Nah seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Microsoft mengungkapkan Windows 11 varian 26H2 bisa menaikkan responsivitas hingga 20% dan mempercepat multitasking hingga 40% pada PC dengan RAM 8GB. Namun, sepertiapa akibatnya ketika diuji langsung di alat sungguhan?
Terkait hal tersebut, Cale Hunt dari Windows Central mencoba membuktikannya dengan membandingkan Windows 11 25H2 dan 26H2 pada laptop Acer Swift Air 14, dan akibatnya cukup menarik. Penggunaan RAM memang turun, terlebihlagi ketika laptop menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Pengujian Dilakukan pada Laptop RAM 8GB
Nah alat yang digunakan adalah Acer Swift Air 14 dengan rincian Intel Core 5 320, RAM 8GB LPDDR5x dan SSD NVMe PCIe 3.0 berkapasitas 512GB.

Pengujian dimulai menggunakan Windows 11 25H2 build 26200.7019, kemudian dilanjutkan setelah mekanisme diperbarui ke Windows 11 26H2 build 26300.9711, dalam pengetesan tersebut, page file tidak diubah dan statis 4.524MB dengan cuma memasang driver yang diperlukan. Selain itu, profile power juga di set ke ke Best Performance agar pengetesan berjalan dengan kondisi yang sama.
Penggunaan RAM Saat Kondisi Idle Turun 1,2 GB
Nah yang menarik, pengetesan pertama dilakukan sekitar 10 menit setelah laptop dinyalakan, tanpa membuka aplikasi tambahan, hasilna, Windows 11 25H2 menggunakan RAM sebesar 5,3GB, sementara itu, Windows 11 26H2 cuma menggunakan 4,1GB.


Yang berarti guys, terdapat penghematan sekitar 1,2GB, dimana available / memory yang tersedia juga meningkat dari 2,3GB menjadi 3,5GB.
| Windows 11 25H2 | Windows 11 26H2 | |
|---|---|---|
| Penggunaan RAM | 5,3GB | 4,1GB |
| RAM tersedia | 2,3GB | 3,5GB |
| Committed memory | 4,7GB | 4,4GB |
Nah hasil ini memberitahu bahwa optimalisasi Windows 11 26H2 cukup terasa terlebihlagi ketika alat cuma eksis dalam kondisi idle saja, dan jelas ini cukup menarik terlebihlagi jika alat memang memiliki RAM terbatas.
Multitasking Sehari-hari Juga Lebih Hemat
Selain itu, Cale Hunt juga berbuat uji coba dengan skenario yang lebih realistis, dimana dia membuka 10 tab Microsoft Edge yang berisi beragam situs, termasuk YouTube, Gmail, Reddit, dan Amazon.
Selain itu, Word, Slack, dan Spotify juga dijalankan secara bersamaan, nah pada Windows 11 25H2, penggunaan RAM mencapai 7GB, namun setelah diperbarui ke 26H2, bilangan tersebut turun menjadi 6,6GB.


Nah bisa kia lihat pada gambar diatas, RAM tersedia meningkat dari 563MB menjadi 1.018MB dan menariknya committed memory juga turun cukup besar, dari 12,2GB menjadi 10,4GB.
Dengan kata lain, Windows 11 26H2 tidak cuma mengurangi penggunaan memori fisik, tetapi juga membutuhkan alokasi memori yang lebih rendah dalam skenario pengetesan tersebut.
Beban Berat Tetap Menjadi Tantangan
Dan untuk menguji batas kapasitas laptop, Cale Hunt dari Windows Central menjalankan lebih banyak aplikasi sekaligus, termasuk 20 tab Edge, Word, Excel, Spotify, Slack, Microsoft Store, Photos, File Explorer, dan GIMP, dan akibatnya Windows 11 25H2 menggunakan RAM hingga 7,3GB, sedangkan 26H2 eksis di bilangan 6,8GB.
Perbedaan yang lebih mencolok kelihatan pada committed memory, dimana Windows 11 25H2 mencapai 15,2GB, sementara 26H2 cuma 10,4GB.


Nah pada varian 25H2, kebutuhan memori yang melampaui kapabilitas RAM jasmani menyebabkan mekanisme lebih banyak menggunakan paging dan swapping dan dampaknya kelihatan dari lonjakan aktivitas disk ketika Windows memindahkan keterangan ke memori virtual.
Windows 11 26H2 juga mengalami lonjakan penggunaan disk, terutama ketika bergeser antar aplikasi dan tab, namun bisa dilihat bahwa kondisinya tidak separah varian sebelumnya.
RAM 8GB Lebih Layak, tetapi Bukan Solusi untuk Semua Kebutuhan
Nah dari pengetesan ini, bisa dibilang bahwa Windows 11 26H2 memang memberitahu peningkatan efisiensi penggunaan memori dibandingkan Windows 11 25H2 yang diuji.
Penghematan paling besar kelihatan ketika laptop eksis dalam kondisi idle, sementara skenario multitasking dan beban bermutu juga memberitahu penggunaan memori yang lebih rendah.
Meski begitu, tentu RAM 8GB statis memiliki keterbatasan, menjalankan banyak aplikasi bermutu secara berbarengan statis bisa membikin mekanisme bekerja keras, terlebihlagi setelah mendapatkan optimalisasi terbaru.
Tapi setidaknya pengetesan Windows Central ini memberikan deskripsi bahwa Microsoft mulai serius mengatasi salah satu keluhan durasi pelanggan Windows 11, yaitu konsumsi RAM yang terasa terlalu besar untuk alat dengan rincian terbatas.
Nah apakah Anda sudah merasakan perbedaan penggunaan memory ini guys? coba komen dibawah, next mungkin kita coba juga di laptop 8 GB yang dahulu sempat aku coba, sekaligus kita remake lagi artikel RAM 8 GB Apakah Cukup Di Tahun 2026?
Komen dibawah dan berikan pendapatmu guys.
Sumber : Windows Central
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]