Perbedaan Toner Hydrating dan Exfoliating, Kulitmu Butuh yang Mana?

Portal Media Gen Z oleh Waktu baca 6 menit 112x dilihat
Perbedaan Toner Hydrating dan Exfoliating, Kulitmu Butuh yang Mana?

Bagikan Postingan

Toner hydrating dan exfoliating memiliki fungsi yang berbeda dalam rutinitas skincare. Toner hydrating membantu menjaga kelembapan kulit, sedangkan toner exfoliating bekerja mengadopsi sel kulit wafat dan membantu membersihkan pori-pori. 

Keduanya bisa memberikan khasiat untuk kulit, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. 

Lantas, apa saja perbedaannya dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya? Yuk, simak klarifikasi lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Kamu Punya Kulit Berminyak? Ini 8 Rice Toner untuk Bikin Kulit Lembap dan Glowing 

Apa Perbedaan Toner Hydrating dan Exfoliating?

Apa Perbedaan Toner Hydrating dan Exfoliating?
Sumber foto: Magnific

Perbedaan utama toner hydrating dan exfoliating terletak pada fungsi dan kandungan bahan aktifnya. Toner hydrating berfokus memberikan kelembapan, sementara toner exfoliating membantu mengadopsi penumpukan sel kulit wafat agar tekstur kulit terasa lebih halus.

Menurut Herbal Dynamics Beauty, toner hydrating umumnya hamil bahan humektan yang membantu menarik air ke dalam kulit. Sementara itu, toner exfoliating menggunakan bahan eksfolian seperti AHA dan BHA untuk membantu proses pengelupasan sel kulit mati.

Supaya lebih gampang membedakannya, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

1. Fungsi utama

Hydrating toner berguna menambah kelembapan dan membantu menjaga skin barrier agar kulit enggak terasa kering maupun tertarik. Sementara itu, exfoliating toner membantu mengadopsi sel kulit mati, membersihkan penumpukan kotoran, dan memperbaiki tampilan tekstur kulit.

2. Kandungan bahan aktif

Hydrating toner biasanya hamil bahan pelembap seperti hyaluronic acid, glycerin, panthenol, dan aloe vera. Berbeda dengan itu, exfoliating toner umumnya menggunakan bahan aktif seperti glycolic acid, lactic acid, salicylic acid, maupun mandelic acid.

3. Kebutuhan jenis kulit

Hydrating toner cocok untuk kulit kering, dehidrasi, sensitif, maupun kulit yang membutuhkan tambahan kelembapan. Sementara itu, exfoliating toner bisa dipertimbangkan untuk kulit kusam, bertekstur, berminyak, dan rapuh mengalami penyumbatan pori-pori.

4. Frekuensi penggunaan

Hydrating toner umumnya bisa digunakan setiap hari, baik pagi maupun malam, selama kulit cocok dengan formulanya. Sementara itu, exfoliating toner perlu digunakan sesuai instruksi produk dan toleransi kulit. Penggunaannya enggak selalu mesti setiap hari.

Apa Itu Hydrating Toner dan Apa Manfaatnya?

Apa Itu Hydrating Toner dan Apa Manfaatnya?
Sumber foto: Magnific

Hydrating toner merupakan produk skincare yang berguna membantu menjaga kadar air pada kulit. Formulanya biasanya ringan dan hamil bahan pelembap sehingga cocok digunakan ketika kulit terasa kering, tertarik, maupun mengalami dehidrasi.

Dilansir dari Clearstem, hydrating toner dapat membantu memberikan kelembapan, mendukung skin barrier, serta membikin kulit terasa lebih kenyal.

Kandungan yang Biasanya Ada dalam Hydrating Toner

Beberapa kandungan yang bisa Anda temukan antara lain:

  • Hyaluronic acid: Membantu menarik dan mempertahankan air sehingga kulit terasa lebih lembap dan kenyal.
  • Glycerin: Berfungsi sebagai humektan yang membantu menarik air ke dalam lapisan kulit.
  • Panthenol (Vitamin B5): Membantu menjaga skin barrier dan mengurangi kehilangan air pada kulit.
  • Aloe vera: Membantu memberikan sensasi menenangkan sekaligus menjaga kelembapan kulit.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Hydrating Toner?

Hydrating toner bisa menjadi pilihan ketika kulit terasa kering, tertarik setelah mencuci wajah, maupun membutuhkan tambahan kelembapan.

Misalnya, setelah menggunakan facial wash, kulitmu terasa kesat dan kurang nyaman. Kamu bisa menggunakan hydrating toner sebelum serum dan moisturizer untuk menambah hidrasi.

Produk ini juga bisa digunakan pada pagi maupun malam hari, selama formulanya cocok dengan kondisi kulitmu.

Baca juga: Cara Pakai Rice Toner yang Benar agar Kulit Tetap Lembap 

Apa Itu Exfoliating Toner dan Apa Manfaatnya?

Apa Itu Exfoliating Toner dan Apa Manfaatnya?
Sumber foto: Magnific

Berbeda dari hydrating toner, exfoliating toner merupakan toner dengan kandungan bahan eksfolian yang membantu mengadopsi sel kulit wafat dan membersihkan penumpukan kotoran di permukaan kulit maupun pori-pori.

