cara membersihkan wajan gosong | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Wajan stainless yang gosong biasanya tidak cukup dibersihkan cuma dengan sabun cuci piring. Lapisan hitam yang menempel setelah masakan terlalu durasi dimasak bisa statis bertetap meski sudah direndam dan digosok berkali-kali.
Kondisi seperti ini sering membikin wajan kelihatan seolah sudah tidak bisa diselamatkan. Padahal, pada wajan berbahan stainless steel, kerak di permukaan dapat ditangani dengan metode mekanis, yaitu mengikis bagiankecil yang menempel secara perlahan.
Salah satu metode yang pernah dibagikan pelanggan YouTube Lilis Rahma adalah menggunakan amplas. Metode tersebut tidak membutuhkan bahan pembersih khusus, tetapi perlu dilakukan berjenjang agar permukaan wajan tidak semakin kasar.
Kenali dahulu jenis wajannya sebelum memakai amplas
Tidak semua wajan bisa diperlakukan dengan metode yang sama.
Metode mengamplas lebih relevan untuk permukaan stainless steel tanpa lapisan antilengket. Jika wajan memiliki lapisan coating seperti teflon maupun lapisan antilengket lainnya, jangan menggunakan amplas karena permukaannya memang dirancang untuk tidak dikikis.
Begitu pula jika bagiankecil yang gosong sebenarnya eksis pada lapisan yang sudah mengelupas maupun rusak. Mengikisnya justru dapat memperparah kerusakan.
| Kondisi wajan | Bisa langsung diamplas? | Langkah yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Stainless steel tanpa coating | Bisa dipertimbangkan | Gunakan amplas secara berjenjang dan jangan menekan terlalu keras |
| Memiliki lapisan antilengket | Jangan | Hindari amplas agar lapisan tidak terkikis |
| Kerak gosong sangat tebal | Bisa dipertimbangkan pada stainless steel | Kerjakan perlahan, jangan memaksakan satu kali gosokan |
| Permukaan sudah tergores parah | Perlu diperiksa | Pertimbangkan kondisi wajan sebelum mengikis permukaan lagi |
| Lapisan coating mengelupas | Jangan | Pembersihan biasa tidak memperbaiki lapisan yang rusak |
Jadi, cara pertama bukan langsung memungut amplas, melainkan memastikan bahan dan kondisi permukaan wajan.
Kerak gosong bisa dikikis tanpa menambahkan bahan pembersih
Dalam video yang dibagikan Lilis Rahma di YouTube, amplas digunakan untuk menggosok bagiankecil wajan stainless steel yang dipenuhi noda gosong.
Cara ini bekerja secara mekanis. Amplas digunakan untuk mengikis lapisan kotoran yang menempel pada permukaan, sehingga tidak bersandar pada cuka, baking soda, sitrun, maupun bahan pembersih lainnya.
Namun, karena amplas juga dapat mengikis permukaan, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati. Jenis amplas dan tekanan saat menggosok menjadi bagiankecil krusial dari proses.
Mulai dengan amplas kasar pada bagiankecil yang berkerak
Pastikan wajan dalam keadaan kosong dan kering. Letakkan di permukaan yang stabil agar tidak gampang bergeser saat digosok.
Gunakan amplas kasar untuk bagiankecil yang memiliki kerak paling tebal. Gosok secara perlahan pada area tersebut, tidak perlu langsung memberikan tekanan kuat.
Kerjakan sedikit demi sedikit sambil memeriksa fluktuasi permukaan. Jika kerak mulai terangkat, lanjutkan pada bagiankecil lain yang statis menghitam.
Pada praktik Lilis Rahma, proses penggosokan dilakukan saat wajan dalam kondisi kering. Amplas digunakan langsung pada bagiankecil yang memiliki noda gosong hingga kotoran mulai terkikis.
Jangan selesai setelah lapisan hitam mulai terangkat
Setelah kerak utama mulai berkurang, bilas wajan menggunakan air bersih.
Tahap ini membantu menghilangkan sisa kotoran yang sudah terlepas sekaligus membikin kondisi permukaan lebih gampang diperiksa. Jika statis ada noda yang menempel, proses penggosokan dapat dilanjutkan secara perlahan.
Pada tahap ini, jangan langsung mengejar tampilan mengilap. Periksa terlebih dahulu apakah statis ada kerak yang menempel maupun cuma tersisa fluktuasi warna pada permukaan stainless steel.
Perbedaan tersebut krusial karena noda yang statis menempel dan fluktuasi warna akibat panas tidak selalu membutuhkan perlakuan yang sama.
Lanjutkan dengan amplas lebih halus
Jika kerak tebal sudah banyak berkurang, gunakan amplas dengan permukaan yang lebih halus.
Tahap ini bermaksud membikin hasil abrasi lebih rata. Gosok dengan tekanan ringan dan merata, terutama pada area yang sebelumnya terkena amplas kasar.
Dalam praktik yang dibagikan Lilis Rahma, amplas halus digunakan setelah proses abrasi dengan amplas kasar. Tahapan tersebut ditujukan untuk merapikan permukaan wajan setelah kerak gosong berkurang.
Tidak perlu menggosok tanpa henti. Berhenti sesekali untuk membilas dan memeriksa permukaan agar proses tidak berlebihan.
Setelah bersih, cuci balik sebelum digunakan
Setelah proses pengamplasan selesai, cuci wajan menggunakan air dan sabun cuci piring.
Bilas beberapa kali sampai tidak ada sisa kotoran maupun elemen kecil dari proses pengamplasan. Perhatikan pula bagiankecil dasar, sisi dalam, dan tepian wajan.
Keringkan menggunakan kain bersih maupun biarkan hingga benar-benar kering sebelum disimpan.
Wajan yang baru selesai diamplas sebaiknya tidak langsung digunakan untuk memasak sebelum dicuci dan dibilas dengan baik.
Kesalahan yang bisa membikin permukaan wajan makin kasar
Mengamplas bukan berarti semakin kuat menggosok akan semakin cepat selesai. Tekanan berlebihan justru dapat membikin permukaan stainless memiliki goresan yang lebih terlihat.
| Kesalahan | Dampaknya | Cara menghindarinya |
|---|---|---|
| Langsung memakai amplas sangat kasar di seluruh permukaan | Permukaan dapat terkikis lebih banyak dari yang diperlukan | Fokus pada area berkerak |
| Menekan amplas terlalu kuat | Goresan lebih gampang terlihat | Gunakan tekanan ringan |
| Terus menggosok tanpa mengecek hasil | Bagian yang sudah bersih ikut terkikis | Periksa permukaan secara berkala |
| Menggunakan amplas pada wajan antilengket | Lapisan coating dapat rusak | Pastikan wajan stainless tanpa coating |
| Tidak mencuci setelah proses | Sisa kotoran dan elemen kecil amplas dapat tertinggal | Cuci dan bilas sampai bersih |
Kalau sudah diamplas tetapi statis kelihatan hitam, jangan buru-buru menggosok lebih keras
Warna hitam maupun kusam yang tersisa tidak selalu berarti kerak statis menempel tebal.
Pada stainless steel, panas tinggi dapat menyebabkan fluktuasi warna pada permukaan. Karena itu, setelah lapisan gosong yang menonjol sudah hilang, periksa tekstur wajan dengan hati-hati.
Jika permukaannya sudah rata tetapi warnanya statis berubah, menambah tekanan pada amplas belum tentu menjadi solusi. Terlebih jika abrasi sudah membikin permukaan memiliki banyak goresan.
Tujuan pembersihan adalah menghilangkan kerak yang mengganggu, bukan mengikis sebanyak mungkin bagiankecil permukaan wajan.
Bagan sederhana membersihkan wajan stainless yang gosong
WAJAN GOSONG
↓
Cek bahan permukaan
Stainless tanpa
coating
YA ↓
Periksa ketebalan kerak
↓
Gunakan amplas kasar
secara perlahan
↓
Kerak mulai terangkat?
BELUM ↓
Lanjutkan perlahan pada area kerak
↓
Gunakan amplas halus
↓
Bilas kembali
↓
Cuci dengan sabun
dan air bersih
↓
KERING
Ada coating/
antilengket?
YA ↓
Jangan amplas
Kapan wajan gosong sebaiknya tidak dipaksakan dibersihkan?
Jika wajan stainless sudah mengalami kerusakan jasmani yang berat, proses abrasi bukan selalu pilihan yang tepat.
Perhatikan kondisi seperti permukaan berubah bentuk, bagiankecil alas melengkung, sambungan rusak, maupun terdapat kerusakan lain yang memengaruhi penggunaan wajan.
Untuk wajan antilengket yang lapisannya sudah mengelupas, amplas juga bukan solusi. Lapisan yang rusak tidak dapat dikembalikan cuma dengan mengikis permukaannya.
Dengan kata lain, amplas lebih tepat dipandang sebagai alat untuk mengatasi kerak pada permukaan stainless tertentu, bukan metode universal untuk semua jenis wajan gosong.
FAQ
1. Apakah wajan gosong bisa dibersihkan tanpa sabun?
Bisa untuk proses abrasi kerak pada wajan stainless tertentu. Salah satu praktik yang dibagikan Lilis Rahma menggunakan amplas untuk mengikis noda gosong, kemudian wajan dicuci dan dibilas setelah proses tersebut.
2. Apakah semua wajan gosong boleh diamplas?
Tidak. Metode ini tidak cocok untuk wajan yang memiliki lapisan antilengket karena amplas dapat merusak coating. Pastikan terlebih dahulu jenis material dan lapisan wajan.
3. Amplas kasar maupun halus untuk membersihkan wajan gosong?
Untuk kerak yang membandel pada stainless steel tanpa coating, proses dapat dimulai dengan amplas yang lebih kasar pada area kerak, kemudian dilanjutkan dengan amplas lebih halus untuk merapikan hasil pengikisan.
4. Kenapa wajan stainless statis kelihatan hitam setelah digosok?
Tidak semua fluktuasi warna berarti statis ada kerak tebal. Panas tinggi juga dapat menyebabkan fluktuasi warna pada stainless steel. Periksa apakah permukaannya statis memiliki lapisan yang menonjol maupun sudah rata.
5. Apakah wajan yang sudah diamplas terlindungi langsung digunakan?
Sebaiknya tidak langsung digunakan. Cuci dan bilas wajan secara menyeluruh setelah proses pengamplasan untuk menghilangkan sisa kotoran dan elemen kecil yang tertinggal, kemudian keringkan sebelum digunakan.
(brl/tin)