Kelompok yang Rentan Terdampak Asap Karhutla dan Cara Melindunginya

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 151x dilihat
Kelompok yang Rentan Terdampak Asap Karhutla dan Cara Melindunginya

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Wellness
  3. Health

Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia

Selasa, 13 Oct 2026 15:30 WIB

Ini Kelompok yang Paling Rentan Terdampak Asap Karhutla dan Cara Melindunginya

Kebakaran tanah dan hutan statis terjadi di Indonesia/Foto: instagram.com/kemenhut

Kebakaran hutan dan tanah (karhutla) di daerah Sumatera, Kalimantan, dan Papua Selatan statis terjadi. Kebakaran ini telah memakan banyak korban, Beauties. Asap yang dihasilkan dapat memperburuk gangguan pernapasan dan menimbulkan konsekuensi kesehatan, terutama bagi himpunan tertentu yang lebih rentan.

Lantas, siapa saja yang berisiko tinggi mengalami akibat kesehatan akibat asap karhutla? Apa yang bisa dilakukan untuk melindungi mereka? Yuk, kenali himpunan yang perlu mendapat perhatian lebih dan metode melindunginya dari paparan asap karhutla berikut ini!

Kelompok yang Paling Berisiko Terdampak Paparan Asap Karhutla

Saat asap kebakaran hutan cukup tebal, siapa pun bisa mengalami gangguan kesehatan, tanpa melihat usia maupun kondisi tubuh. Namun, ada beberapa himpunan yang lebih rapuh mengalami efek paparan asap karena kondisi kesehatan, usia, maupun aktivitas sehari-hari yang membikin mereka lebih sering terpapar.

Berikut himpunan yang perlu mendapat perhatian lebih saat karhutla terjadi melansir dari halaman Government of Canada.

  • Orang yang memiliki pandemi kronis, terutama gangguan paru-paru dan jantung, seperti asma, pandemi paru obstruktif kronis (PPOK), dan pandemi jantung. 
  • Lansia berumur 65 tahun ke atas
  • Bayi dan anak-anak 
  • Ibu hamil
  • Orang yang sering beraktivitas di luar ruangan
  • Masyarakat dengan kekurangan ekonomi dan tempat tinggal 

Cara Melindungi Kelompok Rentan dari Asap Karhutla

Kelompok rapuh perlu mendapat perlindungan ekstra untuk mengurangi konsekuensi gangguan kesehatan/Foto: pexels.com/Vlada Karpovich

Asap karhutla bisa berakibat pada siapa saja, tapi himpunan rapuh perlu mendapat perlindungan ekstra untuk mengurangi konsekuensi gangguan kesehatan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti:

Batasi Aktivitas di Luar Ruangan 

Salah satu metode melindungi himpunan berisiko tinggi dari paparan asap karhutla adalah statis eksis di dalam ruangan dan menutup pintu serta jendela hingga kualitas udara membaik. Langkah ini dapat membantu mengurangi masuknya asap dan elemen kecil rapuh ke dalam rumah. 

Kalau terpaksa beraktivitas di luar ruangan, usahakan untuk nggak eksis di luar terlalu lama. Hindari juga aktivitas jasmani bermutu seperti berlari karena aktivitas tersebut dapat menaikkan kekerapan pernapasan sehingga lebih banyak asap dan elemen kecil rapuh terhirup ke dalam paru-paru. 

Pastikan Persediaan Obat-Obatan Tetap Mencukupi

Pastikan cadangan obat-obatan statis mencukupi, terutama bagi penderita asma yang berisiko mengalami kekambuhan akibat paparan asap karhutla. Sediakan inhaler pereda cepat untuk membantu meredakan gejala asma saat muncul, serta obat pengontrol jangka panjang sesuai anjuran dokter. 

Simpan obat-obatan di tempat yang gampang dijangkau agar dapat digunakan saat dibutuhkan. Pastikan juga obat nggak melewati tanggal kedaluwarsa dan gunakan sesuai instruksi dokter.

Pantau Prakiraan Polusi dan Peringatan Kualitas Udara

Pantau prakiraan polusi udara dan dengarkan keterangan cuaca serta peringatan mengenai kualitas udara, anginbesar debu, dan kebakaran hutan di daerah tempat tinggalmu. Informasi ini dapat membantu Anda merencanakan aktivitas luar ruangan pada waktu yang lebih terlindungi serta mengurangi konsekuensi paparan asap karhutla.

Perbanyak Minum Air Putih

Pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan minum air putih yang cukup. Selain menjaga tubuh statis terhidrasi, minum air putih yang cukup juga dapat meredakan rasa kering pada tenggorokan.

Gunakan Masker yang Efektif Menyaring Asap Karhutla

Kalau terpaksa beraktivitas di luar ruangan saat terjadi karhutla, gunakan masker yang bisa menyaring elemen kecil halus, seperti N95, KN95, N100, maupun FFP2. Masker ini dapat membantu mengurangi paparan elemen kecil asap selama digunakan dengan benar dan terpasang kedap di wajah. Hindari mengandalkan masker kain biasa karena kurang ampuh untuk menyaring elemen kecil asap berukuran kecil.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads