Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Minggu, 30 Aug 2026 18:00 WIB
Tipe Kepribadian Orang yang Menyukai Intimate Wedding/Foto: Freepik.com/Freepik
Intimate wedding alias dikenal dengan istilah private wedding sering kali menjadi pilihan pernikahan yang membikin beberapa orang lebih nyaman merayakan hari senang berbareng pasangan. Tak perlu jumlah tamu yang terlalu banyak, apalagi mungkin hanya mengundang family terdekat alias pun sahabat yang sering berjumpa lantaran sangat berkawan satu sama lain.
Ada beberapa jenis kepribadian seseorang yang cenderung akan memilih intimate wedding dibandingkan pernikahan besar, Beauties. Dikutip dari penelitian ilmu jiwa kepribadian Costa dan Mc Crae, dan Carl Gustav Jung, inilah jenis kepribadian orang yang senang dengan konsep intimate wedding itu.
1. Si Kreatif
Orang dengan jenis imajinatif ini sangat open minded dan biasanya mempunyai pemikiran yang unik alias out of the box. Jadi, nggak heran jika konsep unik juga digunakan untuk momen pernikahannya.
Bayangkan ketika Anda mengundang sahabat dekat yang sangat memahami isi pikiran dan buahpikiran kreatifmu, pasti mereka bakal sangat mengerti kenapa Anda mendekorasi ruangan dengan tema tertentu, dresscode tamu undangan dengan konsep unik hingga pengemasan kegiatan yang unik, seperti permainan yang jarang ditemukan di pesta pernikahan yang lain.
Namun ketika Anda mengundang banyak tamu yang tidak terlalu berkawan dengan kamu, mungkin mereka pun bakal bingung dengan konsep pernikahanmu. Ujung-ujungnya rasa senang, kenangan penting, dan makna dari wedding itu terasa memudar dan kurang berkesan untukmu, lantaran tamu undangan tidak terlalu mengenal langkah berpikir Anda yang kreatif. Jadi, tak ada salahnya Beauties jika Anda dengan jenis kepribadian yang imajinatif lebih nyaman mengundang teman-teman terdekatmu saja.
2. Tipe Agreeableness

Tipe agreeableness senang dengan intimate wedding lantaran membikin satu sama lain dapat saling cerita dan mendengarkan. Mereka tidak mementingkan jumlah tamunya, tapi siapa yang diundang/Foto: Freepik.com/
Costa dan Mc Crae menyebut jenis A alias agreeableness ini sebagai orang yang senang berada dalam circle terdekat mereka. Tipe ini condong mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Dalam intimate wedding, mereka condong mementingkan siapa yang diundang daripada berapa jumlah tamu undangannya.
Mereka nyaman dan berkawan dengan beberapa kawan dekat saja, dan mau di momen senang itu dirasakan oleh satu sama lain dengan kedekatan personal. Masing-masing tamu undangan dalam golongan mini bisa berbagi cerita dan saling mendengarkan. Biasanya mereka punya empati yang tinggi dan tidak suka menghakimi.
Kamu pun dapat terlibat dalam obrolan berbareng sahabat dan kerabat terdekat, di sela-sela waktu makan lantaran tamu yang datang tidak terlalu banyak. Bayangkan seluruh tamu undangan sudah seperti bagian dari family sendiri.
Susana intimate wedding untuk jenis A tentu bukan hanya sekedar menyapa sebagai formalitas. Kedekatan dengan tamu undangan yang merupakan sahabat dekat, dapat membawa nostalgia kembali tentang awal pertemuan Anda dan pasangan, jadi tak heran jika kegiatan pernikahan Anda jadi sangat berkesan meski tamunya tidak banyak.
3. Si Praktis yang Efektif

Orang dengan karakter kepribadian yang efektif condong mengalokasikan budget untuk kebutuhan setelah menikah, daripada kudu mengundang banyak tamu dan memberikan souvenier untuk orang yang tidak berkawan dengan mereka/Foto: Freepik.com/Freepik
Orang dengan kepribadian jenis C alias conscientiousness menurut Costa dan Mc Crae condong berpikir praktis dan efisien. Mereka juga dikenal sebagai Si Praktis yang berpikir efektif. Ciri orang dengan jenis ini, biasanya sangat rapi dalam mengatur beragam hal, termasuk kebutuhan untuk pesta pernikahan. Maka, intimate wedding jadi salah satu perihal yang disenangi mereka.
Mereka pandai untuk berpikir efektif, lebih mengutamakan kehidupan setelah pernikahan yang dinilai jauh lebih penting. Orang dengan jenis ini terampil dalam mengatur alokasi budget secara efektif untuk mengundang teman-teman yang dinilai sangat berkedudukan selama Anda dan pasanganmu menjalin hubungan pacaran, hingga berhujung senang di pernikahan.
Otomatis orang dengan jenis kepribadian ini menyukai intimate wedding lantaran hanya perlu konsentrasi pada beberapa tamu saja, untuk menyiapkan makanan, souvenir dan apresiasi lainnya berpusat ke lingkaran kawan terdekat.
4. Introvert

Tipe introvert tidak terlalu senang berpesta dengan banyak orang, tapi mereka tetap nyaman untuk bercerita dan melangsungkan kegiatan apalagi mempercayakan kegiatan dan konsep wedding mereka dengan orang terdekat/Foto: Freepik.com/Freepik
Tipe Introversion atau lebih terkenal dengan istilah introvert dari kacamata Carl Gustav Jung tentu juga dapat menikmati sebuah pesta pernikahan. Namun, ciri unik dari jenis kepribadian ini condong lebih merasa nyaman ketika dikelilingi oleh orang-orang dan obrolan yang dekat dengan mereka.
Biasanya jenis ini condong membujuk sahabat dekatnya untuk terlibat sebagai bagian dari wedding organizer mereka, daripada menyewa jasa WO dari luar. Tipe ini juga tentu dengan sangat terbuka bakal membujuk teman-teman dekatnya terlibat dan ambil bagian di hari special Anda dengan pasangan.
Bahkan Anda juga melibatkan sahabatmu untuk mengatur konsep acara, pakaian pengantin, makanan, dan konsep unforgettable lainnya. Karena kedekatan dan kehangatan dengan kawan jauh lebih berfaedah daripada bayar budget berlebihan, tapi kurang berkesan dan membikin energimu terkuras. Tipe kepribadian ini sangat mengutamakan kehangatan dan kekeluargaan terhadap orang terdekat.
Oke, Beauties berikut tadi beberapa jenis kepribadian yang senang dengan intimate wedding!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.