
cara membuka kelapa| foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Membuka kelapa sering dianggap susah lantaran batoknya yang keras dan dagingnya yang menempel kuat. Banyak orang akhirnya menggunakan langkah kasar yang justru membikin hasilnya acak-acakan alias daging kelapa jadi hancur.
Padahal, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah agar kelapa terbelah rapi tanpa upaya berlebihan. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa mendapatkan potongan kelapa yang bersih dan utuh, sehingga lebih mudah digunakan untuk beragam keperluan masakan.
Dikutip BrilioFood dari akun IG @novantomaulana, ada trik unik agar daging kelapa lebih mudah dilepaskan dari batoknya tanpa kudu dicungkil dengan tenaga ekstra. Metode ini praktis, aman, dan cocok untuk pemula sekalipun.
Langkah-langkah Membuka Kelapa dengan Rapi
1. Ikat kelapa menggunakan tali secara mendatar mengelilingi bagian tengah kelapa, lampau kencangkan ikatannya.

foto: Instagram/@novantomaulana
2. Masukkan kelapa yang sudah diikat ke dalam kantong kresek agar air kelapa tidak berceceran.
3. Pegang kelapa dengan kuat, lampau banting ke papan kayu alias permukaan keras hingga kelapa terbelah rapi.

foto: Instagram/@novantomaulana
4. Setelah terbuka, ambil potongan kelapa lampau panaskan di atas kompor selama beberapa menit, jangan sampai gosong.

foto: Instagram/@novantomaulana
5. Angkat kelapa, kemudian congkel dagingnya secara perlahan menggunakan pisau hingga terlepas dari batok.

foto: Instagram/@novantomaulana
Tips Agar Hasil Lebih Maksimal
- Gunakan kelapa yang sudah tua agar dagingnya lebih tebal dan mudah dilepas.
- Pastikan tali diikat dengan kencang agar hasil bagian lebih rapi.
- Gunakan dasar kayu, bukan lantai keramik, agar lebih kondusif dan tidak merusak permukaan.
- Jangan terlalu lama membakar kelapa agar rasanya tidak berubah.
- Gunakan pisau yang tidak terlalu tajam untuk menghindari akibat terpeleset saat mencungkil.
FAQ
1. Apakah langkah ini kondusif dilakukan di rumah?
Ya, selama dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan dasar yang tepat seperti papan kayu.
2. Kenapa kudu diikat dengan tali?
Tali membantu mengarahkan retakan agar kelapa terbelah rapi, bukan pecah acak.
3. Apakah kudu dibakar di kompor?
Tidak wajib, tapi sangat membantu agar daging kelapa lebih mudah dilepaskan dari batoknya.
4. Berapa lama membakar kelapa?
Cukup 2–5 menit, jangan sampai gosong agar rasa tetap terjaga.
5. Bisa pakai perangkat lain selain pisau?
Bisa, seperti sendok logam alias perangkat congkel unik kelapa.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·