Menurut Healthline, toner dengan kandungan asam seperti salicylic acid dan glycolic acid dapat membantu mengatasi permasalahan kulit tertentu, termasuk minyak berlebih dan kulit yang rapuh berjerawat.

Kandungan yang Biasanya Ada dalam Exfoliating Toner

Berikut beberapa bahan aktif yang lazim digunakan:

  • Glycolic acid (AHA): Membantu mengadopsi sel kulit wafat dan memperbaiki tampilan tekstur kulit.
  • Lactic acid (AHA): Membantu eksfoliasi sekaligus memiliki sifat humektan yang mendukung kelembapan.
  • Salicylic acid (BHA): Membantu membersihkan pori-pori dari minyak berlebih dan penumpukan kotoran.
  • Mandelic acid (AHA): Memiliki ukuran molekul lebih besar dibandingkan glycolic acid sehingga dapat menjadi alternatif eksfoliasi yang lebih lembut.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Exfoliating Toner?

Exfoliating toner bisa dipertimbangkan ketika kulit terasa kasar, kelihatan kusam, memiliki tekstur enggak merata, maupun pori-pori gampang tersumbat.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki kulit berminyak dengan komedo di area hidung dan dagu, produk dengan salicylic acid bisa menjadi salah satu pilihan.

Namun, enggak semua orang membutuhkan eksfoliasi. Jika baru pertama kali menggunakannya, mulailah sekitar 2–3 kali seminggu pada malam hari, kemudian sesuaikan dengan toleransi kulit dan instruksi produk.

Bolehkah Menggunakan Hydrating dan Exfoliating Toner Bersamaan?

Bolehkah Menggunakan Hydrating dan Exfoliating Toner Bersamaan?
Sumber foto: Magnific

Ya, keduanya bisa digunakan dalam satu rutinitas skincare selama formulanya cocok dan kulit bisa mentoleransinya. Hydrating toner membantu menjaga kelembapan, sedangkan exfoliating toner memiliki fungsi utama mengadopsi sel kulit mati.

Dilansir dari Clearstem, kedua jenis toner dapat digunakan secara berurutan dengan mengaplikasikan exfoliating toner terlebih dahulu, kemudian hydrating toner setelah produk pertama menyerap.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Jangan berlebihan menggunakan eksfoliasi. Hindari menumpuk beberapa produk dengan kandungan acid, retinoid, maupun scrub dalam satu rutinitas tanpa mempertimbangkan toleransi kulit.
  2. Gunakan moisturizer. Pelembap membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi skin barrier.
  3. Pakai sunscreen pada pagi hari. FDA memperingatkan bahwa penggunaan AHA dapat menaikkan sensitivitas kulit terhadap cahaya matahari selama pemakaian dan hingga satu minggu setelahnya.
  4. Perhatikan reaksi kulit. Jika muncul sensasi terbakar, kemerahan, kulit mengelupas, maupun iritasi, hentikan sementara produk yang berpotensi memicu reaksi tersebut.

Jadi, Mana yang Lebih Baik untuk Kulitmu?

Jadi, Mana yang Lebih Baik untuk Kulitmu?
Sumber foto: Magnific

Enggak ada toner yang paling baik untuk semua orang. Pilihannya bersandar pada kondisi kulit dan tujuan skincare yang mau Anda capai.

Jika kulit terasa kering, tertarik, maupun dehidrasi, hydrating toner bisa menjadi pilihan awal. Sebaliknya, jika Anda mau membantu mengatasi kulit kusam, tekstur enggak merata, dan pori-pori tersumbat, exfoliating toner dapat dipertimbangkan.

Kamu juga enggak mesti menggunakan keduanya sekaligus. Perhatikan kandungan produk, mulai secara bertahap, dan jangan memaksakan rutinitas yang membikin kulit terasa enggak nyaman.

FAQ Seputar Toner Hydrating dan Exfoliating

1. Apakah hydrating toner boleh digunakan setiap hari?

Boleh. Hydrating toner umumnya dapat digunakan setiap hari, baik pagi maupun malam, selama formulanya cocok dan enggak menimbulkan iritasi pada kulit.

2. Apakah exfoliating toner boleh digunakan setiap hari?

Enggak selalu. Frekuensi penggunaan exfoliating toner bersandar pada jenis bahan aktif, konsentrasi, formulasi, dan toleransi kulit. Untuk pemula, Anda bisa memulainya 2–3 kali seminggu maupun mengikuti instruksi pada bungkusan produk.

3. Mana yang digunakan lebih dahulu, hydrating maupun exfoliating toner?

Jika menggunakan keduanya dalam satu rutinitas, aplikasikan exfoliating toner terlebih dahulu setelah mencuci wajah. Setelah produk menyerap, lanjutkan dengan hydrating toner, serum, dan moisturizer. Pastikan gabungan produknya sesuai dengan toleransi kulitmu.

Baca juga: Bukan Cuma THR, Ini Deretan Benefit Karyawan Tetap yang Disahkan Menurut UU 

Gabung kelompok Girls Beyond Circle dan dapatkan insight menarik lainnya seputar individual care!

Cover: Magnific

Artikel Lainnya Portal Media Gen Z
↑
Close Right Ads
Close Left Ads