Mau tukar warna cat untuk bilik tidur? Mungkin Bunda perlu menghindari beberapa warna cat pembawa apes menurut pakar.
Pemilihan warna cat bilik tidur biasanya didasarkan pada selera pribadi, tren dekorasi, alias pertimbangan kenyamanan. Namun belakangan ini semakin banyak orang yang tertarik pada ilmu jiwa warna dan pengaruhnya terhadap suasana hati, kualitas tidur, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.
Tak hanya berakibat pada emosi, sejumlah master spiritual dan kesehatan tidur meyakini bahwa warna tertentu juga dapat memengaruhi keberuntungan seseorang. Beberapa warna yang terkenal digunakan di bilik tidur apalagi disebut mempunyai daya negatif yang berpotensi menghalang datangnya keberuntungan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima warna cat yang dianggap membawa apes menurut para ahli.
1. Hitam
Warna hitam sering dipilih untuk menciptakan suasana bilik yang elegan, dramatis, dan terasa lebih intim. Meski tampilannya terlihat mewah, warna ini rupanya termasuk salah satu warna yang paling tidak direkomendasikan untuk bilik tidur menurut master spiritual.
“Hitam, terlepas dari undertone-nya, membawa emosi berat ke dalam bilik tidur, mengaburkan spiritualitas dan menghalangi daya positif, ujar Tara Bennet seorang astrolog sekaligus pembimbing spiritual di Mediumchat, dilansir dari Homes and Gardens.
Ia juga menambahkan bahwa warna hitam sering dikaitkan dengan kematian sehingga dapat menghadirkan rasa suram yang menghentikan keberuntungan sebelum kesempatan datang. Spesialis konten kesehatan tidur dari Sleepopolis, Vanessa Osorio, juga menilai warna hitam bisa memicu emosi sedih, marah, dan takut yang berpotensi memperburuk indikasi depresi.
2. Ungu
Ungu selama ini identik dengan kemewahan, kemakmuran, dan status sosial tinggi. Tak heran jika warna ini sering menjadi pilihan untuk menghadirkan nuansa bergengsi di bilik tidur. Namun menurut Bennet, warna ungu mempunyai sisi lain yang kurang menguntungkan.
“Meskipun ungu melambangkan kerajaan dan kemewahan, seperti hitam, warna ini juga diasosiasikan dengan kematian,” ujarnya.
Ia memperingatkan bahwa terlalu banyak daya negatif dari warna tersebut dapat menghalangi keberuntungan masuk, baik melalui mimpi maupun kehidupan sehari-hari.
3. Putih
Warna putih dikenal sebagai simbol kebersihan, kesucian, dan kesan ruangan yang lebih luas. Karena sifatnya netral, putih menjadi salah satu warna favorit untuk bilik tidur diberbagai style interior.
Meski demikian, Bennet menyarankan agar warna putih tidak dijadikan warna dominan di bilik tidur. Menurut dia, warna putih melambangkan sterilitas sehingga dianggap kurang baik bagi pasangan yang sedang merencanakan keturunan.
“Putih adalah warna paling bersih dan melambangkan kemurnian. Biasanya warna ini meningkatkan daya positif di dalam rumah, tapi tak disarankan untuk bilik tidur,” jelasnya.
4. Cokelat
Warna cokelat sering digunakan untuk menciptakan kesan hangat dan alami dalam ruangan. Namun penggunaan warna ini secara berlebihan di bilik tidur dinilai dapat memberikan akibat psikologis yang kurang baik.
Osorio menjelaskan bahwa warna cokelat mempunyai pengaruh serupa dengan hitam sehingga dapat memunculkan emosi murung dan membikin ruangan terasa kusam. Oleh karena itu, warna cokelat tua sebaiknya digunakan secara terbatas alias hanya aksen saja.
“Menggunakan warna-warna seperti ini di bilik tidur dapat meningkatkan akibat munculnya emosi sedih alias depresi yang berkepanjangan serta menurunkan kualitas tidur secara keseluruhan.”
5. Abu-abu gelap
Abu-abu merupakan warna yang sangat terkenal dalam kreasi interior modern lantaran dianggap elegan dan mudah dipadukan dengan beragam komponen dekorasi. Namun para mahir mengingatkan agar tidak memilih nuansa abu-abu yang terlalu gelap untuk bilik tidur.
Menurut Osorio, warna abu-abu gelap dapat membikin ruangan terasa sempit dan menimbulkan kelelahan secara bentuk maupun emosional. Abu-abu gelap dapat membikin bilik terasa membatasi dan sangat menguras daya secara bentuk serta emosional.
Vanessa pun menambahkan bahwa menghindari warna-warna yang memicu reaksi emosional negatif merupakan langkah krusial untuk menjaga kesehatan mental dan kualitas istirahat.
Saat memilih warna bilik tidur, tidak ada salahnya mempertimbangkan aspek psikologis dan kenyamanan selain tren dekorasi. Warna-warna yang menenangkan seperti biru lembut, hijau sage, alias krem sering dianggap lebih mendukung kualitas tidur sekaligus menciptakan suasana yang nyaman dan positif di dalam ruangan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·