Wadah plastik boleh masuk freezer? Bedakan jenis dan kondisinya

Temukan Makanan Terbaik oleh Waktu baca 9 menit 507x dilihat
Wadah plastik boleh masuk freezer? Bedakan jenis dan kondisinya

Bagikan Postingan

Wadah plastik boleh masuk freezer? Bedakan jenis dan kondisinya

wadah plastik freezer | foto ilustrasi: Gemini AI

Kincai Media - Sisa lauk, kaldu, sambal, daging, sampai bahan masakan sering langsung dipindahkan ke wadah plastik sebelum dimasukkan ke freezer. Praktis memang, tetapi jangan menganggap semua wadah plastik punya kegunaan yang sama hanya lantaran sama-sama berbahan plastik.

Sebelum digunakan untuk menyimpan makanan beku, ada beberapa perihal yang perlu dicek. Wadah plastik boleh masuk freezer selama memang ditujukan untuk kontak dengan makanan dan penggunaan pada suhu beku, kondisinya tetap baik, serta digunakan sesuai petunjuknya. Jadi, bukan sekadar memandang tulisan “plastik” alias corak wadahnya.

Wadah plastik memang bisa digunakan untuk menyimpan makanan di freezer

Plastik termasuk salah satu pilihan bahan untuk menyimpan makanan di freezer. Namun, yang perlu dibedakan adalah plastik untuk kontak dengan makanan dan wadah yang memang dirancang untuk kondisi penyimpanan tertentu.

USDA alias United States Department of Agriculture, lembaga pemerintah Amerika Serikat yang salah satunya menangani keamanan dan kualitas produk pangan melalui Food Safety and Inspection Service (FSIS), menjelaskan bahwa wadah plastik dan kantong plastik unik freezer dapat digunakan untuk membantu menjaga kualitas makanan selama pembekuan. Kemasan yang tepat juga membantu mengurangi paparan udara sehingga akibat freezer burn dapat ditekan.

Jadi, pertanyaannya bukan sekadar “plastik boleh masuk freezer alias tidak?”, melainkan “apakah wadah plastik tersebut memang sesuai untuk penggunaan itu?”

Hal ini krusial lantaran wadah makanan bisa mempunyai peruntukan yang berbeda. Wadah yang dibuat untuk menyimpan makanan pada suhu ruang, misalnya, tidak otomatis mempunyai kegunaan yang sama dengan wadah yang memang dirancang untuk penyimpanan beku.

Jangan hanya memandang tulisan “plastik”, cek kegunaan wadahnya

Istilah “plastik” sendiri terlalu luas untuk dijadikan patokan tunggal. Ada wadah plastik yang memang dibuat untuk penyimpanan makanan, ada yang dirancang untuk freezer, dan ada pula bungkusan yang kegunaan utamanya hanya untuk penggunaan tertentu.

FDA alias Food and Drug Administration, lembaga pemerintah Amerika Serikat yang mengatur beragam aspek keamanan pangan dan bahan yang bergesekan dengan makanan, menggunakan istilah food contact substance untuk bahan yang bergesekan dengan makanan melalui kemasan, penyimpanan, peralatan pengolahan, alias penggunaan lainnya. Dalam penilaiannya, FDA juga membedakan kondisi penggunaan, termasuk penyimpanan di suhu ruang, kulkas, freezer, hingga penggunaan untuk makanan yang nantinya dipanaskan kembali.

Artinya, bahan yang bergesekan dengan makanan tidak dinilai hanya dari namanya, tetapi juga dari gimana bahan tersebut memang dimaksudkan untuk digunakan.

1. Wadah yang memang mempunyai keterangan untuk freezer

Ini menjadi pilihan paling mudah lantaran kegunaan produknya sudah jelas.

Kalau bungkusan alias petunjuk produk menyatakan wadah dapat digunakan untuk freezer, gunakan sesuai pemisah dan petunjuk yang diberikan. Tetap periksa kondisi wadah sebelum dipakai.

