Review Buku Jadi Anak Peka dan Peduli

Aug 11, 2026 02:40 PM - 9 jam yang lalu 10

jadi anak peka dan peduli – Grameds, pernah nggak sih, lihat si mini kebingungan saat mau menghibur temannya yang lagi sedih? Atau justru terharu banget waktu dia tiba-tiba membagi mainannya tanpa diminta?

Rasa peka dan empati itu rupanya bukan talenta ajaib dari lahir, tapi keahlian yang bisa dilatih sejak dini! Lewat kitab Jadi Anak Peka dan Peduli, Jenny Alexander dan Dr. Alice Brown mengemas latihan empati jadi petulangan seru yang penuh gambar, warna, dan kegiatan kreatif.

Mau tahu gimana langkah menyenangkan untuk melatih hati si mini jadi lebih peka? Intip ulasan lengkapnya di bawah ini!

Sinopsis Buku Jadi Anak Peka dan Peduli

Siapa bilang belajar jadi anak baik itu membosankan?

Lewat lebih dari 30 kegiatan seru—mulai dari mewarnai, menggambar bebas, sampai memecahkan teka-teki misteri—buku ini membujuk anak-anak berpetualang menyelami bumi emosi. Mereka bakal diajak mengenali apa yang sedang dirasakan hatinya, memahami emosi orang-orang di sekitar, hingga menemukan “keajaiban” di kembali tindakan sederhana seperti berbagi dan menolong.

Bukan sekadar kitab cerita biasa, ini adalah arena bermain interaktif yang bakal mengasah kebaikan hati si mini tanpa terkesan menggurui. Siap memandang anak-anak tumbuh jadi sosok yang hangat, baik hati, dan disukai banyak orang?

Semua rahasia dan keseruannya ada di dalam kitab ini!

button cek gramedia com

Tentang Penulis Buku Jadi Anak Peka dan Peduli

Jadi Anak Peka dan Peduli ditulis oleh Jenny Alexander dengan support Dr. Alice Brown, seorang psikolog anak dan pendidikan profesional.

Jenny Alexander merupakan penulis asal Inggris yang menghasilkan beragam karya fiksi maupun nonfiksi untuk pembaca dari beragam usia. Dalam karya anak-anaknya, Jenny banyak mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti perundungan, kepercayaan diri, kebahagiaan, stres, style hidup ramah lingkungan, hingga langkah belajar yang efektif. Melalui tulisannya, Jenny berupaya membantu anak-anak memahami diri sendiri dan menghadapi beragam tantangan dengan langkah yang menyenangkan.

Selain menulis kitab nonfiksi anak, Jenny juga dikenal melalui karya fiksinya, seperti How to Get What You Want yang menjadi pilihan Blue Peter Book Club dan Car-Mad Jack yang mendapatkan penghargaan Red House Children’s Book Awards Highly Commended. Novel remajanya, Drift, yang mengangkat tema tentang kehilangan akibat bunuh diri saudara, juga direkomendasikan oleh organisasi konseling duka terbesar di Inggris, Cruse Bereavement Care.

Dalam penulisan Jadi Anak Peka dan Peduli, Jenny Alexander bekerja sama dengan Dr. Alice Brown untuk menghadirkan kitab yang membantu anak memahami emosi dan mengembangkan rasa empati.

Dr. Alice Brown merupakan psikolog anak dan pendidikan bersertifikat dengan pengalaman lebih dari 15 tahun dalam mendukung kesejahteraan sosial, emosional, dan mental anak-anak. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of Exeter, Inggris, dengan penelitian mengenai ketahanan diri dan cita-cita anak-anak dalam pengasuhan.

Melalui pengalaman Jenny Alexander dalam menulis kitab anak dan skill Dr. Alice Brown di bagian ilmu jiwa anak, Jadi Anak Peka dan Peduli datang sebagai kitab kegiatan yang membantu anak belajar mengenali emosi, memahami orang lain, serta membangun sikap peduli dalam kehidupan sehari-hari.

Belajar Menjadi Anak yang Lebih Peka dan Peduli

Grameds, menjadi anak yang baik hati dan peduli bisa dimulai dari hal-hal mini dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kitab Jadi Anak Peka dan Peduli, anak-anak diajak memahami bahwa setiap tindakan sederhana dapat memberikan akibat positif bagi orang lain.

Buku ini membantu anak mengenali pentingnya sikap empati, ialah keahlian untuk memahami emosi orang lain dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dengan beragam kegiatan menarik, anak tidak hanya belajar melalui teori, tetapi juga langsung mempraktikkan nilai-nilai kebaikan.

Beberapa perihal yang dipelajari dalam kitab ini, yaitu:

  • Memahami makna kebaikan hati

Anak diajak memahami bahwa bersikap baik tidak kudu selalu melalui tindakan besar. Hal sederhana seperti berbagi, membantu teman, alias memberikan perhatian juga merupakan corak kepedulian.

  • Belajar memperhatikan orang lain

Anak dilatih untuk lebih peka terhadap emosi dan kebutuhan orang di sekitarnya.

  • Membangun kebiasaan positif sejak dini

Melalui kegiatan yang menyenangkan, anak dapat membiasakan diri melakukan tindakan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Arti Empati dan Cara Memahami Perasaan Orang Lain

Salah satu konsentrasi utama dalam kitab Jadi Anak Peka dan Peduli adalah membantu anak mengembangkan empati. Empati menjadi keahlian krusial yang membikin anak bisa memahami emosi orang lain dan membangun hubungan yang lebih baik.

Buku ini membujuk anak untuk mengenali beragam emosi, baik yang dirasakan oleh diri sendiri maupun orang lain. Dengan memahami emosi, anak dapat belajar memberikan respons yang lebih tepat ketika menghadapi beragam situasi.

Melalui kitab ini, anak dapat belajar:

  • Menjadi pendengar yang baik

Anak diajarkan untuk mendengarkan orang lain dengan penuh perhatian dan memahami apa yang mau disampaikan.

  • Mengungkapkan emosi dengan langkah yang baik

Anak belajar bahwa setiap emosi mempunyai makna dan perlu disampaikan dengan langkah yang tepat.

  • Memahami perspektif pandang orang lain

Anak diajak memandang suatu keadaan dari perspektif orang lain agar lebih mudah memahami emosi mereka.

Aktivitas Kreatif untuk Melatih Sikap Peduli

Tidak hanya berisi penjelasan, Jadi Anak Peka dan Peduli juga dilengkapi dengan beragam kegiatan imajinatif yang membikin proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Melalui kegiatan menggambar, mewarnai, dan menyelesaikan tugas sederhana, anak dapat belajar menerapkan nilai kepedulian secara langsung.

Beberapa kegiatan yang terdapat dalam kitab ini, yaitu:

  • Membuat pesan kebaikan di batu kecil

Anak dapat mengekspresikan pesan positif melalui karya sederhana yang bisa memberikan semangat bagi orang lain.

  • Membuat kolase tentang kebaikan

Aktivitas ini membantu anak memahami beragam corak tindakan baik yang dapat dilakukan sehari-hari.

  • Melakukan kegiatan peduli lingkungan

Anak diajak melakukan perihal positif seperti membersihkan lingkungan sekitar sebagai corak kepedulian terhadap komunitas.

  • Belajar meminta maaf

Anak memahami pentingnya mengakui kesalahan dan memperbaiki hubungan dengan orang lain.

Aktivitas tersebut membikin anak nggak hanya memahami konsep kebaikan, tetapi juga belajar menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Belajar Berbagi dan Menemukan Kebahagiaan dari Membantu Orang Lain

Buku Jadi Anak Peka dan Peduli juga mengajarkan bahwa membantu orang lain dapat memberikan rasa bahagia. Anak-anak diajak memahami bahwa berbagi waktu, perhatian, maupun support mini dapat membikin orang lain merasa dihargai.

Melalui beragam latihan dalam kitab ini, anak belajar bahwa:

  • Memberikan support dapat membikin hubungan menjadi lebih dekat.
  • Berbagi dengan orang lain dapat menciptakan rasa bahagia.
  • Tindakan mini yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan akibat besar.

Dengan memahami perihal tersebut, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli dan mempunyai hubungan yang lebih positif dengan orang di sekitarnya.

Mendukung Perkembangan Sosial dan Emosional Anak

Jadi Anak Peka dan Peduli merupakan bagian dari seri Thoughts and Feelings yang dirancang untuk membantu anak memahami serta mengekspresikan emosi melalui kegiatan praktis.

Buku ini cocok digunakan sebagai media belajar bagi anak maupun pendamping seperti orang tua, guru, dan pengasuh untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional.

Manfaat yang bisa diperoleh anak melalui kitab ini antara lain:

  • Meningkatkan keahlian memahami emosi.
  • Mengembangkan rasa empati.
  • Melatih keahlian berkomunikasi.
  • Membentuk kebiasaan berpikir positif.
  • Membangun sikap peduli terhadap orang lain.

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan ilustrasi penuh warna, kitab ini membantu anak belajar menjadi pribadi yang lebih peka, baik hati, dan bisa memberikan akibat positif bagi lingkungan sekitar.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Jadi Anak Peka dan Peduli
Pros dan Cons

Pros & Cons

Pros

  • Aktivitas interaktif dan menyenangkan
  • Membantu anak memahami emosi dan empati
  • Dilengkapi ilustrasi menarik dan berwarna
  • Mengajarkan nilai kepedulian melalui praktik langsung
  • Mendukung perkembangan sosial dan emosional anak

Cons

  • Beberapa kegiatan memerlukan pendampingan orang dewasa
  • Materi lebih cocok untuk anak usia tertentu
  • Konsep kebaikan bisa terasa sederhana bagi anak yang lebih besar
  • Tidak semua kegiatan mudah dilakukan di semua lingkungan
  • Membutuhkan waktu untuk menyelesaikan seluruh aktivitas

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan buku.

Kelebihan Buku Jadi Anak Peka dan Peduli

  1. Aktivitas yang menarik dan mudah dipahami

Buku ini menggunakan beragam kegiatan seperti menggambar, mewarnai, membikin kolase, dan permainan sederhana sehingga anak dapat belajar dengan langkah yang menyenangkan.

  1. Membantu anak mengenali dan mengelola emosi

Melalui beragam latihan, anak diajak memahami emosi diri sendiri maupun orang lain sehingga dapat mengembangkan rasa empati.

  1. Mengajarkan nilai kebaikan sejak dini

Buku ini membantu anak memahami pentingnya berbagi, membantu sesama, meminta maaf, dan menunjukkan perhatian kepada orang lain.

  1. Cocok sebagai media belajar bersama

Buku ini dapat digunakan oleh anak berbareng orang tua, guru, alias pendamping untuk mendukung perkembangan sosial dan emosional.

Kekurangan Buku Jadi Anak Peka dan Peduli

  1. Beberapa kegiatan memerlukan support pendamping

Anak mungkin memerlukan pengarahan dari orang tua alias pembimbing untuk memahami petunjuk dan menyelesaikan beberapa kegiatan.

  1. Target pembaca cukup spesifik

Buku ini lebih cocok untuk anak usia 6 tahun ke atas sehingga kurang sesuai untuk anak yang tetap terlalu mini alias pembaca yang lebih dewasa.

  1. Tidak semua kegiatan dapat dilakukan di setiap kondisi

Beberapa kegiatan mungkin memerlukan perangkat alias lingkungan tertentu sehingga perlu penyesuaian sebelum dilakukan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Jadi Anak Peka dan Peduli: Aktivitas untuk Membantumu Jadi Anak yang Peka dan Peduli merupakan kitab kegiatan yang membantu anak belajar memahami emosi, mengembangkan empati, dan membangun kebiasaan baik sejak dini.

Melalui beragam kegiatan menarik, kitab ini mengajarkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mendengarkan orang lain, berbagi, meminta maaf, hingga memberikan perhatian mini yang berfaedah bagi sekitar.

Dengan ilustrasi menarik serta kegiatan yang mudah dipraktikkan, Jadi Anak Peka dan Peduli cocok digunakan oleh anak, orang tua, maupun pendidik sebagai pedoman untuk menumbuhkan sikap baik hati, peduli, dan penuh empati dalam kehidupan sehari-hari

Rekomendasi Buku Terkait

Laiqa: The Special Boy – Husain Suitaatmadja 

 The Special Boy

button cek gramedia com

Terlahir sebagai anak spesial, Aubin berupaya maksimal terhadap semua potensi yang dia punya. Berbisnis sedari muda, hingga dia menemukan passion-nya; berkarier sebagai pekerja sosial. Bagaimana Aubin meyakinkan lingkungan sekitarnya bahwa ketidaknormalannya justru membikin dia spesial?

Laiqa: Wedding Agreement – Mia Chuz 

 Wedding Agreement

button cek gramedia com

Tak lama setelah pernikahannya, Tari disodori lembaran kertas oleh Bian, suaminya. 

 “Apa ini?”  

“Kesepakatan pernikahan selama kita menikah.” 

“Aku tetap belum mengerti.” 

“Sejak awal saya memang berencana untuk berpisah setelah satu tahun menikah. Mungkin Anda belum tahu jika saya sudah bertukar cincin sebelumnya.” 

 Tari menatap suaminya dengan tidak percaya. Bagaimana mungkin dia menikahi laki-laki seperti itu? Suaminya berencana menikah dengan wanita lain setelah menceraikannya. Ia hanya punya waktu satu tahun untuk menjalani pernikahan ini. Apakah ada yang lebih jelek daripada itu?

Laiqa: Kresek Hitam – Honey Dee 

 Kresek Hitam

button cek gramedia com

Maera pikir, masuk pondok rehabilitasi merupakan balasan terbaik atas pelunasan dosa-dosa masa lalunya. Ternyata, balasan yang sesungguhnya didapat setelah dia keluar dari sana. Dia kehilangan kerabat dan teman, di-DO dari kampus, dan yang jauh lebih buruk, tak lagi dipercaya kedua orangtuanya. Ketika Maera berupaya menata ulang kehidupannya, orang-orang yang dia minta bisa menolong malah berbalik menghancurkannya. Apakah beban yang terlampau berat ini bisa dihadapi Maera di usianya yang baru sembilan belas? Haruskah hidupnya berhujung ibaratkan kresek hitam yang bakal disingkirkan oleh keluarganya?

Selengkapnya