Bocoran Baru: Serial Assassin’s Creed Netflix Bakal Hadir Di Roma Kuno

Nov 30, 2025 10:26 AM - 5 bulan yang lalu 169186

Kincai Media – Bayangkan Anda melangkah di jalanan batu Roma Kuno, menyaksikan kemegahan Colosseum yang tetap dalam pembangunan, dan mungkin saja berhadapan dengan Kaisar Nero yang sedang memainkan kecapinya. Ini bukan sekadar mimpi para fans Assassin’s Creed belaka. Bocoran terbaru mengindikasikan bahwa penyesuaian live-action Netflix bakal membawa kita semua ke era kekaisaran Romawi yang legendaris tersebut.

Menurut laporan eksklusif dari Nexus Point News, serial yang telah lama dinantikan ini bakal mengambil latar di Roma Kuno dengan menampilkan figur-figur sejarah penting. Nero, kaisar kelima Romawi yang terkenal dengan pemerintahannya yang kontroversial, diprediksi bakal menjadi salah satu karakter sentral dalam cerita ini. Spekulasi berkembang bahwa alur kisah bakal terjadi antara tahun 54 hingga 68 Masehi, tepat selama masa pemerintahan kaisar yang satu ini.

Meskipun perincian plot tetap diselimuti kabut misteri, pengumuman resmi dari Netflix dan Ubisoft awal bulan ini telah mengonfirmasi satu nama: Toby Wallace sebagai pemeran reguler pertama. Dalam posting blog resmi, alur cerita digambarkan sebagai “thriller berkecepatan tinggi yang berpusat pada perang rahasia antara dua faksi yang tersembunyi.” Deskripsi ini sangat sesuai dengan DNA Assassin’s Creed yang kita kenal—pertarungan kekal antara Assassin dan Templar.

Ilustrasi konsep artistik Assassin's Creed di latar Roma Kuno dengan Colosseum

Lima tahun. Itulah waktu yang kudu ditunggu fans sejak pertama kali diumumkan bahwa serial Assassin’s Creed sedang dalam produksi hingga akhirnya Netflix secara resmi memberikan lampu hijau pada Juli tahun ini. Periode penantian yang cukup panjang ini tentu memunculkan beragam pertanyaan: Apa yang terjadi di kembali layar? Apakah rencana awal untuk menghadirkan multiple series dalam universe yang sama telah berubah?

Yang menarik, meskipun ada jarak waktu yang signifikan, antusiasme organisasi tetap tinggi. Banyak yang berambisi serial ini bakal mengangkat struktur antologi seperti yang diterapkan dalam seri game-nya, di mana setiap musim mengeksplorasi setting sejarah yang berbeda dengan karakter protagonis yang baru. Pendekatan semacam ini bakal memungkinkan penonton untuk menjelajahi beragam era bersejarah, mulai dari Renaissance Italia hingga Revolusi Amerika.

Pemilihan setting Roma Kuno sebenarnya merupakan langkah yang cukup strategis. Era ini belum pernah dieksplorasi secara mendalam dalam seri game utama Assassin’s Creed, meskipun banyak fans yang telah lama menantikannya. Roma Kuno menawarkan landscape politik yang kompleks, arsitektur yang megah, dan konflik-konflik berhistoris yang sempurna untuk narasi Assassin’s Creed. Anda bisa membayangkan gimana Assassin bisa berlindung di antara kerumunan orang di Forum Romanum, alias melakukan parkour di atap-atap vila aristokrat Romawi.

Kehadiran Nero sebagai karakter membuka kesempatan naratif yang menarik. Kaisar yang dikenal dengan kecintaannya pada seni dan teater ini juga terkenal lantaran tuduhan membakar Roma pada tahun 64 Masehi. Bagaimana jika kebakaran besar itu rupanya merupakan bagian dari rencana Templar? Atau mungkin Assassin berupaya mencegah persekongkolan yang lebih besar? Kemungkinan-kemungkinan seperti inilah yang membikin proyek penyesuaian ini begitu menggugah selera.

