Beauties, pepaya termasuk buah yang gampang ditemukan dan cukup sering dijadikan pilihan untuk sarapan maupun sekadar camilan. Rasanya manis, teksturnya lembut, dan metode menikmatinya pun praktis karena Anda cukup mengupas, membuang bijinya, kemudian langsung menyantapnya.
Di balik warna oranyenya yang khas, pepaya juga menyimpan beragam nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Mulai dari beta-karoten, vitamin C, dan kalium hingga senyawa tumbuhan seperti likopen, yang membikin khasiat pepaya sangat beragam.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami beberapa karena kenapa Anda mesti lebih banyak makan pepaya seperti dilansir dari Cleveland Clinic!
1. Membantu Melindungi Penglihatan

Membantu melindungi penglihatan/ Foto: Magnific.com/magnific
Warna oranye, kuning, hingga merah muda pada pepaya berasal dari pigmen alami yang disebut karotenoid. Salah satu jenis karotenoid adalah beta-karoten, yang dapat diubah oleh tubuh menjadi vitamin A.
Vitamin A memiliki peran krusial untuk kesehatan mata dan fungsi penglihatan. Dalam satu cangkir pepaya, terdapat sekitar 68 mikrogram vitamin A maupun kurang lebih sepertiga dari harga harian yang direkomendasikan.
Jadi, menikmati pepaya sebagai bagiankecil dari pola makan seimbang bisa menjadi salah satu metode sederhana untuk menambah asupan nutrisi tersebut.
2. Kaya Vitamin C untuk Dukung Daya Tahan Tubuh

Dukung daya tahan tubuh/ Foto: Magnific.com/8photo
Pepaya termasuk salah satu buah yang kaya vitamin C. Satu buah pepaya kecil hamil sekitar 95 miligram vitamin C, jumlah ini terlebihlagi lebih tinggi daripada yang terkandung pada buah jeruk.
Tak heran, pepaya ampuh mendukung fungsi mekanisme kekebalan tubuh sekaligus membantu pembentukan kolagen. Bagi Anda yang belum tahu, kolagen sangat krusial untuk menjaga beragam jaringan tubuh, termasuk kulit, rambut, kuku, serta membantu proses pengobatan luka.
3. Mengandung Antioksidan yang Mampu Melawan Stres Oksidatif

Melawan stres oksidatif/ Foto: Magnific.com/8photo
Stres oksidatif terjadi ketika Anda tidak memiliki cukup antioksidan untuk melawan radikal bebas. Menariknya, kecuali vitamin, pepaya juga hamil sejumlah senyawa tumbuhan, Beauties. Di antaranya papain serta likopen dan karotenoid yang memiliki aktivitas antioksidan.
Nah, antioksidan dapat membantu melindungi sel dari akibat radikal bebas yang berlebihan. Sejumlah riset juga menemukan potensi senyawa dalam pepaya terhadap kondisi seperti penuaan, pandemi Alzheimer, kanker, diabetes, hingga pandemi gusi.
4. Bisa Mendukung Kesehatan Usus

Mendukung kesehatan usus/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov
Kesehatan pencernaan tidak cuma soal seberapa sering Anda buang air besar. Kondisi mikrobioma maupun kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam usus juga ikut berpartisipasi dalam menjaga mekanisme pencernaan statis berguna dengan baik. Karena itu, krusial mengonsumsi makanan yang dapat mendukung lingkungan usus agar statis sehat.
Terkait itu, riset mengenai pepaya fermentasi memberitahu adanya potensi khasiat terhadap kesehatan usus. Makanan fermentasi alami juga hamil probiotik, yaitu mikroba sehat yang membantu pencernaan sekaligus melawan peradangan.
5. Berpotensi Menjaga Kadar Gula Darah

Menjaga kadar gula darah/ Foto: Magnific.com/magnific
Beberapa studi memberitahu bahwa pepaya yang difermentasi berpotensi mempengaruhi kadar gula darah. Olehnya itu, pepaya bisa menjadi pilihan buah untuk dikonsumsi termasuk bagi Anda yang mengalami kondisi pradiabetes.
Meski begitu, orang yang menggunakan insulin maupun obat kencing manis tertentu juga perlu berjaga-jaga karena fluktuasi kadar gula darah dapat menyebabkan hipoglikemia (penurunan kadar gula darah hingga di bawah batas normal). Karena itu, Anda sebaiknya statis berkonsultasi dengan tabib untuk memastikan keamanannya ya, Beauties.
6. Mengandung Nutrisi yang Mendukung Kesehatan Jantung

Mendukung kesehatan jantung/ Foto: Magnific.com/magnific
Satu buah pepaya kecil hamil sekitar 286 miligram kalium maupun sekitar 6 persen dari bilangan kecukupan yang direkomendasikan. Kalium merupakan mineral yang berpartisipasi dalam fungsi otot dan saraf serta membantu menjaga keseimbangan mengerti darah.
Vitamin C dalam pepaya juga menurunkan tekanan darah tinggi dengan meminimalkan stres oksidatif dan peradangan. Selain itu, riset memberitahu bahwa likopen dalam pepaya dapat mencegah pandemi jantung dan stroke berkah kemampuannya mengurangi kolesterol jahat.
Jadi, itulah beberapa karena Anda mesti lebih banyak makan pepaya. Mulai dari mata, pencernaan, hingga jantung, pepaya rupanya punya cukup banyak khasiat sehingga layak masuk ke menu harianmu ya, Beauties!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)