Tatakan Kompor Berkerak Dan Berminyak? Cukup 2 Bahan Dapur Ini, Tidak Perlu Pakai Cuka

Apr 11, 2026 09:00 AM - 3 hari yang lalu 4679
Tatakan kompor berkerak dan berminyak? Cukup 2 bahan dapur ini, tidak perlu pakai cuka

cara membersihkan tatakan kompor berkerak | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Tatakan kompor adalah salah satu bagian dapur yang paling sering diabaikan saat beres-beres, padahal justru di sanalah minyak percikan dan sisa masakan paling banyak menumpuk. Lama-kelamaan, kotoran yang tidak segera dibersihkan bakal mengeras menjadi kerak membandel yang makin susah diangkat — dan jika sudah begitu, membersihkannya butuh tenaga dan bahan ekstra.

Banyak yang mengandalkan cuka sebagai solusi utama untuk kerak membandel di tatakan kompor. Tapi rupanya ada pengganti yang tidak kalah efektif dan bahannya sudah pasti ada di dapur — hanya sabun cuci piring dan baking powder. Trik ini dibagikan oleh pengguna TikTok @yuniarscatering_ dan hasilnya tatakan kompor bisa kembali bersih tanpa sisa kerak yang menempel.

Mengapa Dua Bahan Ini Efektif untuk Kerak Membandel?

Sebelum praktik, krusial untuk tahu langkah kerja keduanya. Sabun cuci piring mengandung surfaktan yang tugasnya memecah dan mengemulsi lemak — itulah kenapa dia efektif mengangkat minyak dari permukaan. Sementara baking powder mempunyai sifat abrasif ringan yang membantu mengikis kotoran yang sudah mengeras tanpa merusak permukaan tatakan.

Ketika keduanya digabungkan, hasilnya adalah pembersih yang tidak hanya melarutkan lemak tapi juga secara bentuk mengangkat kerak dari permukaan. Kombinasi tindakan kimia dan mekanis inilah yang membikin metode ini bekerja apalagi tanpa support cuka.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

- Baking powder secukupnya
- Sabun cuci piring secukupnya
- Sabut kawat
- Sikat gigi jejak (untuk bagian yang susah dijangkau)
- Baskom alias wadah cukup besar
- Air mengalir untuk membilas

Langkah-Langkah Membersihkan Tatakan Kompor

1. Lepaskan tatakan dari bodi kompor

Jangan membersihkan tatakan dalam kondisi terpasang. Lepaskan seluruhnya dan letakkan di dalam baskom alias wadah yang cukup besar agar proses pembersihan lebih leluasa dan tidak mengotori area sekitar kompor.

2. Taburkan baking powder secara merata

Tatakan kompor berkerak dan berminyak? Cukup 2 bahan dapur ini, tidak perlu pakai cuka

foto: TikTok/@yuniarscatering_

Taburkan baking powder ke seluruh permukaan tatakan — termasuk bagian bawah dan sudut-sudutnya. Pastikan baking powder menutupi area yang berkerak maupun yang berminyak.

3. Tuangkan sabun cuci piring di atasnya

Tuang sabun cuci piring secukupnya di atas lapisan baking powder tadi. Tidak perlu diaduk — biarkan keduanya bergesekan langsung dengan permukaan tatakan.

4. Diamkan beberapa menit agar meresap

Ini langkah yang sering dilewatkan tapi justru krusial. Biarkan campuran baking powder dan sabun bekerja selama beberapa menit agar bisa meresap ke dalam lapisan kerak dan melonggarkan kotoran yang sudah mengeras. Semakin tebal keraknya, semakin lama waktu yang dibutuhkan.

5. Gosok dengan sabut kawat secara merata

Tatakan kompor berkerak dan berminyak? Cukup 2 bahan dapur ini, tidak perlu pakai cuka

foto: TikTok/@yuniarscatering_

Gunakan sabut kawat untuk menggosok seluruh permukaan tatakan. Lakukan aktivitas memutar alias bolak-balik dengan tekanan yang cukup — tidak perlu terlalu keras lantaran baking powder sudah membantu mengikis dari dalam. Untuk bagian berlekuk alias perspektif yang sempit, gunakan sikat gigi jejak agar jangkauannya lebih presisi.

6. Bilas hingga bersih dengan air mengalir

Tatakan kompor berkerak dan berminyak? Cukup 2 bahan dapur ini, tidak perlu pakai cuka

foto: TikTok/@yuniarscatering_

Setelah seluruh kerak dan noda terangkat, bilas tatakan di bawah air mengalir hingga tidak ada sisa sabun maupun baking powder yang menempel.

7. Keringkan sebelum dipasang kembali

Jangan langsung memasang tatakan yang tetap basah ke bodi kompor. Lap hingga kering alias angin-anginkan sejenak terlebih dahulu. Tatakan yang tetap lembap bisa memicu karat, terutama pada tatakan berbahan besi.

Tips agar Hasil Lebih Maksimal

- Lakukan pembersihan rutin seminggu sekali sebelum kerak sempat mengeras — semakin sering dibersihkan, semakin mudah prosesnya.
- Untuk kerak yang sangat tebal, diamkan campuran baking powder dan sabun lebih lama — bisa hingga 15–20 menit.
- Jangan gunakan sabut kawat pada tatakan yang permukaannya lembut alias berlapis enamel lantaran bisa meninggalkan goresan.

FAQ

1. Apakah baking powder bisa diganti dengan baking soda?

Bisa, dan baking soda apalagi sedikit lebih kuat pengaruh abrasifnya dibanding baking powder. Namun baking powder juga efektif lantaran mengandung baking soda sebagai salah satu komponennya. Keduanya bisa dipakai — pilih mana yang tersedia di dapur.

2. Berapa lama campuran ini sebaiknya didiamkan sebelum digosok?

Untuk kerak ringan, 5 menit sudah cukup. Untuk kerak yang sudah mengeras dan menumpuk lama, diamkan 15–20 menit agar campuran punya waktu meresap dan melonggarkan kotoran dari dalam. Jangan didiamkan terlalu lama hingga mengering lantaran bakal lebih susah dibilas.

3. Apakah metode ini kondusif untuk tatakan kompor berbahan stainless steel?

Aman, selama menggunakan sabut kawat dengan tekanan yang wajar. Untuk tatakan stainless yang lebih lembut permukaannya, bisa beranjak ke spons scrubber biasa agar tidak meninggalkan goresan lembut yang bisa menumpulkan kilap stainless.

4. Seberapa sering tatakan kompor sebaiknya dibersihkan?

Idealnya dibersihkan minimal seminggu sekali untuk mencegah penumpukan. Kalau memasak setiap hari dengan banyak percikan minyak — misalnya menggoreng alias menumis — sebaiknya dilap sisa minyaknya setiap selesai memasak agar tidak sempat mengeras menjadi kerak.

5. Bagaimana langkah mencegah kerak kembali menumpuk setelah dibersihkan?

Kebiasaan mini sangat membantu: lap tatakan dengan kain lembap setiap selesai memasak selagi tetap hangat, lantaran minyak yang belum mengeras jauh lebih mudah dibersihkan. Hindari membiarkan cairan masakan tumpah dan mengering di atas tatakan tanpa segera dibersihkan.

(brl/tin)

Selengkapnya