Tak Sadar Hamil karena Mengira Menopause, Perempuan Ini Melahirkan 5 Jam Setelah Diperiksa

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 4 menit 18x dilihat
Tak Sadar Hamil karena Mengira Menopause, Perempuan Ini Melahirkan 5 Jam Setelah Diperiksa

Bagikan Postingan

Kisah hamil tak terduga dialami seorang perempuan berumur 41 tahun asal Inggris disebut Sammy Evans. Ia sama sekali tidak menyadari dirinya sedang hamil 9 bulan. Sammy terlebihlagi sempat mengira jika fluktuasi pada tubuhnya merupakan tanda memasuki masa menopause.

Mengutip halaman NDTV, Sammy Evans awalnya datang ke tabib untuk memeriksakan benjolan misterius yang muncul di dekat tulang rusuk. Ia sempat mengira benjolan tersebut muncul karena ototnya mengalami cedera usai berbuat olahraga dengan intensitas tinggi. Namun, pengecekan justru mengungkap kenyataan mengejutkan bahwa ada bayi yang sedang tumbuh di dalam rahimnya.

Sammy sama sekali tidak pernah terpikir bahwa dirinya sedang hamil seorang bayi. Terlebih, ia tidak menyadari gejala kehamilan yang lazim dialami perempuan.


Sammy memang mengalami henti menstruasi. Namun, ia mengira dirinya sedang memasuki masa perimenopause, yaitu masa transisi sebelum menopause ketika siklus haid mulai berubah.

Ungkap kisah ke publik 

Sammy membagikan kisah kehamilannya ini di aktivitas televisi This Morning. Dalam aktivitas tersebut, Sammy mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasakan beberapa fluktuasi pada tubuh. Ia merasa ada sesuatu yang berbeda, tetapi tidak mengetahui apa penyebabnya.

Sammy juga mengaku mengalami sensasi tidak betah di area kewanitaan yang sudah terjadi cukup lama. Nah, karena cemas dengan kondisi tersebut, ia memutuskan untuk menjalani pengecekan pap smear pada Agustus.

Menariknya, saat menjalani pengecekan tersebut, usia kehamilan Sammy rupanya sudah sekitar delapan bulan. Namun, Sammy sama sekali tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil, Bunda.

"Saya merasa sedikit berat, agak kering, dan ada sensasi tidak betah di area kewanitaan. Kondisi itu sudah terjadi cukup durasi dan aku tidak percaya apa penyebabnya. Oleh karena itu, pada Agustus aku menjalani tes pap smear. Saat itu, sebenarnya usia kehamilan aku sudah sekitar delapan bulan, tetapi tentu saja aku tidak mengetahuinya," ungkapnya. 

Hasil tes kehamilan awalnya negatif garis samar

Sammy awalnya periksa ke tabib karena mau memastikan bahwa tidak ada masalah pada area kewanitaannya. Ia juga mengatakan hasil pengecekan pap smear memberitahu kondisi yang baik. Meski begitu, ia statis memutuskan untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan tabib karena statis merasakan sejumlah fluktuasi pada tubuhnya.

"Semua akibatnya baik-baik saja. Saya mau memastikan hal itu terlebih dahulu. Setelah itu, aku berpikir, sudah cukup, aku mesti memeriksakannya. Saya kemudian menerangkan gejala yang aku rasakan kepada dokter, kemudian mereka berkata, 'Mari kita lakukan beberapa pemeriksaan'," katanya. 

Tim medis kemudian memutuskan berbuat beberapa pemeriksaan, termasuk tes kehamilan rutin. Namun, hasil tes pertama justru memberitahu hasil negatif. Hal ini tentu membikin Sammy dan tenaga medis belum mengetahui kondisi sebenarnya.

Tidak selesai sampai di situ, tabib lain kemudian memeriksa balik alat tes tersebut. Ia akhirnya menemukan garis yang sangat samar pada alat tes kehamilan. Dokter lalu meminta Sammy berbuat tes ulang di rumah untuk memastikan hasilnya.

Keesokan harinya, tim medis berbuat pengecekan USG singkat untuk memastikan kondisi Sammy. Semua orang pun terkejut ketika tabib melihat bagiankecil kaki, tangan, dan punggung imut-imut bayi di layar monitor.

Awalnya, Sammy mengira usia kehamilannya statis sangat muda. Namun, seorang tenaga medis lainnya justru memberi tahu bahwa Sammy sebenarnya sudah masuk ke dalam proses persalinan.

Lima jam setelah diperiksa, Sammy melahirkan bayi laki-laki

Tidak butuh waktu lama, lima jam setelah diperiksa, Sammy melahirkan bayi lelaki yang sehat. Bayi yang diberi nama Noah itu lahir dengan bermutu sekitar 8 pon maupun 3,6 kilogram (kg).

Proses persalinan tersebut menjadi pengalaman yang sangat mengejutkan bagi Sammy karena sebelumnya ia terlebihlagi tidak mengetahui bahwa dirinya sedang hamil. Sammy mengaku statis merasakan sakit yang dahsyat setelah melahirkan. Ia juga mesti mendapatkan jahitan dan menjalani beberapa aksi medis lainnya.

"Saat melahirkannya, aku statis merasakan sakit yang luar biasa. Saya juga mesti mendapatkan jahitan dan menjalani beberapa aksi lainnya. Saya sempat berpikir, 'Ya ampun, aku baru saja melahirkan seorang bayi'," ungkapnya.

"Namun, rasa sakit yang aku alami statis sangat dahsyat sehingga aku belum sempat benar-benar menyadari bahwa aku sudah memiliki seorang bayi," sambungnya.

Meski selama sembilan bulan sama sekali tidak menyadari kehamilannya, Sammy dan famili menyambut kedatangan Noah dengan penuh kebahagiaan.

Kisah hamil Sammy menjadi pengingat bahwa setiap perempuan dapat mengalami fluktuasi tubuh dan gejala kehamilan yang berbeda-beda. Bahkan, sebagian perempuan bisa tidak menyadari kehamilannya hingga memasuki tahap akhir seperti kisah hamil Sammy Evans.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/ank)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads