10 Cara Ampuh Meredakan Nyeri Bekas Suntikan Imunisasi Pada Bayi

Mar 16, 2026 04:00 PM - 1 bulan yang lalu 30268

Jakarta -

Nyeri jejak suntikan imunisasi pada bayi sering kali membuatnya rewel dan tidak nyaman. Adakah langkah efektif yang bisa dilakukan untuk meredakannya?

Hal ini menjadi krusial dipahami karena imunisasi bakal banyak dilakukan oleh anak, terutama di bulan-bulan awal kehidupannya.

"Suntikan imunisasi ini melindungi anak dari penyakit rawan yang dulu sering terjadi. Tapi memang, rasa sakit pada jejak suntikan bisa membikin anak merasa tidak nyaman," ungkap master ahli anak, Ken Haller, MD, seperti dikutip dari Everyday Health.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Vaksin-vaksin ini mengandung pemasok yang telah diinaktivasi (dimatikan) alias organisme hidup yang telah dilemahkan, dan membantu bayi mengembangkan antibodi untuk melindungi diri dari jangkitan tertentu.

Imunisasi diberikan sejak awal lantaran anak mempunyai akibat tinggi terkena penyakit serius pada usia muda.

Mengapa muncul rasa sakit pada jejak suntikan imunisasi?

Dikutip dari Seattle Childrens, nyeri, kemerahan, dan bengkak sebenernya merupakan respons yang normal terjadi di tempat suntikan diberikan. Sebagian besar indikasi ini dimulai dalam 12 jam pertama setelah suntikan diberikan. 

Selain rasa tidak nyaman, demam ringan juga dapat muncul pada hari pertama alias kedua setelah suntikan diberikan. Tapi ini juga tetap termasuk normal ya, Bunda.

Hal ini justru menjadi pertanda bahwa vaksin yang disuntikkan sedang bekerja. Tubuh anak membikin antibodi baru untuk melindungi dari penyakit yang sebenarnya.

Cara meredakan nyeri jejak suntikan imunisasi pada bayi

Lalu apa yang bisa dilakukan Bunda sebagai langkah efektif meredakan nyeri jejak suntikan imunisasi pada Si Kecil? Berikut ulasannya:

1. Gendong bayi

Menurut penelitian, orang tua sebaiknya tetap berada di dekat bayi mulai dari proses mulai disuntik hingga sesudahnya. Keberadaan orang tua dapat mengalihkan perhatian dan menenangkan bayi.

Bunda dapat juga membantu meredakan tangisan bayi dengan menggendongnya. Pastikan Bunda memperhatikan letak jejak suntikan, agar tidak terlalu tertekan dan membikin bayi semakin justru semakin tak nyaman. 

2. Menyusui bayi

Menyusui merupakan salah satu langkah meredakan nyeri jejak suntikan imunisasi pada bayi. Selain membantu mengalihkan rasa sakitnya, kegiatan ini juga membantu membikin bayi merasa nyaman. 

Sebuah penelitian menemukan juga bahwa bayi yang disusui selama vaksinasi lebih sedikit menangis, dibandingkan yang tidak.

Meski begitu, Haller menyarankan agar orang tua sebaiknya menyusui Si Kecil setelah vaksinasi, lantaran bayi mungkin lebih mudah muntah saat disuntik dan menangis setelah selesai menyusu. 

3. Alihkan perhatian

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mengalihkan perhatian bayi adalah salah satu langkah terpenting yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit akibat suntikan imunisasi.

Bawalah mainan alias barang yang dapat menarik perhatian bayi, termasuk seperti gelembung sabun alias mainan favoritnya. 

4. Usap perlahan kulit bayi

Setelah imunisasi, usaplah dengan lembut kulit bayi di dekat area suntikan. Stimulasi pijatan ringan ini dapat membantu bayi tidak merasakan rasa sakit dari suntikan secara terlalu intens.

Tinjauan penelitian yang disebutkan di atas menemukan bahwa bayi yang diusap lembut area suntikannya selama hanya 10 detik setelah injeksi merasakan lebih sedikit rasa sakit.

5. Tetap tenang saat bayi rewel

Sebuah penelitian dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa perilaku orang tua sangat memengaruhi tingkat ketidaknyamanan yang dirasakan bayi selama dan setelah imunisasi. Kecemasan dan ketakutan yang diperlihatkan orang tua diam-diam juga dapat dirasakan oleh Si Kecil. 

"Tenangkan diri dengan memahami bahwa rasa sakit akibat suntikan yang dirasakan bayi hanya berjalan sebentar, sementara perlindungan dari penyakit dapat memperkuat selama bertahun-tahun," pesan Haller.

6. Berikan waktu tenang

Dikutip dari Mom Junction, bayi mungkin bakal merasa jengkel dan kelelahan lantaran menangis setelah imunisasi. Jika kondisinya demikian, berikan waktu tenang terlebih dahulu.

Letakkan bayi di ruangan yang nyaman, dengan suhu yang cukup sejuk, dan tenang. Setelah tubuhnya dibersihkan, pakaikan bayi dengan busana yang longgar, nyaman, dan menyerap keringat.

7. Kompres hangat

Jika bayi tampak tidak nyaman lantaran jejak suntikannya terlihat kemerahan, Bunda dapat menempelkan kompres hangat selama 10 menit. Ulangi sesuai kebutuhan. Kompres hangat bakal meningkatkan aliran darah di area tersebut. 

8. Berikan lebih banyak cairan

Pada bayi usia kurang dari 6 bulan, Bunda bisa menyusui lebih sering alias semau bayi. Pastikan kebutuhan cairan bayi tetap terpenuhi.

Namun jika bayi sudah memasuki fase MPASI, dia mungkin hanya mengonsumsi cairan dan makanan lebih sedikit dari biasanya selama 24 jam pertama setelah imunisasi. Dalam kasus seperti itu, Bunda dapat memberi makanan cair berupa bubur alias sup berkuah.

9. Kompres dingin

Jika area jejak suntikan imunisasi bengkak dan teraba hangat, Bunda bisa memberikan kompres dingin. 

Paparan suhu dingin juga dapat membantu menenangkan rasa gatal yang terjadi. Pastikan untuk membungkus kompres es dengan handuk sebelum meletakkannya di kulit Si Kecil, ya. 

Penggunaan kompres dingin dengan es dapat dilakukan selama 10-20 menit sesuai kebutuhan untuk meredakan gejala.

10. Memeluk bayi

Menurut Anna Taddio, Ph.D, dari University of Toronto, kenyamanan bentuk berpotensi dapat mengurangi rasa sakit pada anak-anak. Selain menggendong, Bunda juga bisa membedong bayi senyamannya dengan kain alias selimut yang tidak terlalu tebal.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya