
Kincai Media - Cuaca yang sedang tidak berkawan sering kali membikin tubuh memerlukan sesuatu yang bisa memberikan kehangatan ekstra. Menyantap hidangan yang mempunyai perpaduan rasa manis dan pedas unik jahe bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Ditambah lagi dengan kehadiran bola-bola bulat bertekstur kenyal yang memberikan sensasi ketagihan saat digigit.
Hidangan tradisional ini rupanya tidak membutuhkan bahan yang rumit alias susah dicari lantaran bisa memanfaatkan persediaan seadanya di dapur. Tepung ketan dan sedikit kacang tanah sudah cukup untuk menciptakan sajian yang memanjakan lidah. Sensasi hangat dari kuah jahe yang berpadu dengan kelembutan kulit serta gurihnya isian kacang betul-betul cocok dinikmati kapan saja.
Membuat sajian ini di rumah sebenarnya tidak sesulit alias serumit yang dibayangkan selama ini. Proses pembuatannya dirancang sangat praktis dan hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit saja sampai siap dihidangkan. Mulai dari menguleni adukan kulit hingga merebus kuah, semua langkahnya tergolong sangat mudah dan ramah untuk siapa saja yang mau mencoba di dapur sendiri.
Persiapan Bahan dan Peralatan Masak
Sebelum menyalakan kompor, pastikan semua peralatan memasak seperti pisau untuk menyisir gula merah, ulekan untuk menumbuk kacang tanah serta menggeprek jahe dan serai, serta panci terpisah sudah disiapkan di atas meja. Melakukan persiapan ramuan dan bahan alias mise en place terlebih dulu bakal sangat membantu agar proses memasak melangkah lebih sigap dan teratur. Agar tidak kehilangan arah saat mengeksekusi setiap tahapan, letakkan HP alias smartphone di area yang kondusif dan kering di dekat area memasak untuk mengecek pedoman resep secara berkala dengan mudah.
Yuk cobain bareng BrilioFood, Jumat (22/5)
Resep Wedang Ronde Dari Bahan Seadanya

foto: Gemini
Bahan:
- 150 gram tepung ketan
- 130 ml air hangat
- Pewarna makanan merah dan hijau, alias polos putih
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
- 500 ml air
- 100 gram gula merah alias gula jawa yang disisir halus
- 1 batang serai yang digeprek
- 50 gram jahe yang dibakar sejenak lampau digeprek
- 1 lembar daun pandan yang diikat simpul
Bahan Pelengkap Sajian:
- 50 gram kacang tanah kupas yang disangrai alias digoreng tanpa minyak lampau ditumbuk kasar
- 2 sdm gula pasir
- 1 sdm air hangat untuk pengikat isian kacang
- Air matang biasa secukupnya untuk rendaman setelah direbus
Cara Membuat:
1. Campurkan kacang tanah yang sudah ditumbuk kasar dengan gula pasir dan 1 sdm air hangat, lampau kombinasi rata sampai teksturnya agak basah dan bisa dipadatkan untuk disisihkan sebagai isian.
2. Campur tepung ketan dengan air hangat sedikit demi sedikit sembari diuleni dengan tangan sampai adukan kalis, tidak lengket di tangan, dan mudah dibentuk. Jika mau berwarna, bagi adukan menjadi 2 sampai 3 bagian, teteskan pewarna makanan secukupnya, dan uleni lagi sampai warna rata.
3. Ambil sedikit adukan kulit kira-kira seukuran kelereng besar, pipihkan, lampau beri isian kacang di tengahnya sebelum ditutup rapat dan dibulatkan kembali sampai permukaannya lembut serta dipastikan rapat agar tidak bocor saat direbus.
4. Didihkan air di dalam panci, masukkan bola-bola ronde, dan tunggu sampai mengapung sebagai tanda sudah matang, lampau angkat dan tiriskan ke dalam wadah berisi sedikit air matang biasa agar antar ronde tidak saling lengket.
5. Di panci terpisah, campurkan semua bahan kuah jahe seperti air, gula merah, jahe, serai, dan daun pandan, lampau rebus dengan api sedang sampai mendidih dan gula larut sempurna sebelum mematikan api dan menyaring kuahnya agar bersih dari ampas.
6. Tata beberapa bola ronde di dalam mangkuk saji, siram dengan kuah jahe yang tetap panas, dan hidangan siap dinikmati.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
Menjaga kualitas nutrisi dan aroma dari bahan makanan dalam sajian ini dapat dilakukan melalui teknik pengolahan yang tepat sesuai petunjuk. Jahe cukup dibakar sejenak saja sebelum digeprek agar minyak atsiri dan aroma hangatnya keluar maksimal tanpa merusak kandungan alami di dalamnya. Pada pembuatan kuah, proses perebusan dilakukan dengan api sedang hingga gula larut sempurna agar sari dari serai dan daun pandan terekstrak dengan baik. Sementara untuk bola ronde, perebusan kudu segera dihentikan begitu adukan mengapung ke permukaan sebagai tanda matang agar teksturnya tidak terlalu lembek, lampau segera dipindahkan ke air matang biasa untuk mempertahankan kualitasnya.
FAQ Wedang Ronde
1. Apakah isi bola ronde bisa diganti jika mau memangkas waktu pembuatan?
Jawaban: Bisa, isian kacang tanah tumbuk dapat diganti dengan selai kacang instan dari supermarket yang dibekukan sejenak di freezer agar agak keras sebelum dibungkus adonan.
2. Bagaimana langkah melarutkan gula merah untuk kuah jahe secara merata?
Jawaban Gula merah sebaiknya disisir lembut terlebih dulu sebelum direbus berbareng bahan kuah lainnya menggunakan api sedang hingga larut sempurna.
3. Apa tanda utama bahwa bola ronde sudah matang dan siap diangkat?
Jawaban: Tanda utama bola ronde telah matang sempurna adalah ketika seluruh adukan sudah mengapung di dalam air rebusan panci.
4. Mengapa bola ronde yang sudah matang perlu dimasukkan ke wadah berisi sedikit air matang biasa?
Jawaban: Hal tersebut dilakukan agar antar bola ronde tidak saling lengket satu sama lain setelah ditiriskan.
5. Mengapa adukan tepung ketan kudu dicampur dengan air hangat secara bertahap?
Jawaban: Air hangat dituangkan berjenjang saat diuleni agar adukan bisa mencapai tekstur kalis, tidak lengket di tangan, dan mudah dipulung alias dibentuk.
(brl/lak)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·