Bekerja jarak jauh atau remote untuk perusahaan luar negeri telah menjadi tren baru di kalangan pekerja Indonesia. Banyak orang menginginkan sistem kerja demikian demi mendapatkan penghasilan dollar.
Namun, untuk mendapatkan pekerjaan remote luar negeri, tentunya tidak semudah yang dibayangkan. Banyaknya pesaing membikin setiap perseorangan perlu mempunyai skill mumpuni agar bisa bersaing.
Nah, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan jika mau kerja remote untuk perusahaan luar negeri.
1. Kuasai Bahasa Inggris
Bekerja untuk perusahaan alias pelanggan luar negeri tentu memerlukan perantara bahasa yang sesuai untuk memudahkan komunikasi. Minimal Anda perlu menguasai bahasa Inggris. Pasalnya, kebanyakan pelanggan bakal menggunakan bahasa tersebut untuk berkomunikasi.
Di samping itu, tanpa menguasai bahasa Inggris, proses komunikasimu dengan pelanggan bakal tersendat dan berisiko menimbulkan kesalahpahaman saat berkomunikasi.
Oleh karena itu, Anda bisa belajar bahasa Inggris dulu. Bisa dari kursus, belajar berdikari dengan memanfaatkan YouTube, aplikasi belajar bahasa Inggris, alias metode lainnya.
2. Bangun Portofolio yang Menarik
![]()
Portofolio kerja/Foto: magnific.com/rawpixel.com
Bekerja dari jarak jauh membuatmu tidak bisa berjumpa dengan klien. Di samping itu, setiap posisi yang Anda ambil juga mempunyai banyak pesaing. Maka dari itu, salah satu perihal yang bisa membantumu meyakinkan pelanggan adalah dari portofolio yang menarik.
Kerja remote membutuhkan skill mumpuni yang membuatmu berbeda dari kandidat lainnya. Makanya, Anda juga perlu menyiapkan portofolio yang sesuai.
Misalnya, bagi para developer, bisa menggunakan GitHub untuk mendokumentasi proyek-proyeknya. Bagi penulis alias marketing, dapat melampirkan studi kasus alias proyek yang telah dikerjakan dan pencapaiannya.
Ada pula posisi virtual assistant yang tengah digandrungi banyak orang Indonesia. Posisi ini memerlukan skill administratif yang kuat, seperti manajemen email, pengelolaan kalender, entri data, menguasai Google Workspace, Microsoft Office, Notion, Trello, dan lainnya.
3. Manfaatkan Situs Lowongan Kerja yang Tepat

Situs lowongan kerja/Foto: pexels.com/ Zulfugar Karimov
Kamu bisa mendapatkan pekerjaan remote dari pelanggan luar negeri dengan memanfaatkan beragam situs lowongan kerja. Misalnya, Upwork, LinkedIn, We Work Remotely, Remotive.io, dan sebagainya.
Saat menjadi pekerjaan, manfaatkan fitur pencarian untuk mencari posisi yang cocok. Di samping itu, Anda juga bisa filter letak jika mau mencari letak pelanggan dan area waktu yang cocok.
4. Sesuaikan Diri dengan Perbedaan Zona Waktu

Perbedaan area waktu/Foto: magnific.com/magnific
Perbedaan area waktu menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja remote luar negeri. Kamu perlu menyiapkan diri dengan kemungkinan kudu bekerja di tengah malam ketika bekerja dengan pelanggan luar negeri.
Untuk menyiapkan diri dengan akibat hambatan tersebut, Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan klien. Misalnya, jika pelanggan memperbolehkan pekerja untuk bekerja di luar jam kerja, berfaedah Anda tidak harus stand by di jam kerja sesuai area waktu klien.
Di samping itu, Anda bisa menawarkannya di proposal penawaran kerja mengenai jam ketersediaanmu untuk bekerja alias berkomunikasi dengan klien. Dengan begini, pelanggan juga bisa menyesuaikannya, apakah Anda sesuai dengan keinginannya alias perlu negosiasi lagi.
Itulah beberapa perihal yang perlu Anda persiapkan saat mau bekerja sebagai remote worker luar negeri. Bekerja dengan pelanggan luar negeri memang menjadi angan banyak orang untuk mendapatkan penghasilan dollar dari rumah. Namun, Anda juga perlu menyiapkan diri bakal beragam risikonya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)