Anak Masih Susah Pegang Pensil Dengan Benar? Ketahui Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Jun 28, 2026 02:30 PM - 2 jam yang lalu 54

Jakarta -

Saat masuk usia prasekolah, salah satu masalah yang kerap dialami ialah anak tetap susah pegang pensil dengan benar. Lalu gimana langkah mengatasinya?

Perlu diketahui bahwa keahlian dan langkah anak memegang pensil mungkin terlihat sepele, tetapi ini berkedudukan krusial dalam perkembangan menulis, menggambar, dan beragam kegiatan belajar lainnya. 

Para mahir menilai bahwa penyebab utama dari masalah ini termasuk seperti kurangnya kegiatan motorik lembut sejak dini. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selain itu, screen time berlebihan di usia mini juga bisa menjadi aspek yang memengaruhi keahlian anak memegang pensil di usia prasekolah. 

Saat anak susah memegang pensil dengan benar

Praktisi pendidikan anak di Amerika Serikat, Kirsten Horton, melakukan pertimbangan terhadap anak-anak usia prasekolah. Menurutnya, kesulitan dalam memegang pensil merupakan perihal yang cukup umum terjadi.

"Saya memperkirakan lebih dari separuh anak mendaftar sekolah dengan kondisi belum bisa menggenggam pensil secara fungsional," kata Horton, seperti dikutip dari Parents.

Anak juga lebih sering terlihat memegang pensil dengan genggaman mengepal alias sering berganti tangan maupun posisi lantaran tangan mereka sigap lelah. Pada usia antara 4 hingga 6 tahun, sebagian anak mulai mengembangkan langkah memegang pensil dengan lebih benar.

Mengapa susah memegang pensil bisa menjadi masalah?

Meskipun terkadang perihal ini merupakan bagian yang wajar dalam proses perkembangan anak, orang tua perlu mengerti bahwa kondisi tersebut bisa dipengaruhi oleh screen time.

Menurut praktisi pendidikan anak usia dini, Suzanne Steele, anak tetap susah pegang pensil dengan betul berangkaian dengan kurangnya latihan alias stimulasi motorik lembut di rumah. Misalnya seperti kegiatan mewarnai, bermain plastisin, meronce manik-manik, bermain balok, alias menggunakan gunting.

"Saat main gadget, anak-anak lebih banyak menggunakan jarinya untuk menggeser alias mengetuk layar. Hal ini memengaruhi kekuatan tangan, koordinasi motorik halus, dan keahlian menggunakan pensil dengan baik nantinya," imbuh Steele.

Dampak anak susah memegang pensil dengan benar

Selain susah melakukan kegiatan seperti menulis, menggambar, alias mewarnai, susah memegang pensil juga membikin anak jadi mudah capek alias frustrasi di sekolah. Kegiatan yang ada membikin anak merasa tidak nyaman lantaran mereka tidak kesulitan dalam menggenggam.

Bagi sebagian anak, kondisi ini juga dapat membikin mereka kesulitan mengikuti kegiatan akademik di sekolah. 

Tulisan tangan berangkaian dengan perkembangan literasi awal, keahlian mengeja, dan daya ingat. Jika tetap minim stimulasi, anak-anak berpotensi mengalami masalah jangka panjang.

Termasuk di antaranya seperti nyeri tangan kronis dan kelelahan otot akibat tekanan berlebihan pada otot dan ligamen, lantaran langkah memegang yang tidak tepat.

Selain itu, tulisan tangan anak juga dapat terdampak lantaran genggaman yang kurang baik membikin pensil lebih susah dikendalikan, sehingga hasil tulisan menjadi acak-acakan dan apalagi susah dibaca.

Cara melatih anak menggenggam pensil di rumah

5 Ide Aktivitas Motorik Anak Usia 4 Tahun Sebelum Belajar MenulisIlustrasi/Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu melatih anak menggenggam pensil dengan benar, Bunda: 

1. Metode 'pinch and flip'

Minta anak menjepit pensil di dekat ujungnya menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, lampau putar pensil hingga posisinya bertumpu pada lekukan tangan.

2. Gunakan permukaan vertikal

Ajak anak menggambar pada papan gambar berdiri alias papan tulis yang ditempel di dinding. Aktivitas ini dapat membantu melatih kekuatan bahu dan pergelangan tangan Si Kecil.

3. Pilih pensil alias krayon berukuran pendek

Alat tulis yang ukurannya lebih mini dan pendek dapat mendorong anak untuk menggenggam dengan benar, lantaran mereka kudu memegangnya lebih dekat ke ujung.

Hal ini juga membikin area pegangan yang ada menjadi lebih sedikit, dibandingkan jika mereka menggunakan perangkat tulis berukuran panjang.

4. Gunakan trik 'kaus kaki'

Nah, untuk langkah ini Bunda bisa memanfaatkan kaus kaki lama di rumah yang sudah tidak terpakai. Buat dua lubang pada bagian ujungnya, lampau minta anak memakainya seperti sarung tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk keluar melalui lubang tersebut.

5. Gunakan perangkat bantu genggaman pensil

Jika beragam langkah yang disebutkan di atas belum sukses membantu anak menggenggam, cobalah gunakan perangkat bantu genggaman pensil (pencil grip). 

Alat ini dapat membantu membiasakan anak menggunakan posisi memegang pensil yang betul dalam kegiatan sehari-hari.

Tips meningkatkan kekuatan tangan dan jari anak

7 Kegiatan Dapat Menguatkan Sistem Sensori Anak Usia 1-3 TahunIlustrasi/ Foto: Getty Images/Userba011d64_201

Selain latihan menggenggam, jangan lupa untuk juga menstimulasi kekuatan otot tangan dan jari Si Kecil, Bunda. Hal ini juga bisa membantu melatih anak memegang pensil yang tepat. 

Berikut beberapa kegiatan sederhana yang dapat membantu:

1. Bermain plastisin alias play dough

Meremas, menggulung, dan mencubit plastisin membantu memperkuat tangan dan jari anak.

2. Menggunting

Menggunting mengikuti garis membantu memperkuat jari-jari yang digunakan untuk menulis. Pastikan anak menggunakan gunting berbahan plastik yang kondusif ya, Bunda. Awasi juga saat Si Kecil sedang melakukan kegiatan menggunakan gunting.

3. Mewarnai dan menggambar 

Penggunaan perangkat mewarnai seperti krayon alias spidol secara berkala membantu membangun daya tahan yang dibutuhkan anak untuk kegiatan menulis.

4. Meronce alias memasukkan benang

Aktivitas ini sangat baik untuk melatih koordinasi dan kontrol jari Si Kecil.

5. Menggunakan penjepit alias pinset

Cobalah minta anak untuk mengambil benda-benda mini dari mangkuk alias kotak permainan sensorik dengan menggunakan penjepit alias pinset. 

Selain melatih motorik halus, kegiatan ini juga turut melatih kesabaran anak terutama saat barang mini yang diambil terjatuh.

6. Bermain balok

Aktivitas bermain balok sangat baik untuk melatih kekuatan jari dan ketepatan gerakan.

7. Menggunakan perangkat tulis pendek dan berukuran besar

Alat tulis dengan ukuran pendek dan besar secara alami membantu mengarahkan anak menuju langkah memegang yang lebih baik, Bunda.

Pastikan anak mempunyai banyak kesempatan menggunakan tangan dan jari-jari mereka sejak dini.

"Perkembangan motorik lembut tumbuh melalui permainan dan kegiatan sehari-hari. Jadi, pastikan mereka diberi kesempatan untuk bermain dengan tangan dan jarinya agar di kemudian hari lebih mudah menggenggam pensil dengan benar," imbuh Horton.

Itulah penjelasan tentang penyebab dan langkah mengatasi anak yang tetap susah pegang pensil dengan benar. Semoga berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya