Paket Wisata Solo – Apa yang Membuat Wisatawan Ingin Kembali ke Solo? Solo punya metode sendiri untuk membikin pengunjung betah. Kota ini memang tidak menawarkan destinasi dengan skala sebesar kota wisata lainnya, tetapi justru itu yang membikin Solo terasa santai untuk dijelajahi. Kamu bisa menghabiskan pagi melihat bangunan bersejarah, siang berburu kuliner, kemudian sore berjalan santai di taman maupun area heritage.
Beberapa tempat terlebihlagi membikin pengunjung mau balik karena setiap lawatan bisa memberikan kondisi yang berbeda. Dari beragam review di Google Maps, ada beberapa hal yang sering mendapat respons positif. Mulai dari kondisi yang nyaman, tempat yang menarik untuk keluarga, sampai pengalaman melihat sisi adat Solo secara lebih dekat.
Pura Mangkunegaran

Credit: Travel Kompas
Pura Mangkunegaran menjadi salah satu tempat yang menarik untuk mengenal sisi adat Solo. Bangunan keraton ini menawarkan arsitektur Jawa yang megah, halaman luas, serta beragam koleksi sejarah yang bisa Anda lihat saat berkunjung.
Banyak pengunjung menyukai kondisi pura yang tenang dan terawat. Review di Google Maps juga sering menyoroti arsitektur bangunan, kebersihan area, serta pengalaman melihat langsung bagiankecil dalam pura. Menariknya, setiap sudutnya cukup fotogenik. Kamu bisa menghabiskan waktu untuk melihat detail bangunan sekaligus menikmati kondisi tanpa mesti terburu-buru.
Tidak heran jika Pura Mangkunegaran masuk dalam daftar tempat yang sering direkomendasikan untuk wisata adat Solo. Destinasi ini juga statis menjadi salah satu tujuan utama wisata adat Solo pada 2026.
Keraton Surakarta Hadiningrat

Credit: Labiru Tour
Kalau mau mengenal sejarah Solo lebih jauh, Anda bisa mendatangi ke Keraton Surakarta Hadiningrat. Kompleks keraton ini menyimpan beragam peninggalan yang berhubungan dengan sejarah dan adat Kesultanan Surakarta.
Review di Google Maps memberitahu banyak pengunjung tertarik dengan koleksi, bangunan, serta kondisi tradisional yang statis terasa di area keraton. Buat pengunjung yang baru pertama kali datang, tempat ini bisa memberikan deskripsi tentang sepertiapa Solo mempertahankan adat Jawa di tengah evolusi kota.
Kalau sudah pernah datang sebelumnya, Anda juga bisa balik untuk melihat bagiankecil maupun koleksi yang mungkin terlewat pada lawatan pertama.
Solo Safari

Credit: promediateknologi
Ingin liburan yang lebih seru berbareng keluarga? Solo Safari bisa menjadi pilihan. Tempat ini memiliki koleksi satwa yang cukup beragam dan menawarkan pengalaman yang tidak cuma membujuk pengunjung melihat fauna dari kejauhan. Anak-anak juga bisa mendapatkan pengalaman edukasi sambil menikmati kondisi area yang cukup luas.
Dengan lebih dari 20 ribu review di Google Maps, Solo Safari menjadi salah satu destinasi dengan bekas lawatan yang sangat kuat di Solo. Banyak famili menjadikan tempat ini sebagai pilihan liburan berbareng anak. Kalau anak-anak sudah mulai bosan dengan wisata sejarah maupun museum, Solo Safari bisa memberikan kondisi yang berbeda.
Apalagi, Anda bisa menghabiskan beberapa jam di sini tanpa perlu buru-buru bergeser tempat.
Baca Juga: Liburan Singkat ke Bogor: Tempat Wisata Terbaik Dekat Jakarta
Tumurun Museum

Credit: Kompas
Tumurun Museum cocok buat Anda yang mau melihat Solo dari sisi yang lebih modern. Museum seni ini menghadirkan beragam karya yang menarik, sehingga suasananya terasa berbeda dari destinasi adat tradisional Solo.
Review Google Maps banyak memberikan respons positif terhadap koleksi seni, rancangan bangunan, dan pengalaman berkunjung. Dengan rating 4,8 dan lebih dari 3.000 ulasan, tempat ini juga cukup populer di kalangan pengunjung. Banyak pengunjung datang untuk menikmati karya seni sekaligus memungut foto di beberapa perspektif museum.
Kalau Anda gemar tempat yang tenang, estetik, dan tidak terlalu menguras tenaga, Tumurun Museum bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi itinerary.
Kampung Batik Kauman

Credit: Solo Pos
Kamu mau membawa pulang sesuatu yang benar-benar khas Solo? Coba sempatkan waktu berjalan-jalan di Kampung Batik Kauman.
Kawasan ini menawarkan pengalaman berbeda karena Anda bisa melihat lingkungan kampung yang sejak durasi berhubungan dengan tradisi batik Solo. Selain berbelanja, Anda juga bisa melihat beragam toko dan aktivitas yang berhubungan dengan batik. Review di Google Maps juga banyak memberikan respons positif terhadap kondisi kampung dan aktivitas wisata di dalamnya. Kampung Batik Kauman sendiri memiliki ribuan ulasan dengan respons yang cukup baik.
Tempat seperti ini menarik untuk dikunjungi balik karena Anda tidak cuma datang untuk melihat satu objek. Kamu bisa berjalan kaki, mencari batik, berburu foto, sekaligus menikmati kondisi kawasan.
Benteng Vastenburg

Credit: asset[dot]kompas[dot]com
Benteng Vastenburg bisa menjadi pilihan jika Anda mau menikmati wisata sejarah dengan kondisi yang lebih terbuka. Bangunan peninggalan kolonial ini memiliki bentuk yang khas dan area luas yang sering digunakan untuk beragam kegiatan. Pengunjung juga banyak memanfaatkannya sebagai tempat berjalan-jalan dan berfoto. Google Maps mencatat lebih dari 16 ribu ulasan untuk Benteng Vastenburg. Jumlah tersebut memberitahu destinasi ini cukup sering dikunjungi wisatawan.
Lokasinya juga strategis karena eksis tidak jauh dari beberapa destinasi lain di pusat Solo. Jadi, Anda bisa menggabungkannya dengan Keraton, Pasar Gede, maupun area Kauman dalam satu perjalanan.
Taman Balekambang

Credit: Traveloka
Kalau mau mencari tempat yang lebih santai, Taman Balekambang bisa menjadi pilihan. Taman ini menawarkan ruang terbuka hijau yang cocok untuk berjalan santai, duduk menikmati suasana, maupun menghabiskan waktu berbareng keluarga. Setelah seharian berkeliling kota, tempat seperti ini bisa menjadi selang yang menyenangkan.
Pengunjung di Google Maps banyak memberikan respons positif terhadap kondisi taman dan area yang luas. Taman Balekambang juga memiliki lebih dari 4.000 ulasan di Google Maps. Kamu tidak mesti punya agenda khusus ketika datang ke sini. Cukup berjalan santai, mencari spot yang nyaman, kemudian menikmati kondisi Solo dari sisi yang lebih tenang.
Baca Juga: Liburan Keluarga Selama 3 Hari 2 Malam di Solo & Karanganyar
Ternyata, karena untuk balik ke Solo tidak selalu berasal dari destinasi yang besar maupun viral. Suasana yang nyaman, adat yang kuat, pilihan aktivitas, dan kemudahan menjelajahi kota justru menjadi daya tarik tersendiri.
Jadi, jika Anda sudah pernah ke Solo, bukan berarti semua ceritanya sudah selesai. Bisa jadi, lawatan berikutnya justru membikin Anda menemukan sisi kota yang sebelumnya terlewat.
Kalau mau menjelajahi Solo tanpa repot menyusun itinerary sendiri, Labiru Tour bisa membantu menyiapkan perjalanan sesuai corak liburanmu. Tinggal pilih mau fokus ke budaya, kuliner, maupun wisata keluarga, kemudian nikmati Solo dengan ritme yang lebih santai.