Microsoft Tegaskan Taskbar Windows 11 Tidak Bisa Dipindahkan dengan Drag and Drop

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 3 menit 207x dilihat
Microsoft Tegaskan Taskbar Windows 11 Tidak Bisa Dipindahkan dengan Drag and Drop

Bagikan Postingan

Nah kini Taskbar bisa dipindah ke atas maupun samping dan tidak terpaku saja eksis di bawah. Tapi ada satu hal yang ditanyakan banyak pengguna, kenapa posisi taskbar tidak bisa dipindah dengan metode drag and drop sama seperti di Windows varian lama.

Nah mengenai hal tersebut, Microsoft akhirnya memberikan klarifikasi mengenai hal tersebut, dimana kapasitas memindahkan Taskbar dengan metode menariknya menggunakan mouse seperti di Windows 10 rupanya tidak akan balik ke Windows 11 dalam waktu dekat.

Diego Baca, Vice President of Design Microsoft, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut memang disengaja, bukan karena Windows 11 tidak memiliki kapasitas teknis untuk melakukannya.

Kenapa Taskbar Tidak Bisa Dipindahkan dengan Drag and Drop?

Nah menurut Diego Baca, Microsoft menemukan bahwa memindahkan Taskbar dengan metode drag and drop berpotensi menyebabkan fluktuasi posisi yang tidak disengaja.

Baca Juga : Masih Ada yang Bilang Rufus Bisa Merusak Flashdisk, Padahal Begini Faktanya!

Selain itu, berdasarkan hasil riset Microsoft, pelanggan umumnya tidak terlalu sering mengubah posisi Taskbar setelah menemukan tata letak yang sesuai, sehingga Microsoft akhirnya memilih pendekatan melalui pengaturan khusus agar fluktuasi posisi Taskbar terasa lebih terkontrol dan gampang ditemukan.

Microsoft juga menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagiankecil dari rancangan Windows 11, bukan sekadar fitur yang belum sempat dikembangkan.

Baca Juga : Kamu Tim Taskbar di Bawah, Samping, maupun Atas?

Nah kecuali itu tidak cuma kapasitas memindahkan Taskbar dengan drag and drop, Windows 11 juga belum membawa balik fitur mengubah ukuran Taskbar dengan menarik bagiankecil ujungnya.

Di Windows 10, pelanggan bisa membuka lock Taskbar kemudian menarik batasnya untuk mengubah ukuran, namun sama seperti posisi, mekanisme tersebut tidak tersedia di Windows 11.

Keputusan Microsoft ini sih menurut aku mungkin masuk pikiran dari perspektif pandang rancangan mereka, namun bagi pelanggan yang sudah terbiasa dengan elastisitas Windows 10, fluktuasi tersebut statis terasa seperti kehilangan fitur sederhana.

Tapi setidaknya Microsoft sudah memberikan klarifikasi secara terbuka. Nah sepertiapa menurutmu? apakah Anda mau ada fitur sama seperti Windows 10 maupun saat ini sudah cukup? bagi aku sih ini cukup ya, karena benar kata Microsoft, jika sudah di ubah sekali, posisinya jarang diubah lagi.

Via : X


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads