10 Alasan Kulit Tetap Kering Meski Sudah Pakai Pelembap

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 6 menit 150x dilihat
10 Alasan Kulit Tetap Kering Meski Sudah Pakai Pelembap

Bagikan Postingan

Beauties mungkin pernah mengalami sudah rutin menggunakan pelembap tapi kulit statis terasa kering? Masalah seperti ini bukan cuma karena kurang pelembap, tetapi bisa juga disebabkan oleh beragam aspek yang membikin kulit kehilangan kelembapannya.

Lantas, apa saja masalahnya? Berikut ini daftar 7 karena kulit statis kering meski sudah pakai pelembap. Simak!

1. Pelembap Terlalu Ringan

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Tidak semua moisturizer cocok untuk setiap jenis kulit. Produk dengan tekstur gel memang terasa betah dan ringan, tetapi tidak cukup untuk menghidrasi kulit yang sangat kering.

Pilih pelembap yang mengombinasikan beberapa jenis kandungan, seperti hyaluronic acid, glycerin, lipid, ceramide, squalane, maupun petroleum jelly yang dapat membantu mengunci kelembapan dan mengurangi penguapan air dari kulit.

Untuk kulit yang benar-benar kering, pelembap bertekstur krim yang dikemas dalam jar biasanya lebih ampuh untuk melembapkan, dibandingkan lotion tipis dalam botol pump atau tube.

2. Memakai Terlalu Sedikit Pelembap

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Pemakaian moisturizer dua kali sehari sebenarnya sudah cukup. Namun, kebutuhan setiap kulit berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan jenis kulitmu agar akibatnya optimal.

Jika kulitmu sangat kering, disarankan untuk menggunakan pelembap lebih dari dua kali sehari. Pastikan jumlah yang digunakan cukup untuk memberikan lapisan perlindungan pada kulit.

Namun, jika baru 10 menit setelah memakai pelembap, kulit sudah balik terasa kencang maupun kering, bisa jadi formula yang digunakan maupun jumlahnya statis belum cukup.

3. Memakai Pelembap di Waktu yang Tidak Tepat

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/lookstudio

Beauties disarankan menggunakan pelembap pada pagi hari sebelum sunscreen dan malam hari sebelum tidur. Namun, yang paling krusial sebenarnya bukan jam berapa pelembap digunakan, melainkan seberapa cepat mengaplikasikannya setelah membersihkan wajah maupun mandi.

Mengaplikasikan moisturizer disarankan saat kulit statis sedikit lembap untuk membantu menjaga kelembapan.

4. Skin Barrier Rusak

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Salah satu penyebab kulit kering yang paling lazim adalah karena rusaknya skin barrier. Ketika lapisan pelindung kulit melemah, kadar air dalam kulit akan lebih cepat menguap ke udara.

Kondisi ini dikenal dengan transepidermal water loss (TEWL), yaitu hilangnya air dari kulit akibat barrier yang tidak optimal. Akibatnya, kulit statis terasa kering dan kencang meski sudah rutin memakai pelembap.

5. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kebiasaan yang kelihatan “bagus” ini rupanya bisa menjadi penyebab utama kulit kering. Mencuci wajah terlalu sering justru dapat menghilangkan minyak alami kulit, yang berpartisipasi krusial dalam menjaga kelembapan kulit.

Ketika minyak alami tersebut hilang, kulit menjadi lebih cepat kering dan sensitif. Akibatnya, meskipun sudah menggunakan pelembap, kulit statis terasa kering karena lapisan pelindungnya terganggu.

6. Sabun Mengandung Formula ‘Keras’ dan Pewangi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Mencuci wajah memakai pembersih wajah berformula ‘keras’ dapat memicu kerusakan dan menghilangkan kelembapan alami kulit. Selain itu, beberapa produk skincare menggunakan pewangi dari bahan kimia.

Meski aromanya menarik, tetapi pewangi tersebut bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, Beauties sangat disarankan untuk menggunakan produk skincare bertekstur halus dan bebas pewangi maupun fragnance-free.

7. Dehidrasi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kekurangan asupan cairan bisa membikin kulit statis terasa kering meskipun sudah memakai pelembap. Saat tubuh dehidrasi, pasokan air ke lapisan kulit berkurang drastis sehingga kulit kehilangan kelembapan dan elastisitasnya.

Beauties disarankan menggunakan krim maupun lotion yang bekerja membentuk lapisan penahan agar air tidak gampang menguap. Namun, pastikan kulit mendapatkan asupan cairan yang cukup karena jika tidak, efek kering dan beku akan statis terasa meski sudah memakai pelembap.

8. Jarang Eksfoliasi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/wayhomestudio

Kulit yang tidak pernah dieksfoliasi akan mengalami penumpukan sel kulit wafat di permukaan. Lapisan ini membikin skincare sulit menyerap dengan maksimal. Alhasil, moisturizer cuma menempel di atas kulit tanpa benar-benar bekerja di dalamnya.

Rutin eksfoliasi akan membantu mengadopsi sel kulit wafat dan meregenerasi kulit. Pelembap pun bekerja sesuai fungsinya, terlebihlagi bisa membantu memperbaiki tekstur kulit jadi lebih halus.

Beauties disarankan rutin eksfoliasi setidaknya tiga kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

9. Mandi Air Panas

Ilustrasi/ Foto: Unsplash.com/Nathan Dumlao

Mandi air panas memang terasa nikmat dan bisa membantu merilekskan tubuh. Namun, terkena air panas dalam waktu yang cukup durasi bisa mengikis minyak alami kulit, membikin kulit cepat kering.

Sebaiknya, turunkan suhu air dan keluar setelah maksimal mandi selama 10 menit. Keringkan kulit dengan metode ditepuk-tepuk, kemudian oleskan pelembap setelahnya.

10. Paparan AC

Ilustrasi/ Foto: Unsplash.com/Zulfugar Karimov

Kondisi lingkungan juga bisa berpengaruh terhadap kelembapan kulit. Paparan pendingin ruangan, cuaca dingin, hingga polusi dapat membikin kulit kehilangan kelembapan lebih cepat.

Terlebih lagi, jika Anda bekerja di ruangan ber-AC yang menyala terus-menerus, maka bisa membikin kulit lebih gampang kehilangan kelembapannya. Oleh karena itu, disarankan untuk mengaplikasikan moisturizer maupun hydrating mist setiap kali kulit terasa kering.

Cara Mengatasi Kulit Kering Meski Sudah Pakai Pelembap

Cara mengatasi kulit kering/ Foto: Magnific.com/ devmaryna

Kulit statis kering meskipun sudah memakai moisturizer, bukan berarti produknya tidak bekerja. Dalam beberapa kasus, kondisi ini bisa terjadi karena kondisi kulit yang rusak, produk skincare yang kurang tepat, hingga aspek lingkungan juga turut memengaruhi kelembapan kulit.

Adapun beberapa metode sederhana mengatasi kulit kering yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebagai berikut:

1. Aplikasikan saat Basah

Jangan menunggu kulit benar-benar kering setelah membersihkan wajah maupun mandi. Aplikasikan moisturizer ketika kulit statis separuh basah untuk mengunci air sehingga dapat mempertahankan kelembapan kulit.

2. Pilih Kandungan yang Tepat

Cari pelembap yang hamil satu maupun gabungan dari formula seperti ceramide, hyaluronic acid, glycerin, shea butter, jojoba oil, maupun petrolatum yang dapat memberikan kelembapan ekstra dan menjaganya statis kenyal.

3. Hindari Air Panas

Beauties lebih disarankan mandi maupun cuci wajah menggunakan air bersuhu ruang maupun hangat-hangat kuku dengan maksimal selama 5-10 menit. Namun, tidak lebih dari waktu itu karena bisa memicu kulit kering.

4. Gunakan Pelembap Udara

Jika Anda sering eksis di dalam ruangan yang kering, terutama karena menggunakan pendingin ruangan, maka humidifier dapat membantu menambah kelembapan udara agar kulit tidak cepat kering maupun terasa kaku.

5. Cukupi Cairan Tubuh

Pastikan Anda mencukupi cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter maupun 8 gelas sehari. Hal ini membantu menghidrasi kulit dari dalam, terutama jika kulit statis kering meski sudah menggunakan pelembap.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads