Hobi Anak 90-an Ini Ternyata Bisa Mengasah Kecerdasan Emosional

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 52x dilihat
Hobi Anak 90-an Ini Ternyata Bisa Mengasah Kecerdasan Emosional

Beauties, tetap ingat kegemaran yang sering dilakukan saat kecil? Bagi anak 90-an, banyak kegiatan seru yang sebenarnya sederhana, tetapi dulu bisa membikin waktu senggang terasa menyenangkan.

Jauh sebelum smartphone dan media sosial menjadi bagian dari keseharian, kita lebih sering membaca alias bermain berbareng teman. Dari situlah ada banyak pengalaman yang tanpa sadar mengajarkan kita untuk memahami perasaan, berkomunikasi, dan menghadapi orang lain.

Siapa sangka, kegemaran yang dulu hanya dianggap sebagai intermezo rupanya bisa berangkaian dengan kepintaran emosional. Dirangkum dari Your Tango, berikut beberapa kegemaran masa mini yang bisa membantu mengasahnya.

1. Membaca Buku

Ilustrasi anak mini sedang membaca kitab cerita/Foto: Unsplash/Ben Mullins

Membaca memang sering jadi pilihan saat mau mengisi waktu luang. Apalagi ketika membaca kitab cerita, kita bisa ikut memahami apa yang dirasakan para karakternya.

Dari sini, kita juga belajar memandang sesuatu dari perspektif pandang orang lain. Kemampuan ini menjadi salah satu bagian krusial dalam kepintaran emosional.

Hal ini juga diperkuat dengan penelitian Matthijs Bal dan Martijn Veltkamp yang diterbitkan di jurnal PLOS ONE pada 2013. Penelitian itu menemukan bahwa membaca fiksi dapat meningkatkan empati, terutama ketika pembaca betul-betul terbawa secara emosional ke dalam cerita.

2. Main Video Game

Ilustrasi mesin permainan arcade/Foto: Unsplash/Katya Aslanidi

Ada yang dulu sering pergi ke arcade alias berkumpul di rumah kawan hanya untuk bermain video game? Bagi anak 80-an dan 90-an, kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi juga soal serunya menghabiskan waktu bersama.

Bermain berbareng juga mengajarkan mereka menghadapi beragam situasi. Saat kalah, mereka belajar menerima hasilnya, menenangkan diri ketika kesal, lampau kembali bermain berbareng teman. Menurut penelitian yang dikutip YourTango, bermain video game juga berangkaian dengan keahlian sosial dan emosional, termasuk keahlian menyelesaikan konflik.

Hal-hal mini seperti ini mungkin terlihat sepele, ya, Beauties. Namun, dari pengalaman bermain bersama, anak bisa belajar mengelola emosi sekaligus memahami emosi orang lain.

3. Bermain Musik

Ilustrasi seseorang memainkan perangkat musik gitar/Foto: Unsplash/Alina Perekatenkova

Bermain perangkat musik menjadi salah satu kegemaran yang cukup dekat dengan anak 80-an dan 90-an. Tidak sedikit yang belajar secara otodidak alias bermain berbareng kawan sekadar untuk mengisi waktu luang.

Saat bermain bersama, kita tidak bisa hanya memainkan perangkat musik sendiri. Kita kudu mengikuti irama, memperhatikan permainan teman, dan menyesuaikan diri agar lagu terdengar enak.

Tanpa disadari, pengalaman ini mengajarkan kita untuk mengendalikan diri dan memahami orang lain. Dua perihal ini termasuk keahlian yang berangkaian dengan kepintaran emosional.

4. Membuat Playlist

Ilustrasi kaset pita/Unsplash/CARTIST

Kalau sekarang Beauties bisa membikin playlist hanya dengan beberapa klik, dulu anak 80-an dan 90-an kudu memilih lagu satu per satu untuk direkam ke kaset. Apalagi jika kaset itu dibuat unik untuk seseorang, tentu perlu memikirkan lagu yang bakal dipilih, bukan?

Membuat mixtape bukan sekadar mengumpulkan lagu favorit. Kebiasaan ini juga bisa menjadi langkah menunjukkan perhatian, lantaran setiap lagu dapat membawa pesan alias mewakili emosi tertentu.

Hal ini sangat menarik, lantaran musik memang dekat dengan emosi. Melansir Healthline, musik rupanya dapat memengaruhi suasana hati, membantu memproses perasaan, dan mendukung hubungan sosial.

Beauties, jika diingat lagi, kegemaran masa mini yang dulu terasa biasa rupanya bisa memberi banyak pengalaman. Beberapa di antaranya apalagi mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap perasaan, mengelola emosi, dan berasosiasi baik dengan orang lain.

Namun, bukan berfaedah semua orang yang melakukan kegemaran tersebut otomatis punya kepintaran emosional tinggi. Setiap orang tentu punya pengalaman dan langkah belajar yang berbeda dari kegemaran yang mereka jalani.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan