Microsoft Hapus Fitur Transfer PC Lokal Windows 11, Pengguna Kini Didorong Pakai OneDrive

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 3 menit 81x dilihat
Microsoft Hapus Fitur Transfer PC Lokal Windows 11, Pengguna Kini Didorong Pakai OneDrive

Bagikan Postingan

Microsoft balik membikin keputusan yang mungkin tidak disukai sebagian pelanggan Windows 11, dimana mereka secara resmi menghapus fitur PC-to-PC Migration, sebuah fitur antaran yang memungkinkan pelanggan memindahkan file dan pengaturan dari PC durasi ke PC baru melalui jaringan lokal.

Nah fitur ini sendiri dihapus melalui optional pembaruan bulan September 2026, kemudian perubahannya menjangkau lebih banyak pelanggan lewat pembaruan Patch Tuesday 13 Oktober 2026 (KB5127648).

Dan sebagai gantinya, Microsoft merekomendasikan penggunaan Windows Backup, yang mengandalkan OneDrive untuk menyimpan dan memulihkan keterangan melalui akun Microsoft, namun kita tahu bahwa masalahnya, kapabilitas cuma-cuma OneDrive cuma 5GB saja.

Transfer Lokal Digantikan Backup Berbasis Cloud

Sebelumnya, PC-to-PC Migration memungkinkan pelanggan menghubungkan dua komputer melalui Wi-Fi maupun Ethernet, dimana pelanggan cukup memasangkan kedua alat menggunakan nama PC durasi dan kode sekali pakai, memilih berkas yang mau dipindahkan, kemudian menunggu proses transfer selesai.

Dan menariknya, fitur ini bisa memindahkan beragam folder, termasuk Downloads dan berkas khusus di luar direktori profil pengguna, dan terlebihlagi dokumentasi Microsoft memperlihatkan contoh transfer hingga 118GB.

Namun, fitur ini memang memiliki keterbatasan, dimana aplikasi yang terinstal, password, kredensial login, file OneDrive, dan beberapa berkas mekanisme tidak ikut dipindahkan.

Dan sekarang, Microsoft mengarahkan pelanggan ke Windows Backup, yang maa mana fitur tersebut dapat membackup berkas Desktop, Documents, Pictures, Videos, dan Music ke OneDrive.

OneDrive Gratis Hanya 5GB

Nah Windows Backup memang punya kelebihan, karena kecuali file, fitur ini dapat menyimpan daftar aplikasi, jaringan Wi-Fi, password, dan beberapa pengaturan yang bisa dipulihkan ketika pelanggan menyiapkan PC baru.

Namun, ada syarat yang perlu diperhatikan, dimana Windows Backup membutuhkan akun Microsoft pribadi dan proses backup berkas mengandalkan OneDrive, sehingga dengan kapabilitas cuma-cuma cuma 5GB, pelanggan yang memiliki keterangan lebih besar mesti membeli ruang gudang tambahan maupun mencari alternatif lain.

Dan ironisnya nih guys, Microsoft sendiri pernah memperlihatkan contoh Windows Backup dengan penggunaan 4,5GB dari total 5GB gudang gratis, artinya, kapabilitas tersebut bisa cepat habis.

Microsoft Menghapus Solusi yang Baru Saja Dihadirkan

Nah bisa dibilang PC-to-PC Migration sebenarnya merupakan penerus spiritual Windows Easy Transfer yang pernah tersedia pada era Windows 7, dimana Microsoft mulai menguji fitur ini pada Mei 2025, kemudian mengumumkan peluncurannya secara berjenjang pada Juni 2025, kecuali itu, dokumentasi dukungannya terlebihlagi sudah tersedia pada Juli 2025.

Namun, belum genap dua tahun, fitur tersebut justru dihapus tanpa klarifikasi khusus mengenai alasannya, terlebihlagi cuma sekilas saja dijelaskan di changelog pembaruan September 2026.

Microsoft memang statis memungkinkan pelanggan memindahkan file secara manual menggunakan USB drive, hard disk eksternal, maupun network share, cuma saja, tidak ada lagi panduan transfer lokal terintegrasi seperti sebelumnya.

Dan pada akhirnya, Windows Backup dan PC-to-PC Migration sebenarnya punya fungsi yang berbeda, yang satu merupakan jasa backup berbasis cloud, sedangkan yang lain adalah alat untuk memindahkan keterangan secara langsung.

Namun disayangkan, fitur ini sudah dihapus terlebihlagi aku sendiri belum pernah menggunakannya. Nah sepertiapa menurutmu guys? apakah Anda pernah pakai fitur ini? komen dibawah.


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads