Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein Selain Telur

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 513x dilihat
Rekomendasi Sarapan Tinggi Protein Selain Telur

Telur memang sering menjadi jagoan ketika mau mendapatkan sarapan tinggi protein ya, Beauties. Namun, terlalu sering mengandalkan menu yang sama bisa membikin pilihan sarapan terasa monoton, padahal ada banyak makanan lain yang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein sejak pagi.

Sarapan dengan protein yang cukup juga dapat dipadukan dengan serat, vitamin, mineral, dan lemak sehat agar lebih seimbang. Melansir Health, yuk simak beberapa rekomendasi sarapan tinggi protein selain telur yang bisa menjadi pilihan untuk memulai hari dengan menu yang lebih variatif dan mengenyangkan! 

1. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani/ Foto: Magnific.com/stockking

Yogurt Yunani merupakan salah satu pilihan yang mudah dimasukkan ke dalam menu sarapan. Dibandingkan yogurt biasa, jenis yogurt ini umumnya mempunyai kandungan protein lebih tinggi sehingga cocok bagi Anda yang mau meningkatkan asupan protein tanpa kudu mengolah makanan terlalu lama. Sekitar tiga perempat cangkir yogurt Yunani dapat menyediakan sekitar 17 gram protein.

Selain protein, yogurt Yunani juga mengandung kalsium, vitamin B12, dan selenium. Pilih produk dengan keterangan “kultur hidup dan aktif” jika mau mendapatkan faedah probiotik untuk mendukung kesehatan saluran pencernaan. Agar lebih mengenyangkan, Anda bisa konsumsi berbareng buah segar dan biji-bijian. 

2. Oatmeal

Oatmeal/ Foto: Magnific.com/chandlervid85

Oat memang bukan makanan dengan kandungan protein setinggi telur, tetapi bukan berfaedah kudu dikeluarkan dari daftar sarapan tinggi protein. Kuncinya ada pada kombinasi bahan. Beauties bisa menambahkan yogurt Yunani, selai kacang, serbuk protein, alias peptida kolagen ke dalam oatmeal untuk meningkatkan kandungan proteinnya.

Keunggulan lain oatmeal terletak pada kandungan beta-glukan, ialah serat larut yang dapat membantu mendukung kesehatan jantung serta membantu mengatur kadar lipid dan gula darah. Oat juga menyediakan mineral seperti seng dan unsur besi. Untuk sarapan praktis, Anda bisa menyiapkannya sebagai overnight oats sejak malam alias membikin baked oats yang bisa disimpan untuk beberapa kali makan.

3. Tahu

Tahu/ Foto: Magnific.com/Atlas Company

Tahu bukan hanya cocok disantap sebagai lauk makan siang alias malam. Makanan berbahan kedelai ini juga bisa menjadi pilihan menu sarapan tinggi protein, terutama bagi vegetarian alias vegan yang memerlukan pengganti selain telur. Setengah cangkir tahu dapat mengandung nyaris 22 gram protein, tergantung jenis dan produknya.

Tahu juga menyediakan sejumlah nutrisi krusial seperti kalsium, selenium, seng, dan unsur besi. Teksturnya membikin tahu mudah diolah menjadi menu sarapan gurih. Kamu bisa membikin orak-arik tahu berbareng sayuran, kacang-kacangan, dan keju, alias mengiris dan mengolahnya sebagai topping roti panggang dengan alpukat. Dengan tambahan sayuran, menu ini tidak hanya mengandalkan protein, tetapi juga memberikan serat dan beragam mikronutrien.

4. Kacang-kacangan dan Lentil

Kacang-kacangan/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Kalau Beauties cari sumber protein nabati untuk sarapan, kacang-kacangan dan lentil layak dipertimbangkan. Makanan ini sangat cocok sebagai pengganti telur dalam hidangan seperti orak-arik maupun tumisan. Sejumlah jenis kacang dengan kandungan protein tinggi di antaranya kacang tanah, almond, mete, kenari hingga kacang hazel. 

Selain protein, kacang-kacangan dan lentil kaya bakal serat yang membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang dapat memperkuat lebih lama. Satu cangkir lentil menyediakan sekitar 17,9 gram protein dan 15,6 gram serat. Kandungan folat, magnesium, dan seng di dalamnya juga membikin kacang-kacangan dan lentil menjadi pilihan bernutrisi.  

5. Smoothie

Smoothie/ Foto: Magnific.com/fabrikasimf

Bagi yang tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan sarapan, smoothie bisa menjadi pilihan yang praktis. Namun, jangan hanya mengandalkan buah lantaran kandungan proteinnya biasanya tidak terlalu tinggi. Tambahkan bahan kaya protein seperti whey, protein kacang polong, alias yogurt Yunani, agar smoothie menjadi lebih seimbang.

Dengan kombinasi bahan yang tepat, smoothie apalagi dapat menyediakan sekitar 35 gram protein alias lebih per porsi. Kamu bisa mencampurkan buah kaku dengan susu pilihan, serbuk protein, dan selai kacang untuk mendapatkan rasa yang lebih creamy. Jika mau menambah kandungan serat dan lemak sehat, masukkan pula chia seed, flaxseed, alias jenis biji-bijian lainnya.

Jadi, itulah beberapa rekomendasi sarapan tinggi protein selain telur. Kamu sendiri biasanya suka sarapan pakai menu apa, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan