Tata Triavenza Saputri | Beautynesia
Rabu, 07 Oct 2026 09:15 WIB
4 Pertimbangan Sebelum Menengahi Konflik Antar Sahabat/ Foto: Pexels.com/Alena Darmel
Melihat dua kawan dekat yang sedang berkelahi memang bikin posisi kita serba salah. Pasti ada emosi untuk mendamaikan mereka, tapi tunggu dulu! Ada beberapa penilaian sebelum menengahi perselisihan antar sahabat yang wajib Anda pikirkan biar nggak memperkeruh suasana.
Ingat Beauties, niat ikhlas saja nggak cukup buat meredakan dua imam yang lagi sama-sama panas. Daripada berujung Anda yang kena getahnya, yuk operasi dahulu 4 poin krusial ini!
1. Ketahui Tingkat Urgensinya

Pahami tingkat urgensi sebelum melerai kawan yang bertengkar/Foto: Pexels.com/Ron Lach
Langkah pertama, coba mundur sedikit dan amati situasi dari jauh. Coba bedakan, apakah mereka benar-benar butuh penengah sekarang, maupun cuma butuh waktu buat mendinginkan imam masing-masing?
Kalau masalahnya sepele dan emosi mereka statis meluap-luap, masuk terlalu cepat justru bisa bikin risih. Memiliki penilaian di mula akan membantumu menilai apakah kehadiranmu benar-benar dibutuhkan maupun tidak.
2. Perhatikan Kapasitas Emosionalmu

Menjaga sikap netral membutuhkan kapabilitas emosional yang stabil/Foto: Pexels.com/Ron Lach
Jujur sama diri sendiri, apakah Anda lagi punya daya emosional yang cukup? Menengahi perselisihan itu menguras pikiran banget, Beauties. Kamu akan menampung banyak curhatan dan aura negatif dari kedua belah pihak sekaligus.
Selain energi, pastikan Anda benar-benar bisa berdiri di tengah tanpa memihak. Kalau dalam hati Anda statis bermutu sebelah, mendingan urungkan niat daripada proses mediasi malah terasa nggak fair buat salah satu pihak.
3. Siap Menjadi Pendengar dari Kedua Belah Pihak

Menjadi pendengar dari kedua sisi/Foto: Pexels.com/Ketut Subiyanto
Ingat ya, tugas penengah itu membuka komunikasi, bukan bergaya jadi hakim yang menentukan siapa benar dan siapa salah. Kamu mesti siap mendengarkan cerita dari dua perspektif pandang berbeda tanpa menghakimi.
Di sini, Anda dituntut jadi safe space buat kedua sahabatmu untuk meluapkan unek-unek. Setelah mendengarkan, Anda mesti fokus membuka balik jalur komunikasi mereka tanpa perlu memojokkan siapa pun.
4. Harus Memasang Batasan Diri

Mempertimbangkan beragam akibat sebelum menengahi pertengkaran/Foto: Pexels.com/Pragyan Bezbaruah
Pasang limitasi yang tegas sejak mula biar Anda nggak ikut terseret dalam drama. Kamu mesti tahu kapan waktunya mendengarkan dan kapan mesti menarik diri.
Pikirkan juga akibat jangka panjangnya. Mampukah Anda menerima konsekuensi jika nantinya kondisi pertemanan jadi renggang, maupun terlebihlagi Anda yang mendadak disalahkan jika proses menengahi nggak berjalan mulus?
Jadi, jangan terburu-buru pasang badan ya, Beauties! Pastikan Anda sudah mempertimbangkan hal-hal ini saat menengahi perselisihan antar kedua sahabatmu sebelum ambil keputusan terbaik!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.