5 Destinasi Wisata di Jepang Buat Pencinta Matcha

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 126x dilihat
5 Destinasi Wisata di Jepang Buat Pencinta Matcha

Bagikan Postingan

Jepang menjadi destinasi harapan bagi banyak pencinta teh hijau, terutama matcha yang populer dengan warna hijau terang dan cita rasanya yang khas. Menariknya, setiap daerah penghasil matcha punya karakter tersendiri, mulai dari rasa umami yang halus hingga harum teh yang lebih kuat dan sedikit earthy.

Kalau Anda sedang merencanakan perjalanan ke negeri Sakura, beberapa daerah penghasil matcha ini layak masuk itinerary. Selain mencicipi teh hijau langsung dari daerah asalnya, Anda juga bisa mengenal tradisi dan proses budidaya teh yang telah berkembang selama berabad-abad.

Yuk, intip lima destinasi wisata pecinta matcha berikut ini dilansir dari Wakokoro Tea!

Uji, Kyoto

Kota Uji, Kyoto/Foto: Magnific

Kalau berbicara tentang destinasi wisata pencinta matcha, Uji di Kyoto hampir selalu layak disebut pertama. Daerah yang eksis di sebelah selatan Kyoto ini dikenal sebagai salah satu pusat teh hijau paling berhistoris di Jepang.

Budidaya teh di Uji telah berkembang sejak abad ke-13, ketika para biksu Zen, termasuk Eisai, membawa benih teh dari Tiongkok dan menanamnya di area tersebut. Pada abad ke-15, teh hijau Uji terlebihlagi dikenal sebagai teh berkualitas tinggi yang dinikmati kalangan shogun dan famili kekaisaran.

Keistimewaan matcha Uji terletak pada teknik budidaya dan karakter rasanya. Petani setempat mengembangkan metode menutupi flora teh sebelum panen untuk menghasilkan tencha, bahan alas matcha. Teknik ini membantu menghasilkan warna hijau yang terang serta cita rasa umami yang kaya dengan tekstur lembut. 

Yame, Fukuoka

Kota Yame, Fukuoka/Foto: Magnific

Berada di Prefektur Fukuoka, daerah Yame punya reputasi kuat sebagai penghasil teh berkualitas di Jepang. Daerah ini populer dengan gyokuro, jenis teh hijau premium yang juga dibudidayakan dengan teknik peneduhan.

Kondisi lingkungan berupa perbukitan, udara berkabut, dan metode budidaya yang teliti membantu menghasilkan daun teh dengan rasa manis alami.

Karakter matcha Yame cocok untuk Anda yang menyukai teh dengan rasa kaya, tetapi tidak terlalu pahit. Perpaduan rasa manis dan umami yang halus membuatnya terasa seimbang, dengan harum yang khas dan akhir rasa yang bersih.

Tak heran jika teh dari Yame juga disukai untuk upacara minum teh tradisional. Kalau biasanya Anda menikmati matcha dengan rasa pahit yang cukup kuat, mencoba matcha Yame bisa menjadi pengalaman baru yang menarik.

Nishio, Aichi

Kota Nishio, Aichi/Foto: Magnific

Nishio di Prefektur Aichi punya hubungan panjang dengan budidaya teh, dengan sejarah lokal yang menelusuri asal-usulnya hingga abad ke-13. Seiring waktu, area ini semakin dikenal karena fokus pada produksi tencha untuk diolah menjadi matcha.

Nishio kini menjadi salah satu pusat produksi matcha utama di Jepang, dengan sebagian besar tanah tehnya didedikasikan untuk flora yang digunakan sebagai bahan alas matcha.

Daya tarik matcha Nishio terletak pada rasanya yang seimbang, memadukan manis alami dengan sedikit kepahitan. Karakter ini membuatnya gampang dinikmati, baik dalam bentuk teh tradisional maupun minuman modern.

Buat Anda yang gemar berburu dessert, matcha dari Nishio juga cocok digunakan dalam latte, kue, es krim, dan beragam kudapan. Jadi, daerah ini menarik untuk dikenali oleh pencinta matcha yang gemar mencoba beragam olahan teh hijau.

Shizuoka

Kota Shizuoka/Foto: Magnific

Shizuoka, yang eksis di Jepang bagiankecil tengah, populer dengan perkebunan tehnya yang luas dan panorama lingkungan yang indah. Wilayah ini menyumbang sekitar 40 persen produksi teh hijau Jepang, meskipun hasil utamanya lebih dikenal berupa sencha dan teh daun lainnya. Matcha juga diproduksi di sini, dengan karakter yang dipengaruhi tanah vulkanis dan air dari area kaki Gunung Fuji.

Berbeda dari matcha Uji yang dikenal dengan umami kuat, matcha Shizuoka cenderung punya rasa lebih earthy dengan sentuhan rumput bugar dan sedikit kepahitan. Rasanya juga bisa terasa lebih ringan dan menyegarkan, sehingga cocok untuk Anda yang baru mulai menyukai matcha.

Teh dari daerah ini bisa dinikmati langsung maupun diolah menjadi matcha latte dan smoothie. Sambil menjelajahi Shizuoka, Anda juga bisa menikmati kondisi perkebunan teh yang menjadi bagiankecil khas lanskap daerah tersebut.

Kagoshima

Kota Kogashima/Foto: Magnific

Terletak di ujung selatan Jepang, Kagoshima berkembang menjadi salah satu area krusial dalam industri teh. Daerah ini merupakan penghasil teh terbesar kedua di Jepang setelah Shizuoka dan menjadi salah satu imam produksi tencha, bahan baku matcha.

Hamparan perkebunan di tanah vulkanis yang kaya mineral, kondisi hangat, serta curah hujan yang cukup mendukung pertumbuhan flora teh di daerah ini.

Matcha Kagoshima dikenal dengan rasa yang kaya, manis alami, dan relatif rendah kepahitan. Teksturnya yang halus membuatnya cocok untuk beragam selera, termasuk Anda yang gemar menikmati matcha latte maupun dessert teh hijau setiap hari.

Produksi dalam skala besar juga membantu menyediakan beragam pilihan matcha dengan harga yang lebih terjangkau, meskipun tersedia pula kualitas premium untuk upacara minum teh.

Beauties, setiap daerah penghasil matcha di Jepang punya kelebihan tersendiri. Kalau Anda mau menjelajahi wisata untuk pecinta matcha di Jepang, pilihan destinasi bisa disesuaikan dengan rasa teh yang paling Anda sukai.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads