Cindy Novita | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 06:00 WIB
Jangan salah pilih, ini perbedaan susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk/Foto: Magnific.com
Sebagian orang mempunyai minuman favorit untuk mengawali hari, salah satunya susu, Beauties. Selain praktis untuk dikonsumsi, susu juga mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa susu yang beredar di pasaran terdiri dari beberapa jenis, seperti susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk?
Meski sama-sama berbahan dasar susu, ketiganya mempunyai perbedaan, mulai dari proses pengolahan, daya simpan, hingga langkah penyimpanannya. Agar tidak salah pilih, yuk, kenali lebih jauh perbedaan susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk. Simak selengkapnya!
Susu UHT

Susu UHT/Foto: Magnific.com
Susu UHT (Ultra High Temperature) diproses dengan pemanasan pada suhu sangat tinggi. Proses ini bermaksud membunuh mikroorganisme sehingga susu dapat memperkuat lebih lama, Beauties. Dalam bungkusan yang tertutup rapat dan telah disterilkan, susu UHT bisa tahan hingga 6 bulan alias lebih tanpa perlu disimpan di kulkas, tergantung pada produk dan petunjuk penyimpanan pada kemasan.
Namun, setelah bungkusan dibuka, susu UHT kudu segera disimpan di dalam lemari es dan sebaiknya dikonsumsi sesuai rekomendasi pada kemasan. Karena itu, susu UHT menjadi pilihan praktis bagi Anda yang mau menyimpan susu dalam waktu lebih lama tanpa kudu langsung memasukannya ke dalam kulkas.
Susu Pasteurisasi

Susu Pasteurisasi/Foto: Magnific.com
Susu pasteurisasi diproses dengan memanaskan pada suhu dan waktu yang sudah ditetapkan untuk mengurangi mikroorganisme rawan yang mungkin terdapat dalam susu mentah. Berbeda dengan UHT, proses pasteurisasi menggunakan suhu yang lebih rendah sehingga tidak bermaksud untuk mensterilkan susu. Proses ini dilakukan untuk menjaga susu tetap kondusif dikonsumsi sekaligus mempertahankan rasa dan karakteristiknya.
Karena menggunakan suhu yang lebih rendah, susu pasteurisasi memiliki daya simpan yang lebih pendek dibandingkan susu UHT. Susu ini kudu selalu disimpan di dalam kulkas, termasuk sebelum kemasannya dibuka.
Fresh Milk

Fresh Milk/Foto: Magnific.com
Fresh milk alias susu segar berasal dari susu yang baru diperah dari sapi, Beauties. Berbeda dengan susu UHT yang diproses dengan suhu sangat tinggi, fresh milk umumnya mengalami proses pasteurisasi untuk mengurangi mikroorganisme rawan sekaligus menjaga rasa dan karakter alaminya.
Fresh milk mempunyai daya simpan yang lebih pendek dan kudu selalu disimpan di dalam kulkas. Itulah sebabnya, susu jenis ini biasanya dijual dalam kondisi dingin dan perlu segera dikonsumsi setelah bungkusan dibuka. Saat menemukan label fresh milk di supermarket, Anda juga perlu memperhatikan info pada kemasan. Istilah fresh milk dan pasteurized milk dapat digunakan secara berbarengan lantaran susu segar yang dijual secara komersial umumnya telah melalui proses pasteurisasi.
Nah, itu dia perbedaan dari susu UHT, pasteurisasi, dan fresh milk, Beauties. Jadi, pastikan Anda memilih jenis susu yang sesuai dengan kebutuhan dan langkah penyimpanan yang tepat.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.