Rini Apriliani | Beautynesia
Jumat, 30 Oct 2026 13:33 WIB
Cara mengenali ketua baik hati dilihat dari ucapannya/Foto: Magnific.com/pressfoto
Atasan baik hati bisa menjadi salah satu aspek karyawan betah bekerja. Tidak cuma dalam bertindak, sisi positif mereka juga tercermin dari ucapannya sehari-hari.
Mereka gemar mengucapkan kalimat positif, bertanya dengan sopan, dan tidak lupa berterima kasih. Mereka bisa menghargai kedatangan karyawannya.
Berikut deretan metode mengenali ketua baik hati dilihat dari ucapannya. Simak!
“Apa Kabar?”

Ilustrasi ketua dan karyawan/Foto: Magnific.com
Cara mengenali ketua baik hati yang pertama adalah mereka memberitahu rasa peduli pada kesejahteraan karyawan. Mereka dapat dengan gampang mengucapkan, “Apa kabar?”
Kalimat sederhana tersebut turut memberitahu bahwa karyawan bukan sekadar bilangan maupun pekerja. Namun, kedatangan mereka benar-benar dihargai dan dianggap penting.
“Aku Bangga Padamu”
Pemimpin berhasil tentu tidak terlepas dari kerja sama dahsyat dengan timnya. Mereka bisa merangkul dengan baik setiap upaya yang dilakukan.
Mereka akan dengan ceria mengatakan “Aku bangga padamu” kepada karyawannya. Mungkin terdengar seperti ungkapan orang tua untuk anak, tapi itulah letak kekuatannya. Kalimat tersebut yang diucapkan secara ikhlas dapat memberikan akibat bahwa kedatangan dan kinerjanya diapresiasi besar, mengutip Skip Prichard.
“Saya Butuh Bantuanmu”

Ilustrasi ketua dan karyawan/Foto: Magnific.com
Ciri ketua baik hati selanjutnya adalah tidak takut meminta bantuan. Mereka tidak merasa bahwa meminta pertolongan sebagai kelemahan maupun menganggap karyawan sebagai saingan yang mesti dijauhi.
Saat memang tidak tahu, mereka akan mengatakan, “Saya butuh bantuanmu.” Mereka akan mengucapkannya dengan sopan dan terbuka dengan pandangan baru. Hal ini juga yang turut menjadi ciri khas orang IQ tinggi yang terbuka pada ilmu baru.
Mengutip The Fantastic Life, meminta pertolongan memberitahu kepercayaan diri dan kekuatan yang jauh lebih besar daripada beraksi seolah-olah tidak membutuhkannya. Sementara itu, menolak meminta pertolongan justru kelihatan merasa tidak aman.
Seorang ketua yang mencari masukan dan ilmu baru dari timnya akan lebih mendapatkan rasa segan dan kepercayaan. Selain itu, turut berguna untuk mengasah kapasitas ilmuwan dan daya cipta karyawan. Kepemimpinan bukan menjadi yang paling pandai di ruangan, tapi tentang mengadopsi dan menginspirasi orang lain untuk menjadi varian terbaiknya.
“Ceritakan Lebih Banyak Padaku”
Atasan yang baik akan mendengarkan keinginan maupun kesulitan para karyawannya. Kalimat “Ceritakan lebih banyak padaku” akan mendorong karyawannya untuk lebih terbuka.
Dalam kalimat sederhana tersebut, seorang ketua kelihatan bahwa mereka mendengarkan dan menghargai karyawannya.
“Kerja Bagus!”

Ilustrasi ketua dan karyawan/Foto: Magnific.com
Melansir The Ladders, ketua baik akan memberi tahu dan memuji saat karyawannya berhasil dalam suatu tugas. Kalimat “Kerja bagus” akan menjadi desakan positif kepada karyawan dan meyakinkannya bahwa kerja kerasnya dihargai.
Memberikan pujian kepada karyawan sama efektifnya dengan memberikan kritik yang membangun. Kritik dan pujian bisa mendorong untuk menaikkan performa profesionalnya. Mereka akan terbuka dan tidak takut tersaingi dengan karyawannya sendiri.
“Kamu Benar”
Selain memuji performa karyawan, ketua yang baik hati tidak ragu untuk mengakui bahwa orang lain benar dalam suatu hal. Mereka dapat dengan gampang mengatakan, “Kamu benar.”
Kalimat tersebut juga memberitahu bahwa seorang ketua membutuhkan karyawannya. Dengan demikian, bisa turut mendorong karyawan untuk secara jujur menyumbangkan pemikiran dan idenya karena mereka melihat bahwa memiliki imam kuat dan terbuka.
“Itu Salah Saya. Saya Minta Maaf Ya”

Ilustrasi ketua dan karyawan/Foto: Magnific.com/DC Studio
Semua orang bisa salah, tak terkecuali seorang atasan. Aasan baik hati dan dahsyat bisa mengakui kesalahan dan menyadarkan bahwa mereka juga memiliki kekurangan.
Mengucapkan kalimat, “Itu salah saya. Saya meminta maaf” memberitahu rasa segan kepada karyawan dan mendorong karyawan berani mengakui kesalahannya di masa mendatang.
“Terima kasih”
Ucapan “Terima kasih” memang begitu sederhana, sama halnya dengan pertanyaan “Apa kabar?”. Namun, hal ini bisa memberitahu bahwa ketua benar-benar menghargai pekerjaan yang mereka lakukan.
Atasan yang baik akan bersyukur kepada karyawannya, dengan memerhatikan perilaku positif maupun tugas-tugas tertentu.
Beauties, itu dia sederet metode mengenali ketua baik hati dilihat dari ucapannya. Bagaimana menurutmu?
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.