Seberapa Sering Makan Telur agar Manfaatnya Maksimal?

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 504x dilihat
Seberapa Sering Makan Telur agar Manfaatnya Maksimal?
  1. Home
  2. Wellness
  3. Food

Florence Febriani Susanto | Beautynesia

Selasa, 01 Sep 2026 10:00 WIB

Seberapa Sering Makan Telur agar Manfaatnya Maksimal?

Manfaat Makan Telur/Foto: Magnific

Seberapa sering makan telur sebenarnya menjadi pertanyaan yang cukup menarik, terutama lantaran telur nyaris selalu datang dalam menu sehari-hari. Selain mudah diolah, makanan ini juga punya kandungan nutrisi yang membuatnya sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Dalam satu butir telur, terdapat protein, lemak, kolin, antioksidan, serta beragam masam amino yang dibutuhkan tubuh. Bahkan, telur juga mengandung leusin, ialah masam amino yang berkedudukan dalam proses pembentukan protein otot.

Tidak hanya itu, telur juga cukup mengenyangkan sehingga bisa membantu Anda mengatur asupan makanan pada waktu berikutnya. Kandungan nutrisinya turut membikin telur dikaitkan dengan beragam manfaat, mulai dari mendukung otot hingga menjaga kegunaan kognitif.

Namun, bukan berfaedah semakin banyak telur yang dikonsumsi bakal memberikan faedah semakin besar. Jumlah makan telur tetap perlu diperhatikan, terutama lantaran telur juga mengandung kolesterol, sehingga porsinya sebaiknya disesuaikan dengan pola makan secara keseluruhan.

Dilansir dari Verywell Health, ini penjelasan mengenai seberapa sering makan telur dan manfaatnya!

Seberapa Sering Makan Telur?

Batas Konsumsi Telur/Foto: Magnific

Secara umum, Anda dapat mengonsumsi hingga lebih dari satu butir telur per hari. Rekomendasi ini mempertimbangkan kandungan kolesterol dalam telur, sekaligus beragam nutrisi yang membuatnya tetap berbobot dalam pola makan harian.

Penelitian sebelumnya memang sempat mengaitkan konsumsi telur, terutama kuning telur, dengan peningkatan kadar kolesterol dan akibat penyakit jantung. Namun, penelitian yang lebih baru di Journal of the American College of Nutrition justru tidak menemukan hubungan signifikan antara konsumsi telur dan kematian akibat penyakit jantung.

Meski begitu, jumlah telur tetap perlu diperhatikan lantaran satu butir telur mengandung sekitar 186 miligram kolesterol. Penelitian berjudul Dietary Intakes of Eggs and Cholesterol in Relation to All‐Cause and Heart Disease Mortality: A Prospective Cohort Study menunjukkan bahwa hubungan antara kolesterol dari makanan dan penyakit jantung dapat berbeda berasas jumlah konsumsi hariannya.

Ketika asupan kolesterol tetap di bawah 250 miligram per hari, risikonya condong lebih rendah. Namun, hubungan tersebut dapat berubah ketika konsumsi kolesterol melampaui 250 miligram setiap harinya.

Karena itu, bukan hanya jumlah makan telur yang perlu Anda perhatikan. Makanan lain yang dikonsumsi sepanjang hari juga berpengaruh, terutama jika Anda sering memilih makanan dengan kandungan kolesterol tinggi.

Manfaat Telur untuk Kesehatan

Manfaat Telur untuk Kesehatan/Foto: Magnific

Telur bukan sekadar lauk sederhana yang mudah ditemukan di dapur. Kandungan protein, antioksidan, kolin, masam amino, dan beragam nutrisi lainnya membikin telur cukup menarik untuk melengkapi pola makan.

Berikut beberapa faedah makan telur yang didukung oleh penelitian:

  • Membantu menurunkan akibat stroke: Salah satu meta-analisis yang dipublikasikan di Journal of the American College of Nutrition menemukan bahwa konsumsi hingga satu telur setiap hari berangkaian dengan penurunan akibat stroke sebesar 12%. Kandungan protein dan antioksidan dalam telur diduga berkedudukan dalam faedah tersebut.
  • Mendukung pembentukan protein otot: Satu telur matang mengandung sekitar 6,5 gram protein dan menjadi sumber leusin, ialah masam amino yang berkedudukan dalam sintesis protein otot. Satu telur menyediakan sekitar 500 miligram leusin untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
  • Mendukung daya ingat dan kesehatan kognitif:  Penelitian yang dipublikasikan di Human Nutrition Diet Journal menunjukkan konsumsi satu telur sehari berangkaian dengan akibat penurunan kognitif yang lebih rendah. Telur juga mengandung kolin, antioksidan, triptofan, serta masam lemak tertentu yang mendukung kegunaan otak.
  • Membantu membikin kenyang lebih lama: Konsumsi telur secara rutin dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga asupan daya pada waktu makan berikutnya berpotensi lebih rendah. Efek ini terutama terlihat ketika telur menggantikan makanan dengan kandungan karbohidrat lebih tinggi.

Telur bisa menjadi bagian dari pola makan yang seimbang selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Jadi, Anda tetap bisa menikmati telur tanpa kudu mengkhawatirkannya secara berlebihan, ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan