Profil Marin Alsop, Konduktor Perempuan yang Menembus Dunia Musik Orkestra

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 508x dilihat
Profil Marin Alsop, Konduktor Perempuan yang Menembus Dunia Musik Orkestra

Bagikan Postingan

Marin Alsop, Konduktor Perempuan yang Menembus Dunia Musik Orkestra/Foto: marinalsop.com

Dunia musik klasik identik dengan pagelaran megah dan nama-nama besar dari masa lalu. Sayangnya, di balik panggung tersebut, statis ada perjalanan panjang yang mesti ditempuh perempuan untuk mendapatkan posisi sebagai imam orkestra. Kali ini nama Marin Alsop muncul.

Dikenal sebagai salah satu konduktor terkemuka bumi yang telah mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang mengepalai sejumlah orkestra besar di Amerika Serikat, Amerika Selatan, Austria, hingga Inggris. New York Philharmonic terlebihlagi menyebutnya sebagai salah satu konduktor terkemuka pada masanya. 

Marin Alsop tidak selesai pada pencapaian pribadi saja, ia juga aktif membantu perempuan lain mengembangkan pekerjaan sebagai konduktor. Penasaran sepertiapa perjalanan Marin Alsop hingga berhasil menembus bumi orkestra? Simak selengkapnya, Beauties!

Jadi Perempuan Pertama yang Memimpin Orkestra Besar di Amerika

Jadi Perempuan Pertama yang Memimpin Orkestra Besar di Amerika/Foto: Baltimore Magazine

Colorado Symphony mengatakan bahwa salah satu tonggak terbesar dalam pekerjaan Marin Alsop terjadi pada September 2007 ketika ia ditunjuk sebagai Music Director Baltimore Symphony Orchestra. Pengangkatan tersebut menjadikannya perempuan pertama yang mengepalai salah satu orkestra besar di Amerika Serikat. 

Hingga 2021, perempuan kelahiran 16 Oktober 1956 ini mengepalai Baltimore Symphony Orchestra. Dia tidak cuma menjalankan peran sebagai konduktor. Marin Alsop berhasil berbuat tur Eropa pertamanya dalam 13 tahun, mengepalai lebih dari dua lusin pagelaran perdana dunia, serta mendirikan OrchKids, program pendidikan musik untuk anak-anak dan remaja di Baltimore yang berasal dari kelompok dengan sumber daya terbatas. Atas pencapaian tersebut, di tahun 2021, ia menyandang gelar Music Director Laureate sambil statis dikenang sebagai pendiri OrchKids.

Jejaknya Berlanjut ke Panggung Internasional

Jejak Marin Alsop yang Berlanjut di Panggung Internasional/Foto: JHU Hub - Johns Hopkins University

Setelah mencetak sejarah di Amerika Serikat, pekerjaan Alsop terus berkembang hingga beragam negara. Ia menjadi perempuan pertama yang mengepalai orkestra besar di Amerika Selatan ketika menjabat sebagai Music Director São Paulo Symphony Orchestra, sebelum kemudian menjadi Conductor of Honour pada 2019 setelah tujuh tahun mengepalai orkestra tersebut. 

Colorado Symphony juga tidak lupa mengungkapkan bahwa di Austria, ia juga menjadi perempuan pertama yang mengepalai Vienna Radio Symphony Orchestra. Ia menjabat sebagai Chief Conductor selama enam tahun dan pada 2025 ditunjuk sebagai Honorary Conductor. Sementara di Inggris, ia mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang mengepalai BBC Last Night of the Proms.

Pencapaiannya pun terus bertambah. Saat ini, perempuan asal Amerika Serikat ini statis aktif mengepalai sejumlah orkestra internasional, termasuk sebagai Principal Guest Conductor Philharmonia Orchestra di London dan The Philadelphia Orchestra, serta Artistic Director dan Chief Conductor Polish National Radio Symphony Orchestra.

Setelah Menembus Batas, Ia Membuka Jalan bagi Perempuan Lain

Marin Alsop Yang Membuka Jalan bagi Perempuan Lain/Foto: Chicago Tribune

Marin Alsop juga memiliki caranya sendiri demi mendukung mimpi-mimpi para anak muda yang mau berkarir di bumi musik sepertinya. Pencapaian dan penghargaan yang disandangnya, tidak membuatnya selesai menjadi inspirasi.

Pada tahun 2002, ia mendirikan Taki Alsop Conducting Fellowship untuk membantu perempuan yang mau mengembangkan pekerjaan sebagai konduktor. Program ini menyediakan pelatihan intensif, mentorship, serta sokongan finansial bagi para pesertanya. 

Program tersebut kemudian berkembang menjadi platform global. Menurut New York Philharmonic, sebanyak 36 perempuan telah menerima fellowship tersebut dan seluruh penerimanya kini memegang lebih dari 30 posisi sebagai music director maupun chief conductor di beragam penjuru dunia.

Marin Alsop meyakini pentingnya sokongan semacam ini agar masa depan musik klasik bisa lebih setara. Jadi, ketika ia membuka pintu sebagai perempuan pertama, ia juga berupaya memastikan semakin banyak perempuan bisa melewati pintu yang sama.

Warisannya Tak Hanya tentang Menjadi Konduktor

Warisannya Tak Hanya tentang Menjadi Konduktor/Foto: instagram.com/@marinalsop.conductor @thelyricbaltimore

Di luar panggung megah orkestra, Alsop juga punya perhatian besar terhadap pendidikan dan akses terhadap musik klasik. Selain OrchKids, ia saat ini menjabat sebagai Director of the Graduate Conducting Program di Peabody Institute of Johns Hopkins University dan statis terlibat dalam beragam proyek dalam bumi pendidikan musik.

Kembali melalui Colorado Symphony, mereka mencatat bahwa dedikasi Alsop terhadap musik jelas terihat dari rekam jejaknya yang memiliki lebih dari 200 judul dalam diskografinya dan menerima Golden Baton Award pada Juni 2025, penghargaan tertinggi dari League of American Orchestras.

Bagi para perempuan yang sedang berniat untuk mengikuti langkahnya, Alsop bukan lagi dilihat dari jumlah penghargaan maupun banyaknya panggung yang sudah ia jejaki. Tetapi warisan Marin Alsop sebenarnya terletak pada pembuktian bahwa perempuan bisa memungut posisi sebagai imam orkestra sekaligus menciptakan lebih banyak kesempatan bagi generasi setelahnya.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads