Microsoft Tambahkan Banyak Tool Baru di Edge, Bikin Web App Lambat Lebih Mudah Dianalisis

Windows Portal Indonesia oleh Waktu baca 4 menit 508x dilihat
Microsoft Tambahkan Banyak Tool Baru di Edge, Bikin Web App Lambat Lebih Mudah Dianalisis

Bagikan Postingan

Untuk Anda web developer yang menggunakan Microsoft Edge sebagai browser utama, ada berita baik nih karena Microsoft kembali menambahkan sejumlah kapasitas baru untuk Microsoft Edge, terutama untuk membantu developer menganalisis performa web app yang semakin kompleks.

Nah bukan cuma soal performance, Microsoft juga menyiapkan beragam tool baru untuk debugging, pengembangan web, hingga membikin website lebih siap berhubungan dengan AI agents.

Edge Kini Lebih Mudah Menganalisis Web App Lambat

Jadi kawan kawan, saat ini banyak website modern menggunakan arsitektur Single-Page Application (SPA). Namun masalahnya, ketika pelanggan bergeser halaman, browser tidak selalu berbuat navigasi seperti website tradisional.

Oleh karena itu Microsoft menambahkan Soft Navigation dan Interaction to Next Paint performance entries, dan dengan keterangan ini, developer bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi ketika sebuah website terasa lambat meskipun tidak ada navigasi halaman secara tradisional.

JavaScript Self-Profiling Jadi Lebih Detail

Selain itu, Microsoft juga menaikkan JavaScript Self-Profiling API, dimana sebelumnya API ini bisa membantu mengukur performa JavaScript pada alat pengguna, tetapi hasil profiling statis bisa memiliki bagiankecil yang sulit dijelaskan karena mekanisme terutama berbuat sampling terhadap aktivitas JavaScript.

Nah, Microsoft kini menambahkan JS Self-Profiling markers yang dapat memberitahu apa yang sedang dilakukan browser ketika sample diambil, seperti styling, layout, painting, hingga garbage collection.

Dengan begitu, developer bisa lebih gampang menemukan bagiankecil yang menyebabkan aplikasi terasa lambat. Fitur ini statis tersedia melalui Origin Trial untuk pengujian.

DevTools Bisa Edit dan Kirim Ulang Request

Dan yang paling menarik, mulai Edge 153, Microsoft juga membikin debugging network menjadi lebih praktis, karena Developer bisa berbuat klik kanan pada network request kemudian memilih untuk resend request tersebut. Bahkan tersedia opsi untuk mengedit dan mengirim ulang request sebagai Fetch request.

Menariknya, request tersebut tidak langsung dikirim dan terlebihlagi developer bisa mengubah header maupun indikator terlebih dahulu melalui Console sebelum menjalankannya.

Kabarnya, Microsoft berencana menggunakan fitur ini sebagai alternatif Network Console yang sebelumnya statis berstatus experimental.

Edge Mulai Disiapkan untuk AI Agents

Selain performance dan debugging, Microsoft juga mulai menyiapkan Edge untuk era AI agents melalui teknologi disebut WebMCP, dimana teknologi ini memungkinkan developer menyediakan fungsi website sebagai structured tools yang bisa digunakan AI agent. Microsoft sudah menyediakan implementasinya di Edge untuk pengujian, komplit dengan sample dan extension untuk debugging.

Selain itu, Microsoft turut memperkenalkan OpaqueRange API yang membantu developer menempatkan elemen seperti spell-check, suggestion, maupun popup tepat di posisi teks yang sedang diketik.

Secara umum, semua peningkatan ini memang bukan untuk semua pengguna, namun untuk sebagian developer, jelas pembaruan kali ini bukan sekadar membikin Edge lebih cepat, tetapi juga memberikan developer lebih banyak tools untuk menganalisis performance, debugging, dan mempersiapkan website agar bisa berhubungan dengan AI agents.

Posisinya akan statis mengikuti fluktuasi teks ketika pelanggan menambahkan maupun menghapus kata, sehingga elemen tersebut tidak gampang bergeser ke posisi yang salah.

Secara umum, semua peningkatan ini memang bukan untuk semua pengguna, namun untuk sebagian developer, jelas pembaruan kali ini bukan sekadar membikin Edge lebih cepat, tetapi juga memberikan developer lebih banyak tools untuk menganalisis performance, debugging, dan mempersiapkan website agar bisa berhubungan dengan AI agents.

Nah sepertiapa menurutmu mengenai fluktuasi ini? dan jika Anda seorang developer, apakah kira kira semua peningkatan ini akan Anda gunakan guys? komen dibawah.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads