Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI dan Penang, Diduga Ada Black Campaign

Aug 12, 2026 01:10 PM - 1 jam yang lalu 3

Jakarta -

Selebgram Fahira Almira menjadi sorotan usai mengunggah konten soal pengalaman berobat ke Penang, Malaysia. Kontennya menuai pro kontra usai membandingkan penanganan master di Tanah Air dan negara tetangga.

Di media sosial muncul dugaan adanya endorsement dari rumah sakit di Penang ke sejumlah pengguna media sosial di Indonesia. Salah satunya konten yang dibuat selebgram tersebut, yang diduga netizen mengarah pada kampanye negatif alias black campaign terhadap rumah sakit dan tenaga medis di Indonesia.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin merespons viralnya konten tersebut. Saat ditanya mengenai konten tersebut, Budi mengaku belum memandang langsung unggahan yang tengah ramai diperbincangkan. Ia mengatakan bakal mengecek info tersebut terlebih dahulu.


"Saya belum lihat, tapi kelak saya bakal catat, kelak saya cari," kata Budi saat ditemui wartawan, Senin (11/8/2026).

Fahira menyebut dirinya sempat dinyatakan mengalami usus buntu setelah memeriksakan diri di tiga rumah sakit di Indonesia. Namun, ketika menjalani pemeriksaan lanjutan di Penang, Malaysia, dia mengaku mendapat hasil berbeda dan dinyatakan tidak mengalami usus buntu.

Konten Fahira pun semakin ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan bahwa unggahan tersebut berangkaian dengan promosi salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia. Dugaan itu muncul lantaran nama rumah sakit turut dicantumkan dalam konten yang dibagikannya.

Sejumlah pengguna media sosial menduga, terdapat kerja sama komersial alias endorsement di kembali konten tersebut. Mereka mempertanyakan soal transparansi yang dinilai krusial agar publik dapat memahami konteks dari pengalaman yang disampaikan.

Terlebih, konten tersebut turut membandingkan jasa kesehatan di Malaysia dengan rumah sakit dan tenaga medis di Indonesia. Sejumlah warganet pun meminta Kementerian Kesehatan untuk mengecek dan menelusuri unggahan tersebut.

"Coba @kemenkes_ri @bgsadiki investigasi mengenai postingan seperti ini, apakah original alias memang hanya iklan dari RS di Malaysia. Kalau hanya iklan, harusnya dari Kementerian bisa memberikan protes dengan negative campaign seperti ini," tulis salah satu warganet.

"Dibayar berapa endorsenya? How much did you pay for this black campaign?" timpal warganet lainnya.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai ada alias tidaknya kerja sama komersial maupun endorsement antara Fahira Almira dan rumah sakit di Penang.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Selengkapnya