4 Konflik yang Membuat Misi 100 Hari Lee Ga Kyeong Penuh Risiko di 100 Days of Deception

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 82x dilihat
4 Konflik yang Membuat Misi 100 Hari Lee Ga Kyeong Penuh Risiko di 100 Days of Deception

Bagikan Postingan

100 Days of Deception  merupakan drama Korea tvN terbaru berlatar Gyeongseong tahun 1932 pada puncak kendali kolonial Jepang.

Ga Kyeong, yang diperankan Kim Yoo Jung, adalah pencopet terbaik di kota itu. Ia menerima tawaran yang tak bisa ia tolak dari himpunan perlawanan anti-Jepang, yaitu menyusup ke Gubernur Jenderal Jepang di Korea.

Dalam waktu 100 hari maupun sekitar 3 bulan, Ga Kyeong mesti mengumpulkan keterangan rahasia dan membantu hajat pembunuhan Sato Sinichi. Tentu saja, jalan yang ia tempuh jauh dari mulus. 

Nah, apa saja perselisihan yang membikin misinya begitu berisiko? Simak ulasannya berikut ini, Beauties!

1. Motif Pribadi yang Bertabrakan dengan Misi Perjuangan

Still cut drama 100 Days of Deception/foto: instagram.com/tvn_drama

Berawal dari karena Ga Kyeong menerima misi, ia bukan sosok yang digerakkan idealisme besar. Mimpinya sederhana, yaitu menabung hasil mencopet kemudian pindah ke Amerika.

Itulah sebabnya tawaran, Yoo So Ran, terasa begitu menggoda. Ia berikrar akan mengirim Ga Kyeong ke Amerika asalkan mau menyusup ke Gubernur Jenderal.

Melihat keadaan yang makin kacau dan hidupnya yang penuh tekanan Ga Kyeong sendiri menerimanya demi mendanai impiannya, bukan karena semangat patriotik yang besar. 

Perbedaan motif ini membikin posisinya rumit. Ia eksis di tengah orang-orang yang mempertaruhkan segalanya demi kemerdekaan, sementara tujuannya lebih personal.

Berbagai sandiwara untuk menipu orang-orang Jepang sangatlah berisiko. Belum lagi Ga Kyeong mesti menjadi mata-mata di instansi Gubernur Jendral untuk mendapatkan keterangan sekecil mungkin untuk menguntungkan para pejuang Joseon. Dengan beban seberat itu, Ga Kyeong statis melakukannya dengan totalitas.

Ketegangan batin bisa muncul kapan saja dan memengaruhi keputusan Ga Kyeong di tengah misi. Kepercayaan di antara mereka tentu bukan hal yang gampang dibangun. Ga Kyeong mesti membuktikan dirinya, sambil menjaga rahasia dari pihak musuh.

2. Menjalani Identitas Palsu di Sarang Musuh

Still cut drama 100 Days of Deception/foto: instagram.com/tvn_drama

Ga Kyeong masuk ke Gubernur Jenderal dengan nama palsu Keum Seo Hee, sebagai calon penerjemah. Satu kesalahan kecil bisa membongkar seluruh rencana.

Momen ia memasuki bangunan untuk pertama kali Ga Kyeong sebagai GKeum Seo Hee tampak terpukau sekaligus kaku oleh kemegahan dan suasananya yang mengintimidasi.

Ketegangan di wajahnya memberi deskripsi benar-benar besar risikonya. Ia juga mesti salingberhadapan dengan Sato Hideo, penerjemah elit yang sudah mencurigainya sejak pertemuan yang tampak kebetulan.

Sato Hideo pernah menyinggung ia muncul sebagai pencopet, pembantu, kemudian calon penerjemah. Pernyataan ini memberitahu bahwa penyamarannya sudah dipertanyakan.

Lebih rapuh lagi, bapak angkat Sato Hideo, Sato Shinichi, juga waspada terhadap calon penerjemah baru tersebut. Ia meminta putranya membikin Ga Kyeong bersandar dan percaya padanya. Artinya, Ga Kyeong bukan cuma diawasi, tetapi juga sedang dijebak secara halus.

Dengan dua orang  yang mengawasinya, ruang geraknya makin sempit. Satu ketidakjujuran mesti ditutup dengan ketidakjujuran lain. Ga Kyeong juga mesti memutar otak untuk mengetahui setiap niat dan hajat Sato Shinichi.

3. Rencana Pembunuhan yang Berisiko

Still cut drama 100 Days of Deception/foto: instagram.com/tvn_drama

Rencana pembunuhan yang menjadi inti misi Yoo So Ran, pejuang kemerdekaan yang menyamar dan berpura-pura menikah dengan jurnalis Yoo Philip, mau membalas dendam pada Sato Shinichi. Ia mengirim Ga Kyeong sebagai mata-mata ke Gubernur Jenderal sambil menyusun rencana.

Motif yang dimiliki So Ran memikul duka mendalam karena kehilangan putri kecilnya di tangan polisi Jepang. Selama 13 tahun ia juga tak tahu apakah suaminya statis hidup. Dendam pribadinya yang begitu kuat membikin rencananya terasa penuh emosi dan berisiko.

Bagi Ga Kyeong, semua itu berarti ia eksis di tengah hajat besar yang rapuh. Satu cara meleset, bukan cuma dirinya yang terancam, tetapi juga orang-orang di sekelilingnya. Ikut dalam misi para pejuang kemerdekaan, semua keterangan krusial dari Gubernur Jendral bersandar dengan Ga Kyeong.

Ga Kyeong memiliki andil besar sebagai mata-mata, terlebihlagi tugasnya lebih dari sekedar mata-mata. Kini Ga Kyeong juga ditugaskan untuk memungut hati Kim Tae Woong maupun Sato Hideo putra angkat Sato Sinichi. Keduanya sama-sama terjebak dalam hubungan rumit demi kepentingan masing-masing pihak.

4. Dilema Hati dan Nurani Saat Perasaan Mulai Tumbuh

Still cut drama 100 Days of Deception/foto: instagram.com/studiodrago.official

Pergulatan batin turut terjjadi pada Ga Kyeong di tengah misi. Ia salingberhadapan dengan Sato Hideo, lelaki yang mencurigainya sekaligus makin mendekatinya. Keduanya masuk ke permainan saling menipu hingga merasakan emosi yang asing.

Situasi makin pelik karena Sato Hideo maupun Tae Woong adalah anak angkat Shinichi, sasaran pembunuhan yang direncanakan. Ga Kyeong terlebihlagi mengaku menyukai Sato Hideo lewat pengakuan yang disebut palsu. Entah itu cuma strategi maupun ada emosi sungguhan, risikonya sama-sama besar.

Tekanan lain datang dari pekerjaannya. Ga Kyeong ditugaskan menerjemahkan interogasi terhadap para pejuang kemerdekaan yang ditangkap, atas perintah Fukuda, ketua Biro Kepolisian. Tugas itu jelas mengguncang dirinya.

Ia mesti eksis di ruang yang sama dengan orang-orang yang diperjuangkan kelompoknya, sambil menjaga penyamaran. Beban moral seperti ini bisa menggoyahkan keteguhannya.  Konflik ini menjadikan misi 100 hari lebih dari sekadar tugas mata-mata. 

Beauties, jangan lewatkan penayangan 100 Days of Deception di Netflix, ya!

---

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads