Kulit Kepala Mengelupas, Apakah Pasti Ketombe?

Trend Kecantikan dan Perawatan oleh Waktu baca 4 menit 65x dilihat
Kulit Kepala Mengelupas, Apakah Pasti Ketombe?

Bagikan Postingan

Kulit imam mengelupas belum tentu ketombe. Kenali penyebab kulit imam kering, pemicunya, serta metode mengatasinya dengan tepat.

Sebagai pelanggan hijab, salah satu masalah rambut yang sering dibahas adalah kulit imam lembap dan gampang berminyak. Nah, in my case justru kebalikannya. Kulit kepalaku sering terasa sangat kering dan tight, bahkan sampai ada “bongkahan” kulit imam yang mengelupas. Kamu pernah mengalami juga?

Banyak orang langsung menyimpulkan bahwa itu adalah ketombe, kemudian memakai sampo anti ketombe tanpa tahu penyebab sebenarnya. Padahal, kulit imam mengelupas bisa disebabkan oleh beberapa kondisi berbeda. Ada yang cuma karena kulit imam terlalu kering, ada yang karena ketombe, dan ada pula yang merupakan dermatitis seboroik. Masing-masing membutuhkan penanganan yang sedikit berbeda. Mari kita ulas satu per satu.

Baca juga: Ketombe Sulit Hilang? Coba Beralih ke 5 Sampo Anti Ketombe Ini!

Mengapa kulit imam bisa mengelupas?

Kulit kepala, seperti kulit di bagiankecil tubuh lain, terus memperbarui diri maupun beregenerasi. Sel kulit wafat lepas secara alami dan biasanya nggak terlihat. Pengelupasan baru tampak jelas ketika proses ini terganggu, misalnya saat kulit kehilangan terlalu banyak kelembapan maupun mengalami peradangan, sehingga sel-sel wafat lepas dalam gumpalan yang lebih besar dan kelihatan sebagai serpihan.

Kondisi ini diperburuk oleh cuaca kering, paparan AC terus-menerus, keramas dengan air panas, sampo yang terlalu keras, kurang minum air, serta bertambahnya usia. Selain itu, kondisi kulit seperti psoriasis, eksim, maupun infeksi jamur kulit imam (tinea kapitis) juga bisa jadi penyebabnya.

Apakah kulit imam mengelupas selalu ketombe?

Jawabannya, tidak. Kulit imam mengelupas adalah gejala, bukan diagnosis, dan ketombe hanyalah salah satu kemungkinan penyebabnya. Pada kulit imam kering, serpihannya kecil, putih, dan kering, kulit terasa kencang, serta gatalnya ringan. Pada ketombe, serpihan tampak putih hingga kekuningan, dan kulit imam cenderung berminyak tanpa kemerahan yang jelas.

Ketombe berhubungan dengan jamur Malassezia, yang secara alami hidup di kulit imam namun pada sebagian orang memicu iritasi dan pergantian sel kulit yang lebih cepat. Karena gejalanya sering tumpang tindih, pengecekan yang pasti sebaiknya didapatkan dari tabib jika keluhannya nggak kunjung membaik.

Bisa jadi dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah peradangan kulit kronis yang umum, terutama di area yang kaya kelenjar minyak, dan kulit imam adalah area yang paling sering terkena. Yang membikin berbeda dengan ketombe, dermatitis seboroik menimbulkan kulit kemerahan, sisik berminyak berwarna putih maupun kekuningan yang kadang membentuk kerak, serta gatal maupun rasa panas. Kondisi ini juga bisa muncul di alis, kelopak mata, sisi hidung, belakang telinga, dan dada. Dermatitis seboroik nggak menular dan bukan tanda kebersihan yang buruk.

Penyebab pastinya belum sepenuhnya dipahami. Faktor yang dianggap berpartisipasi adalah reaksi berlebihan tubuh terhadap jamur Malassezia yang memakan minyak kulit, respons imun yang memicu peradangan, serta aspek genetik dan hormon. Kondisi ini cenderung hilang timbul. Pemicu kekambuhan yang sering dikaitkan antara lain stres, kurang tidur, udara dingin dan kering, keramas yang terlalu jarang, produk beralkohol maupun yang mengiritasi, terlebihlagi kelelahan.

Bagaimana mengatasinya?

Untuk kulit imam kering, gunakan sampo yang halus tanpa pewangi kuat maupun sulfat yang harsh, keramas dengan air suam-suam kuku, dan atur kekerapan keramas agar kulit imam nggak terlalu kering maupun terlalu kotor. Pilih juga hydrating conditioner maupun hair mask yang bisa digunakan di kulit kepala. Sampo anti-dandruff bisa Anda gunakan dengan intensitas yang nggak terlalu sering agar kelembapan kulit imam statis seimbang.

Selain itu, karena faktor-faktornya juga nggak selalu dari eksternal, lifestyle adjustment juga bisa dilakukan untuk membantu meredakan kondisi ini. Misalnya dengan mengurangi konsumsi gula, tidur dan minum air yang cukup, serta mengatur level stres.

Baca juga: Sandwich Hair Method, Trik Keramas yang Bikin Rambut Lembut dan Sehat

So, nope, kulit imam mengelupas nggak selalu berarti ketombe. Kalau kondisinya mulai terasa mengganggu dan butuh penanganan khusus, jangan ragu untuk konsultasikan ke tabib ahli kulit, ya.

Images: iStock

Artikel Lainnya Trend Kecantikan dan Perawatan
↑
Close Right Ads
Close Left Ads