Linus Torvalds: Linux 7.1 Kembali Ke Jalur Normal Setelah Drama Ai Dan Patch Terlambat

Jun 03, 2026 02:44 PM - 1 hari yang lalu 653

Beberapa waktu lampau kita sempat membahas bagaimana Linus Torvalds mulai kesal dengan banyaknya patch hasil support AI yang membanjiri Linux Kernel menjelang akhir siklus pengembangan.

Bahkan saat itu, Linus secara terbuka mengkritik banyaknya perubahan mini dan tidak terlalu krusial yang masuk di waktu yang kurang tepat, sehingga berpotensi menambah akibat bug baru menjelang rilis final.

Nah berita baiknya guys, tampaknya situasi tersebut sekarang mulai membaik dimana melalui pengumuman Linux 7.1 Release Candidate 6 (RC6), Linus mengatakan bahwa kondisi pengembangan kernel saat ini sudah jauh lebih tenang dibanding beberapa minggu sebelumnya.

Linux 7.1 Kembali di Jalur yang Benar

Menurut Linus, ukuran pembaruan RC6 memang tetap cukup besar, namun sudah lebih mini dibanding RC5 yang dirilis minggu lalu.

Bahkan dia menyebut bahwa untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu terakhir, ukuran perubahan yang masuk mulai terlihat normal kembali.

Artinya, jika tidak ada masalah besar yang muncul, Linux 7.1 kemungkinan bisa mengikuti agenda rilis normal tanpa perlu penambahan release candidate ekstra.

Dengan kata lain, RC minggu depan berpotensi menjadi RC terakhir sebelum Linux 7.1 resmi dirilis ke channel stable.

Efek Drama AI Mulai Berkurang?

Nah menariknya, Linus juga menyinggung bahwa meskipun ukuran pembaruan tetap belum bisa dibilang kecil, situasinya sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Seperti yang kita telaah minggu lalu, Linus sempat mengkritik penggunaan AI yang menghasilkan terlalu banyak laporan dan patch kurang krusial menjelang akhir siklus rilis.

Menurutnya, kondisi tersebut membikin proses review menjadi lebih susah dan meningkatkan akibat terjadinya bug baru akibat perubahan yang sebenarnya tidak mendesak.

Nah tampaknya teguran tersebut mulai membuahkan hasil lantaran jumlah patch yang masuk sekarang kembali lebih terkendali.

Apa Yang Hadir di RC6?

Meskipun pembaruan ini lebih mini dari RC5, Linux 7.1 RC6 tetap membawa cukup banyak perbaikan yang mana berfokus pada pembaruan driver dan support hardware yang diperluas.

Misalkan seperti support yang lebih baik untuk controller ASUS ROG Raikiri II, GameSir Nova 2 Lite, hingga perangkat Lenovo Go.

Selain itu terdapat juga perbaikan bug yang cukup krusial pada driver Lenovo X12 Tab yang sebelumnya mengalami masalah over-read yang berpotensi menyebabkan perilaku tidak normal pada perangkat tersebut.

Secara umum sih tidak ada perubahan besar yang mencolok, dan justru itu berita baik guys. Karena semakin mendekati rilis final, yang diharapkan memang bukan fitur baru, melainkan stabilitas dan penyempurnaan dari perubahan yang sudah masuk sebelumnya.

Nah jika semuanya sudah melangkah lancar, maka Linux 7.1 RC7 yang bakal datang minggu depan kemungkinan menjadi release candidate terakhir sebelum kernel ini resmi dirilis ke publik.

Namun tentu, untuk pengguna Linux pada umumnya, kita tidak perlu terburu-buru menginstal kernel secara manual dan bakal lebih baik jika kita tunggu hingga pengedaran Linux yang digunakan seperti Fedora, Arch Linux, Ubuntu, openSUSE alias distro lainnya mulai mendistribusikan pembaruan tersebut melalui repository resmi.

Nah gimana menurutmu? apakah Anda sudah pakai Kernel Linux baru ini? komen dibawah guys.

Via : LKML


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya