Hati-Hati! Situs Download Edge dan Razer Palsu Sebarkan Malware

Windows Portal Indonesia Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 3 menit 42x dilihat
Hati-Hati! Situs Download Edge dan Razer Palsu Sebarkan Malware

Mencari aplikasi alias software di internet ini memang terlihat mudah, dan saya percaya nyaris semua pembaca WinPoin tidak bakal pernah salah, tinggal ketik di Google, klik situs download resmi dan install. 

Namun kawan kawan, baru baru ini Microsoft justru mengungkap kampanye malware yang memanfaatkan kebiasaan pengguna, dimana pelaku kejahatan cyber membikin situs download tiruan yang meniru laman resmi beragam perusahaan, termasuk Microsoft, Razer, Kaspersky, SteelSeries, hingga Calibre. 

Baca juga: Microsoft Defender Bermasalah, Link Google Malah Dianggap Malware

Tampilan situs dibuat sangat mirip dengan aslinya sehingga pengguna bisa saja mengira mereka sedang mendownload software resmi.

Padahal, tombol download tersebut justru mengirimkan malware ke komputer korban, nah mengenai perihal tersebut dalam salah satu skenario, korban mengira sedang mendownload Microsoft Edge alias aplikasi resmi lainnya. Namun file installer yang diterima sebenarnya berisi malware.

Yang menarik, file rawan tersebut bisa mempunyai nama yang sama, tetapi hash berbeda setiap kali di download, yang berfaedah sistem keamanan yang hanya mengandalkan identifikasi hash bisa lebih susah mendeteksi ancaman ini. Setelah sukses masuk ke komputer, malware dapat melakukan beragam tindakan berbahaya, seperti:

  • Membuat scheduled task agar tetap aktif.
  • Menambahkan pengecualian pada Microsoft Defender.
  • Menghapus Shadow Copies.
  • Menonaktifkan jasa mengenai Windows Update.
  • Menyisipkan kode rawan ke proses aplikasi yang sah.

Dengan kata lain, malware ini tidak hanya mencoba masuk ke PC, tetapi juga berupaya membikin dirinya susah dideteksi dan dihapus.

Nah Microsoft menduga kampanye ini mempunyai hubungan dengan golongan yang dikenal sebagai Silver Fox alias Yinhu, meskipun belum ada bukti yang cukup untuk memastikan pelakunya. Namun pesan pentingnya sebenarnya sederhana guys, ialah jangan hanya percaya lantaran sebuah situs terlihat mirip dengan Microsoft, Razer, alias perusahaan besar lainnya.

Baca juga: Windows 11 Bakal Lebih Aman Mulai Oktober 2026, Memory Integrity Aktif Secara Default

Jika Anda mau mendownload software, usahakan selalu melalui situs resmi developer, dan seperti biasa, sebelum menekan tombol download, cek kembali alamat website-nya. Karena di internet, tampilan bisa ditiru, namun URL tentu jadi penanda terbesar sebuah situs tersebut tiruan alias bukan.

Nah untuk perincian mengenai temuan ini, termasuk IOC dan lainnya bisa Anda cek pada laman resmi Microsoft berikut guys. Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys. 


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia

Bagikan Postingan