Netflix sendiri telah membuktikan keahlian mereka dalam mengadaptasi game menjadi konten streaming yang sukses. Seperti yang kita lihat pada adaptasi Far Cry menjadi serial anime, platform ini memahami gimana menghadirkan prinsip game sembari menciptakan pengalaman menonton yang unik. Pengalaman tersebut tentu bakal sangat berbobot untuk serial Assassin’s Creed yang notabene mempunyai lore yang sangat kaya dan kompleks.

Adaptasi game ke layar lebar alias mini memang selalu menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana menyeimbangkan ekspektasi fans yang sudah memahami bumi game dengan kebutuhan penonton umum yang mungkin belum pernah memegang controller? Netflix tampaknya belajar dari kesalahan penyesuaian movie Assassin’s Creed tahun 2016 yang mendapat tanggapan beragam dari kritikus dan penonton.

Kolaborasi antara Netflix dan Ubisoft juga patut diapresiasi. Ubisoft, sebagai pemegang IP, telah aktif dalam beragam proyek multimedia termasuk kolaborasi denganFire. Pengalaman mereka dalam mengembangkan universe Assassin’s Creed selama lebih dari satu dasawarsa tentu bakal menjadi aset berbobot untuk memastikan serial ini tetap setia pada spirit franchise-nya.

Pertanyaan besar lainnya adalah gimana serial ini bakal terhubung dengan game-game terbaru dalam franchise tersebut. Assassin’s Creed Mirage yang bakal datang dikabarkan bakal kembali ke akar seri dengan gameplay yang lebih stealth-oriented. Apakah bakal ada komponen naratif yang saling terhubung antara game dan serial? Atau mungkin karakter dari game tertentu bakal membikin cameo?

Yang jelas, pengumuman casting Toby Wallace sebagai pemeran reguler pertama memberikan secercah angan bahwa produksi telah bergerak maju. Wallace, tokoh muda berbakat yang dikenal dari perannya dalam “Babyteeth” dan “The Royal Hotel”, membawa daya fresh yang mungkin tepat untuk merepresentasikan karakter Assassin baru. Karakter apakah yang bakal dia perankan? Mungkin seorang anak muda yang terlibat dalam bentrok Assassin-Templar tanpa disengaja? Atau justru seorang veteran yang sudah lama bergerak di bayang-bayang?

Serial Assassin’s Creed Netflix ini juga muncul di saat yang tepat. Dunia sedang mengalami kesukaan baru pada konten bertema sejarah, terbukti dengan kesuksesan series seperti “Rome” dan “Barbarians”. Kombinasi antara kecermatan sejarah (dengan sentuhan fiksi tentunya) dan action sequence yang memukau bisa menjadi formula yang sempurna untuk menarik baik fans game maupun penonton umum.

Lima tahun mungkin terasa lama untuk menunggu, tapi seperti kata pepatah, semua perihal yang baik datang kepada mereka yang menunggu. Dengan setting Roma Kuno yang memukau, karakter sejarah yang menarik, dan tim imajinatif yang berpengalaman, serial Assassin’s Creed Netflix berpotensi menjadi penyesuaian game terbaik yang pernah dibuat. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda lebih tertarik dengan setting sejarah tertentu lainnya? Atau justru penasaran dengan gimana Nero bakal digambarkan dalam universe Assassin’s Creed?

Sementara kita menunggu pengumuman lebih lanjut, kita bisa memperkirakan dan berambisi bahwa serial ini bakal menghadirkan pengalaman yang sama epiknya dengan game-game yang telah kita cintai selama ini. Siapa tahu, mungkin setelah kesuksesan serial ini, masa depan franchise Assassin’s Creed bakal semakin cerah dengan lebih banyak penyesuaian ke beragam media.

Selengkapnya