Mark Zuckerberg Prediksi Miliaran Orang Akan Punya AI Pribadi Dalam Lima Tahun

Jul 30, 2026 08:22 AM - 14 jam yang lalu 6

Sebelumnya kita tahu banyak perusahaan berkompetisi menghadirkan chatbot yang semakin pandai lantaran memang persaingan AI sudah mulai semakin panas, dan mengenai perihal tersebut, ada satu berita menarik dari CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang kabarnya mempunyai visi yang jauh lebih besar.

Jadi kawan kawan, dalam laporan finansial terbaru Meta via Tech Crunch, Zuckerberg memprediksi bahwa dalam lima tahun ke depan miliaran orang bakal mempunyai AI pribadi yang bekerja untuk mereka selama 24 jam sehari.

Menurutnya, AI dimasa depan tidak bakal hanya berfaedah sebagai chatbot yang menjawab pertanyaan, tetapi bakal betul-betul memahami tujuan dan kebutuhan setiap penggunanya.

Nah AI tersebut nantinya dapat membantu beragam kegiatan sehari-hari, seperti mengatur keuangan, membantu menjaga kesehatan, mengelola agenda dan pekerjaan rumah, apalagi membantu membangun hubungan dengan orang lain.

Dengan kata lain, AI bakal berkembang menjadi asisten pribadi digital yang selalu aktif bekerja di belakang layar.

WhatsApp Akan Jadi Pusat AI Meta

Menariknya, Zuckerberg juga menilai bahwa WA bakal menjadi salah satu platform terpenting dalam era AI tersebut.

Dimana saat ini WA disebut sudah menjadi jasa utama tempat pengguna berinteraksi dengan Meta AI, sehingga ke depan aplikasi ini diperkirakan bakal menjadi pusat beragam AI agent yang dimiliki pengguna.

Tidak menutup kemungkinan, nantinya setiap orang mempunyai lebih dari satu AI agent untuk menangani beragam kebutuhan yang berbeda.

Bukan Hanya Meta yang Mengejar AI Agent

Selain Meta, visi ini juga sebenarnya sudah mulai dihadirkan oleh perusahaan lain, misalkan Google yang mulai menghadirkan AI Agent di Search, sementara Anthropic juga sukses menarik banyak pengguna melalui Claude Code, asisten AI untuk pemrograman.

Artinya, tren AI sekarang mulai bergeser dari sekadar chatbot menuju AI yang bisa bertindak secara berdikari atas nama penggunanya.

Baca Juga : Kenalan dengan 9Router, AI Gateway yang Bikin Pakai Banyak AI Jadi Jauh Lebih Praktis

Namun, ambisi tersebut tentu tidak murah, lantaran Meta terus menggelontorkan biaya besar untuk membangun prasarana AI, yang apalagi baru-baru ini mereka mengumumkan kerja sama dengan BlackRock untuk membangun informasi center senilai US$14 miliar di Texas.

Meski begitu Zuckerberg tetap optimistis bahwa AI pribadi bakal menjadi fondasi produk sekaligus sumber pendapatan terbesar Meta di masa mendatang.

Nah bisa dibilang sih prediksi Mark Zuckerberg memang terdengar sangat ambisius. Namun jika memandang perkembangan AI dalam beberapa tahun terakhir, bukan tidak mungkin AI pribadi betul-betul menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bagaimana menurutmu mengenai ambisi Zuckerberg ini guys? apakah Anda percaya bahwa dalam beberapa tahun kedepan kita semua bakal benra betul mempunyai AI pribadi untuk kehidupan sehari hari? jika iya, kira kira siapa yang diuntungkan?

Via : Tech Crunch


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya