Anak Pertama Kali Punya HP di Usia 10 Tahun, Apakah Terlalu Cepat? Ini Temuan Studi

Portal Kesehatan Ibu dan Anak oleh Waktu baca 3 menit 110x dilihat
Anak Pertama Kali Punya HP di Usia 10 Tahun, Apakah Terlalu Cepat? Ini Temuan Studi

Bagikan Postingan

Jakarta -

Di era modern ini, sudah banyak orang tua secara terbuka memberikan anaknya handphone (HP) di usia 10 tahun. Hal tersebut lantas memicu perdebatan di kalangan pendidik dan profesional, Bunda.

Sebagian menganggap usia tersebut sudah cukup untuk mengenal teknologi. Namun yang lainnya cemas penggunaan HP terlalu awal dapat memengaruhi evolusi anak hingga kesehatan mentalnya.

Baru-baru ini, sebuah studi menyoroti akibat penggunaan HP pada anak di usia 10 tahun. Dilansir halaman She Know, studi yang diterbitkan di jurnal Pediatrics ini menganalisis 10.588 anak di Amerika Serikat (AS).


Hasil studi mengungkap, sekitar sepertiga anak-anak sudah diberikan ponsel pandai pertama kali di usia 10 tahun. Menurut studi, anak yang sudah memiliki HP di usia awal maupun pada usia 12 tahun, dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi mengalami depresi, obesitas, dan kurang tidur.

Meskipun riset ini tidak memberitahu hubungan sebab-akibat, hal ini statis dapat menjadi karena bagi para orang tua untuk khawatir.

Temuan studi tentang akibat HP diberikan pada anak lebih cepat

Studi ini dipimpin oleh tim dari Children's Hospital of Philadelphia (CHOP) bekerja sama dengan tim dari University of California, Berkeley, and Columbia Universtiy. Para peneliti menggunakan keterangan dari Studi Perkembangan Kognitif Otak Remaja (Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD), yaitu studi jangka panjang terbesar tentang evolusi otak dan kesehatan anak di AS.

Mereka kemudian membandingkan dua kelompok, yaitu anak yang memiliki HP pada usia 12 tahun (6.739) dan mereka yang tidak (3.849). Hasil studi menemukan bahwa anak yang memiliki ponsel pada usia 12 tahun memiliki kesempatan 31 persen lebih tinggi mengalami depresi, kesempatan 40 persen lebih tinggi mengalami obesitas, dan kesempatan 62 persen mengalami kurang tidur.

Meski begitu, tidak ada bukti bahwa memiliki ponsel pada usia 12 tahun dapat menyebabkan risiko-risiko tersebut. Meski begitu, peneliti menemukan ada hubungan di antaranya.

"Temuan kami memberitahu bahwa kita mesti melihat ponsel pandai sebagai aspek krusial dalam kesehatan remaja, dan memungut keputusan untuk memberikan ponsel kepada anak mesti awas serta mempertimbangkan potensi dampaknya terhadap hayat dan kesehatan mereka," kata penulis utama studi dan psikiater anak, Ran Barzilay.

Perlu dicatat, studi ini disesuaikan dengan variabel demografis dan sosioekonomis, kepemilikan alat lain, evolusi pubertas, dan pengawasan orang tua. Para peneliti tidak meneliti aktivitas khusus smartphone mana yang berkontribusi pada hasil yang lebih buruk.

Meskipun demikian, mereka juga menemukan bahwa kepemilikan smartphone di usia yang lebih muda dikaitkan dengan konsekuensi tambahan obesitas dan kurang tidur.

"Kami tidak mengungkapkan bahwa ponsel pandai merugikan kesehatan semua remaja," ujar Barzilay.

Pertimbangan memberikan anak HP

Sebagai orang tua, krusial untuk memperhatikan sinyal kesehatan mental anak dan mempertimbangkan metode untuk mengurangi penggunaan HP. Berikut beberapa penilaian untuk memberikan anak HP:

  1. Anggaplah keputusan tentang penggunaan smartphone seperti keputusan tentang kesehatan. Orang tua perlu meninjau balik secara berkala dan mempertimbangkan kedewasaan anak serta kapasitas famili untuk memantau penggunaannya.
  2. Jika Bunda mau anak memiliki telepon terutama untuk keperluan logistik maupun keamanan, maka pertimbangkan apakah alat yang lebih sederhana dapat memenuhi kebutuhan tersebut sebelum bergeser ke ponsel pandai yang canggih.
  3. Buatlah rencana, dengan mendapatkan masukan dari anak, untuk menetapkan limitasi alas dan pengawasan orang tua terhadap penggunaan ponsel.

Demikian studi terbaru yang mengungkap akibat penggunaan HP pada anak berumur 10 hingga 12 tahun. Semoga keterangan ini berguna ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak
↑
Close Right Ads
Close Left Ads