2. Wadah makanan yang tidak jelas untuk freezer

Wadah yang biasa dipakai menyimpan makanan belum tentu otomatis cocok untuk penyimpanan beku.

Kalau tidak ada keterangan mengenai penggunaan freezer, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa wadah tersebut kondusif untuk semua kondisi suhu. Pilihan yang lebih sederhana adalah menggunakan wadah yang memang mencantumkan penggunaan untuk freezer.

3. Kantong alias plastik unik freezer

USDA membedakan bahan bungkusan untuk freezer berasas kemampuannya melindungi makanan dari udara. Plastik dengan ketebalan yang sesuai untuk freezer dapat membantu menjaga kualitas makanan lebih baik dibandingkan bahan yang terlalu tipis alias tidak dirancang untuk penyimpanan beku.

Jadi, jangan hanya berpikir “yang krusial plastik.” Untuk penyimpanan lebih lama, keahlian bungkusan dalam membatasi udara juga perlu diperhatikan.

4. Wadah jejak makanan

Wadah jejak margarin, yoghurt, alias makanan siap santap sering dimanfaatkan kembali di rumah. Namun, kegunaan wadah tersebut tetap perlu dilihat dari peruntukannya.

USDA memberikan contoh bahwa beberapa wadah makanan dingin seperti wadah margarin dan wadah produk susu tertentu dapat digunakan untuk penyimpanan di lemari es alias freezer, tetapi wadah tersebut tidak otomatis cocok untuk penggunaan lain seperti memasak alias memanaskan makanan.

Karena itu, jangan mengubah kegunaan wadah secara sembarangan. Boleh digunakan untuk menyimpan dingin bukan berfaedah otomatis boleh dipakai untuk microwave.

Bagian ini sering membingungkan lantaran satu wadah bisa mempunyai beberapa simbol yang berbeda.

Secara sederhana, bedakan fungsinya:

  • Keterangan alias simbol freezer berangkaian dengan penggunaan pada kondisi beku.
  • Keterangan microwave berangkaian dengan penggunaan saat pemanasan menggunakan microwave.
  • Simbol food contact berangkaian dengan peruntukan wadah untuk bergesekan dengan makanan.
  • Ada juga petunjuk produsen yang menjelaskan pemisah suhu alias langkah penggunaan tertentu.

FDA sendiri memasukkan frozen storage dan penggunaan untuk makanan yang nantinya dipanaskan kembali sebagai kondisi penggunaan yang berbeda dalam sistem penilaian bahan kontak makanan. Dengan kata lain, satu kondisi penggunaan tidak otomatis mencakup kondisi lainnya.

Karena itu, wadah yang cocok untuk freezer belum tentu cocok untuk microwave.

Jangan memindahkan makanan kaku yang tetap berada di dalam wadah ke microwave hanya lantaran wadah tersebut sebelumnya kondusif digunakan di freezer. Pastikan memang ada petunjuk bahwa wadah tersebut juga dirancang untuk pemanasan.

Kondisi wadah juga menentukan, bukan hanya jenis plastiknya

Wadah yang awalnya cocok untuk freezer tetap perlu diperiksa setiap kali bakal digunakan.

Perhatikan apakah:

  • wadah tetap utuh;
  • tidak ada retakan;
  • tidak pecah alias mempunyai bagian yang hilang;
  • tidak berubah corak secara signifikan;
  • tidak ada bagian yang mengelupas;
  • tutup tetap bisa menutup dengan baik;
  • permukaannya tetap mudah dibersihkan.

Kenapa kondisi bentuk penting?

Karena kegunaan wadah bukan hanya sebagai “kotak” untuk meletakkan makanan. Wadah juga berkedudukan melindungi makanan dari udara dan menjaga bungkusan tetap utuh selama penyimpanan.

USDA menjelaskan bahwa bungkusan yang baik untuk freezer membantu membatasi udara yang bergesekan dengan makanan sehingga kualitas lebih terjaga dan freezer burn dapat diminimalkan.

Jadi, wadah yang sudah retak alias tutupnya tidak lagi rapat sebaiknya tidak dipaksakan untuk penyimpanan. Alasannya bukan lantaran setiap retakan otomatis membikin makanan berbahaya, tetapi lantaran kegunaan wadah sebagai pelindung makanan sudah tidak optimal.

Jangan isi wadah sampai terlalu penuh

Ada satu perihal lain yang sering terlewat saat menyimpan makanan cair alias makanan dengan banyak kandungan air.

Ketika membeku, isi wadah dapat mengalami perubahan volume. Karena itu, jangan memenuhi wadah sampai betul-betul menyentuh tutup.

Misalnya saat menyimpan:

  • sup;
  • kaldu;
  • kuah semur;
  • saus;
  • sambal yang cukup cair.

Sisakan ruang kosong secukupnya agar isi tidak mendesak tutup ketika membeku. Setelah itu, tutup wadah dengan baik sebelum dimasukkan ke freezer.

Untuk makanan yang bakal dibekukan, usahakan juga tidak menyisakan ruang udara berlebihan di dalam kemasan. USDA menjelaskan bahwa mengurangi udara di sekitar makanan membantu mencegah freezer burn dan menjaga kualitas selama penyimpanan.

Cek kondisi wadah sebelum masuk freezer

Kondisi wadah plastik Pertimbangan untuk freezer Yang perlu dilakukan
Ada keterangan cocok untuk freezer Paling jelas untuk digunakan Ikuti petunjuk produsen
Wadah food-contact tetapi tidak ada info freezer Belum bisa langsung dianggap cocok Pilih wadah dengan keterangan penggunaan yang jelas
Plastik alias kantong yang memang dibuat untuk freezer Cocok sesuai peruntukan Tutup alias kemas serapat mungkin
Wadah jejak makanan tetap utuh Tergantung kegunaan awalnya Pastikan memang sesuai untuk penyimpanan dingin/beku
Wadah retak alias pecah Sebaiknya tidak digunakan Ganti dengan wadah yang tetap utuh
Wadah berubah corak alias sangat getas Tidak ideal Jangan dipaksakan untuk menyimpan makanan
Tutup lenggang alias tidak rapat Kurang ideal Gunakan wadah yang bisa menutup dengan baik
Ada petunjuk freezer tetapi tidak ada petunjuk microwave Bisa untuk freezer sesuai petunjuk Jangan otomatis digunakan untuk memanaskan

Begini langkah memilih wadah plastik sebelum memasukkannya ke freezer

Tidak perlu menghafalkan semua jenis plastik. Lakukan pemeriksaan sederhana ini sebelum menyimpan makanan.

1. Pastikan wadah memang untuk makanan

Jangan menggunakan sembarang kotak plastik yang tidak jelas peruntukannya untuk menyimpan makanan.

2. Cari keterangan penggunaan freezer

Periksa bagian bawah wadah, kemasan, alias petunjuk dari produsennya.

Kalau ada keterangan bahwa wadah cocok untuk freezer, gunakan sesuai petunjuk tersebut.

3. Periksa kondisi fisiknya

Pastikan tidak ada retakan, pecahan, bagian yang mengelupas, alias perubahan corak yang mengganggu kegunaan wadah.

4. Pilih ukuran yang sesuai

Jangan menggunakan wadah yang terlalu besar untuk makanan dalam jumlah sedikit jika hasilnya banyak ruang udara tersisa.

Sebaliknya, jangan memenuhi wadah sampai terlalu penuh, terutama untuk makanan yang banyak mengandung air.

5. Tutup dengan rapat

Pastikan tutup terpasang dengan baik sehingga udara dari freezer tidak mudah masuk.

USDA menjelaskan bahwa bungkusan yang rapat dan keahlian mengurangi udara di sekitar makanan krusial untuk membantu mempertahankan kualitas makanan beku. 

6. Pisahkan kegunaan freezer dan microwave

Kalau wadah hanya mempunyai petunjuk untuk freezer, gunakan untuk freezer saja. Jangan menganggap keterangan tersebut sekaligus berfaedah wadah kondusif untuk microwave.

USDA secara unik mengingatkan bahwa beberapa wadah yang memang ditujukan untuk penyimpanan dingin, seperti wadah margarin alias produk susu tertentu, tidak dibuat untuk pemanasan. Pemanasan dapat membikin wadah tidak stabil dan berpotensi menyebabkan perpindahan komponen dari bungkusan ke makanan.

Bagan alur: sebelum wadah plastik masuk freezer

ADA MAKANAN YANG MAU DISIMPAN
DI FREEZER

PUNYA WADAH PLASTIK?

↙ YA TIDAK ↘

UNTUK KONTAK
MAKANAN?

↙ YA TIDAK ↘

ADA KETERANGAN
UNTUK FREEZER?

↙ YA TIDAK ↘

CEK FISIK
WADAH

MASIH UTUH?

↙ YA TIDAK ↘

ISI
SESUAI
KAPASITAS

GANTI
WADAH

PILIH WADAH
DENGAN PETUNJUK
FREEZER

SISAKAN RUANG
UNTUK MAKANAN CAIR

TUTUP RAPAT

MASUKKAN FREEZER

Wadah freezer belum tentu kondusif untuk microwave

Ini salah satu kesalahan penggunaan yang perlu dihindari.

FDA menjelaskan bahwa kondisi penggunaan bahan yang bergesekan dengan makanan memang dibedakan berasas suhu dan langkah penggunaannya. Dalam kategorinya, penyimpanan kaku merupakan kondisi yang berbeda dari makanan yang disimpan kaku tetapi nantinya bakal dipanaskan kembali di dalam wadah.

Penjelasan tersebut krusial lantaran istilah “food grade” tidak berfaedah satu wadah otomatis cocok untuk semua kondisi.

Jadi, jika makanan baru dikeluarkan dari freezer dan mau dipanaskan, periksa dulu petunjuk wadahnya. Kalau tidak ada keterangan microwave, lebih kondusif memindahkan makanan ke wadah yang memang dirancang untuk pemanasan.

FAQ

1. Apakah semua wadah plastik boleh masuk freezer?

Tidak. Wadah plastik dapat digunakan untuk freezer jika memang sesuai untuk kontak makanan dan penggunaan pada kondisi beku. Periksa keterangan penggunaan dari produsen.

2. Bagaimana mengetahui wadah plastik cocok untuk freezer?

Cari keterangan alias simbol penggunaan freezer pada wadah, kemasan, alias petunjuk produknya. Jangan hanya mengandalkan jenis plastik alias corak wadah.

3. Apakah wadah jejak margarin boleh masuk freezer?

Beberapa wadah makanan dingin dapat digunakan untuk penyimpanan di lemari es alias freezer sesuai peruntukannya. Namun, kegunaan tersebut tidak otomatis membikin wadah cocok untuk microwave alias pemanasan. 

4. Apakah wadah freezer boleh langsung dimasukkan ke microwave?

Tidak otomatis. Pastikan wadah memang mempunyai keterangan kondusif untuk microwave. Penggunaan pada freezer dan microwave merupakan kondisi yang berbeda.

5. Kenapa makanan di freezer bisa mengalami freezer burn?

Freezer burn berangkaian dengan paparan udara pada makanan selama penyimpanan beku. Kemasan yang rapat dan membantu mengurangi udara dapat membantu mempertahankan kualitas makanan.

(brl/tin)

Artikel Lainnya Temukan Makanan Terbaik
Close Right Ads
Close Left Ads