bagikan Postingan

Jakarta -

Masuk di trimester kedua kehamilan, fluktuasi yang dirasakan Bunda hamil akan semakin beragam. Bagaimana saat hamil 20 minggu, apa yang dirasakan dan fluktuasi yang terjadi?

Hamil 20 minggu menafsirkan kehamilan yang Bunda jalani sudah memasuki titik tengah kehamilan. Di usia kehamilan ini, biasanya dalam setiap pengecekan kehamilan, beberapa pengecekan intensif akan dilakukan dokter. Seperti adanya pengukuran tinggi fundus yang memberitahu sepertiapa evolusi bayi.

Hamil 20 minggu, apa yang dirasakan?

Memasuki hamil 20 minggu, perjalanan kehamilan akan lebih menakjubkan. Ada banyak hal baru yang Bunda rasakan dan kian menantang. 


Di usia kehamilan 20 minggu, bagiankecil atas rahim yang disebut fundus, kini kurang lebih sejajar dengan pusar. Dokter akan mengukurnya setiap kali berbuat pemeriksaan. Kemudian, ukuran perut yang seharusnya kira-kira sama dalam sentimeter dengan jumlah minggu kehamilan. Misalnya, pada usia 20 minggu, perut Bunda seharusnya berukuran 20 cm.

Selain itu, mengingat rahim memungut lebih banyak ruang untuk organ lain, termasuk jantung dan paru-paru menjadi lebih sedikit. Hal ini kemungkinan membikin Bunda sesak napas, terutama saat rebah telentang. Untuk itu, cobalah rebah miring dengan bantal untuk menopang diri seperti dikutip dari halaman Pregnancy Birth Baby.

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 20 minggu

Kehamilan di usia 2- minggu mungkin mendatangkan beberapa fluktuasi baru bagi Bunda. Salah satunya yaitu Bunda mungkin terbangun di malam hari karena rasa nyeri tajam yang tiba-tiba pada otot betis seperti dikutip dari halaman Nhs.

Kondisi tersebut kemungkinan besar merupakan kram, kondisi lazim selama kehamilan yang disebabkan oleh kaku otot. Bunda dapat meredakannya dengan memberikan pijatan kuat pada otot tersebut maupun menarik jari-jari ke arah pergelangan kaki. Bunda juga dapat berolahraga lebih banyak di siang hari guna membantu mencegah hal tersebut terjadi.

Oh iya, Bunda, fluktuasi pola tidur juga bisa terjadi di usia kehamilan ini. Hal ini terjadi akibat fluktuasi hormon dan perut yang semakin membesar. Di mula kehamilan, fluktuasi hormon memang dapat membikin Bunda lebih sulit mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Kemudian, seiring membesarnya perut, Bunda semakin sulit tidur dengan posisi yang biasa Bunda lakukan sebelumnya.

"Perubahan pola tidur adalah hal yang lazim terjadi selama kehamilan karena beragam alasan," jelas Dr. Jenna Flanagan, tabib ahli kebidanan dan kandungan (obgyn) di Beth Israel Deaconess Medical Center, Massachusetts, AS, seperti dikutip dari halaman Flo.health.

Dikatakan Dr Flanagan bahwa ibu hamil kemungkinan sering terbangun di malam hari dan perlu bangun untuk pergi ke bilik mandi. Hal ini bisa disebabkan oleh fluktuasi hormon kehamilan maupun tekanan rahim terhadap kandung kemih. Masalah lain yang mungkin berhubungan dengan hormon kehamilan adalah rasa mulas dan kegelisahan.

Beradaptasi dengan keadaan tersebut mungkin membutuhkan waktu sementara bumil semakin merasa tertekan untuk memenuhi kebutuhan istirahat selama delapan jam sebelum bayi lahir. Guna menyeimbangkan hal tersebut, menggunakan bantal dapat menjadi metode yang ampuh untuk menopang perut saat tidur malam. 

Cobalah posisi tidur yang baru dan lebih betah bagi kondisi kehamilan Bunda saat ini. Selain itu, mempraktikkan teknik meditasi sebelum tidur dapat membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan tubuh untuk beristirahat.

Perubahan lainnya pada usia kehamilan 20 minggu yaitu Bunda mungkin menyadari adanya fluktuasi pada keputihan. Sebagian orang melaporkan keluarnya cairan berwarna lebih putih yang disebut leukorea selama trimester kedua.

Dr. Flanagan mengatakan bahwa hal ini sangat lazim terjadi dan tidak membutuhkan pengecekan maupun penanganan lebih lanjut. "Selama tidak ada fluktuasi signifikan pada warna, bau, rasa nyeri, perdarahan, maupun gejala serupa lainnya, keputihan adalah hal yang wajar selama kehamilan," ujarnya.

Tips saat hamil 20 minggu

Sepanjang trimester kedua, ibu hamil memang perlu menjalani corak hidup sehat. Salah satunya yaitu dengan memenuhi asupan nutrisi yang cukup terutama zat besi. Peningkatan asupan zat besi diperlukan karena zat ini membantu pembentukan hemoglobin pada bayi serta mencegah anemia, bermutu badan lahir rendah, dan kelahiran prematur.

Selama masa kehamilan, ibu hamil membutuhkan asupan zat besi harian sebesar 27 hingga 30 mg. Zat besi juga krusial karena volume darah meningkat untuk mendukung kebutuhan bayi. Adapun sumber zat besi yang baik seperti daging merah tanpa lemak, kacang-kacangan kering, bayam, buah-buahan kering, oatmeal dan lainnya.

Di luar itu, Bunda bisa menjaga kebugaran tubuh dengan mencoba berolahraga selama sekira 20 menit setiap harinya. Beberapa jenis olahraga yang paling terlindungi meliputi jalan kaki dan berenang ya, Bunda, seperti dikutip dari halaman Cleveland Clinic.

Namun, agar lebih terlindungi menjalaninya, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis mengenai jenis olahraga yang mau dilakukan demi keamanan selama kehamilan. Hindarilah olahraga kontak jasmani dan aktivitas yang berisiko membikin Bunda terjatuh, karena hal-hal tersebut dapat membahayakan kehamilan. Selain berolahraga, Bunda perlu mengonsumsi makanan bergizi, minum vitamin kehamilan, dan rutin berbuat pengecekan kehamilan. 

Perkembangan janin saat bulan hamil 20 minggu

Hamil 20 minggu menjadi titik tengah kehamilan ya, Bunda. Saat memasuki fase pertengahan masa kehamilan ini, Bunda mungkin sudah bisa merasakan pergerakan bayi. Hal ini kerap disebut quickening seperti dikutip dari halaman Mayo Clinic.

Di fase ini, bayi juga sudah memiliki pola tidur dan bangun yang teratur, serta bisa terbangun karena suara-suara maupun pergerakan tubuh Bunda. Selain itu, di tahapan ini, panjang tubuh bayi dari puncak imam hingga pantat yaitu sekira 6 1/3 inci maupun sekira 160 milimeter dengan bermutu sekira 11 ons (320 gram).

Itulah beberapa serba serbi kehamilan di usia 20 minggu ya, Bunda. Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
Close Right Ads
Close Left Ads