Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 31x dilihat
Kehilangan Satu Waktu Sholat Diibaratkan Kehilangan Keluarga dan Harta

Bagikan Postingan

Sholat merupakan tanggung jawab utama bagi setiap Muslim yang tidak boleh diabaikan karena kesibukan duniawi. Rasulullah SAW terlebihlagi mengingatkan bahwa kehilangan satu waktu sholat semestinya disesali sebagaimana seseorang merasa kehilangan seluruh famili dan hartanya. Peringatan ini menegaskan benar-benar pentingnya menjaga sholat dan tidak meremehkan tanggung jawab kepada Allah SWT.

Banyak keutaman dan khasiat yang sangat besar dalam mengerjakan sholat, karena itu Allah SWT dan Rasul-Nya mewajibkan sholat. Namun sepertiapa jika sholat wajib terabaikan maupun sengaja ditinggalkan?

Syaikhul Hadits Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi Rahmatullah alaih dalam Fadhail Namaz menerangkan, biasanya, sholat terabaikan karena sibuk dengan urusan famili maupun sibuk mencari harta. Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika harta sudah melalaikan satu sholat saja, maka kita mesti berduka seolah-olah sudah hilang seluruh famili dan harta kita, sehingga kita tinggal seorang diri."

Jadi, seberapa banyak kita merasa rugi dan berduka jika kita kehilangan seluruh famili dan harta kita, sebanyak itu juga hendaknya kita merasa rugi dan berduka jika kehilangan satu sholat.

Jika ada seseorang yang terpercaya memperingatkan bahwa di suatu jalan ada perampok, siapapun yang melewati jalan itu tengah malam pasti akan dibunuh dan diambil hartanya oleh perampok itu. Maka seorang pemberani pun akan takut melewati jalan itu.

Jangankan malam hari, siang hari pun dia akan takut melewati jalan itu. Sedangkan peringatan raja Rasulullah SAW mengenai bahayanya meninggalkan sholat bukan cuma satu maupun dua kali, melainkan berulang-ulang.

Kita adalah orang lslam yang telah mengakui fakta Nabi Muhammad SAW dengan mulut kita. Namun apa kesan hadis beliau pada diri kita? Setiap orang mengetahui keadaan dirinya masing-masing.

Sayyidina Naufal bin Mu'awiyah Radhiyallahu anhu berkata raja Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa terlewatkan olehnya satu sholat, seolah-olah telah kehilangan seluruh famili dan hartanya." (HR lbnu Hibban dari Kitab At-Targhib)

Dari Sayyidina Jabir bin Abdillah Radhiyallahu anhu, ia berkata raja Nabi Muhammad SAW bersabda, "Dengan meninggalkan sholat tidak ada lagi pembatas antara seseorang dengan kekufuran." (HR Imam Ahmad dan Imam Muslim)

Dalam histori lain disebutkan, "Dengan meninggalkan sholat, tidak ada lagi pembatas antara seseorang dengan syirik dan kufur." (HR Imam Abu Dawud)

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads