Jakarta -
Memilih stroller alias kereta sorong bayi memang perlu pertimbangan yang matang ya, Bunda. Dengan banyaknya pilihan di pasaran, wajar jika Bunda bingung menentukan mana yang paling kondusif untuk Si Kecil.
Ketika hendak membeli stroller, tentu kita tertarik pada kreasi alias modelnya. Padahal, ada beberapa perihal yang sebaiknya diperhatikan agar stroller tetap kondusif digunakan sehari-hari.
Meski begitu, kebutuhan setiap family tentu tidak sama. Ada orang tua yang memerlukan stroller untuk bayi baru lahir, sementara yang lain mencari stroller yang praktis untuk dibawa bepergian. Hal ini diungkapkan langsung oleh Founder Hamilton by Yoop, Shaun Tay.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau saya lihat, setiap orang tua punya kebutuhan yang berbeda. Ada yang baru punya bayi, ada juga yang anaknya sudah lebih besar, stroller yang dibutuhkan pun berbeda. Jadi, semuanya kembali lagi ke kebutuhan masing-masing," ujar Shaun Tay saat berbincang dalam kegiatan berbareng Hamilton di area Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (25/06/2026).
Nah, sebelum memutuskan membeli stroller, Bunda kudu memperhatikan beberapa perihal terlebih dahulu. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Tips memilih stroller yang kondusif untuk
Ada beberapa tips memilih stroller bayi yang kondusif yang dapat Bunda perhatikan sebelum membeli. Berikut tipsnya:
1. Pilih stroller dengan rem yang mudah dioperasikan
Salah satu perihal krusial yang kerap luput saat mau membeli stroller adalah bagian rem yang digunakan saat berakhir alias berada di jalan menurun.
Shaun mengatakan bahwa orang tua bisa memilih stroller dengan sistem rem pedal yang cukup diinjak untuk mengunci roda. Rem seperti ini tidak membikin Bunda repot saat kudu berakhir mendadak.
"Kalau pilih stroller, orang tua bisa cek remnya terlebih dahulu. Saya sarankan stroller dengan sistem rem pedal yang tinggal diinjak saja," kata Shaun.
2. Perhatikan keamanan sabuk pengaman
Selanjutnya, Bunda perlu memastikan sabuk pengaman pada stroller betul-betul kuat dan kondusif digunakan. Sabuk yang kondusif biasanya tidak mudah lenggang dan tetap stabil. Shaun menyarankan untuk memilih stroller yang sudah menggunakan lima magnetic buckle.
"Lalu, cari yang sudah menggunakan lima magnetic buckle. Jadi, ada pengaman di bahu, pinggang, dan bagian tengah dengan pengunci magnet yang mudah dipasang. Menurut saya itu sudah cukup aman," ungkapnya.
3. Sesuaikan dengan berat badan bayi
Satu perihal yang tidak kalah krusial sebelum membeli stroller adalah memperhatikan berat badan bayi. Setiap stroller punya kapabilitas yang berbeda, jadi krusial untuk disesuaikan dengan berat Si Kecil.
Jika melampaui pemisah alias tidak sesuai, stroller dapat menjadi kurang nyaman dan berisiko tidak seimbang saat didorong, Bunda.
4. Pilih material yang ringan
Berikutnya, Bunda juga bisa memperhatikan bahan rangka stroller sebelum membelinya. Salah satu bahan yang cukup direkomendasikan adalah aluminium lantaran bobotnya ringan.
"Orang tua bisa memandang juga material rangkanya. Misalnya, bahan aluminium itu cukup ringan. Ya, lebih mudah dibawa alias dilipat," jelas Shaun.
5. Pilih stroller dengan tambahan teknologi
Orang tua dapat mempertimbangkan stroller dengan teknologi yang lebih modern. Salah satunya adalah fitur rotasi 360 derajat yang membikin posisi dudukan bisa diputar.
Fitur seperti ini juga mendukung posisi rebahan penuh alias 360 flat position, sehingga Si Kecil lebih nyaman terutama saat tetap newborn.
"Kalau anaknya tetap newborn, bisa dipertimbangkan stroller dengan teknologi 360 derajat. Jadi kursinya bisa diputar, menghadap orang tua maupun ke arah depan," ujar Shaun.
Itulah beberapa tips memilih stroller bayi yang kondusif untuk Bunda perhatikan sebelum membeli. Semoga informasinya dapat bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·