Jakarta -
Tubuh secara biologis mengalami proses penuaan yang tidak bisa dihindari. Meski dapat diperlambat alias disamarkan, perubahan bakal terus terjadi seiring waktu.
Pandangan tentang “tua” pun terus berubah dari masa ke masa. Pada era 1960 – 1970-an, seseorang yang berumur di atas 35 hingga 40 tahun sudah dianggap lanjut usia. Kini, banyak orang berumur 60 alias 70 tahun tetap merasa aktif dan produktif seperti usia yang lebih muda.
Lantas, sebenarnya pada usia berapa seseorang dikategorikan lansia menurut sistem agunan sosial?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batasan usia orang lansia
Dikutip dari laman Your Tango, arti bervariasi, tetapi secara teknis, ketiga rentang usia berikut ini biasanya dikategorikan sebagai berikut:
- Usia paruh baya: antara 45 dan 65 tahun
- Usia lanjut: dimulai antara 65 tahun (di Eropa) hingga 70 alias 71 tahun usia laki-laki dan 73 tahun untuk wanita (di Amerika Serikat)
- Lansia: Social Security Administration (SSA) menganggap siapa pun yang berumur di atas 65 tahun sebagai lansia, meskipun pihak lain di AS dan tempat lain telah mengusulkan bahwa mengingat statistik angan hidup saat ini, arti tersebut kudu dinaikkan menjadi 75 tahun ke atas.
Dulu, sebagian orang mungkin menilai usia dari hal-hal yang terlihat, seperti kondisi fisik, style berpakaian, alias warna rambut. Misalnya, rambut berubah beruban dianggap tanda pasti seseorang sudah lanjut usia dan pilihan olahraga alias fashion pun terbatas untuk kalangan tertentu saja.
Namun sekarang, semuanya berubah. Banyak pilihan olahraga yang bisa diikuti siapa saja, style berpakaian tidak lagi dibatasi usia, apalagi rambut beruban justru bisa menjadi tren di kalangan anak muda.
Artinya, penampilan luar tidak lagi bisa dijadikan patokan untuk menentukan apakah seseorang sudah tua alias belum, Bunda.
Perbedaan generasi yang ungkap usia seseorang
Penggunaan teknologi dan rasa tanggung jawab sekarang menjadi aspek yang sangat memengaruhi apakah orang lain menganggap Bunda sudah tua. Berikut beberapa perbedaan generasi yang sering kali mengungkap usia seseorang:
- Jika membalas pesan singkat memerlukan waktu lebih dari dua detik, Bunda mungkin dianggap sudah tua.
- Jika memerlukan seseorang berumur 10 tahun alias lebih muda untuk menyalakan TV, itu tanda bahwa Bunda sudah semakin tua.
- Jika tidak tahu apa itu emoji alias meme hinga tidak mengerti lelucon kekinian, mungkin juga sudah mulai tua.
Sekalipun merasa relate dengan beberapa kemungkinan di atas, ada hal-hal yang dapat memperlambat proses penuaan alias setidaknya, membantu Bunda berbaikan dengan penuaan.
Hal-hal yang dapat dilakukan untuk tenteram dengan proses penuaan
Berikut beberapa perihal yang dapat Bunda lakukan untuk berbaikan dengan proses penuaan yang terjadi seiring waktu:
- Terus berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.
- Tetap relevan dengan mengikuti tren fashion dan menerima rambut beruban.
- Dapatkan info tentang teknologi terbaru (mungkin dengan meminta support personil family yang lebih muda).
- Mulai percakapan dengan seseorang untuk mengikuti perkembangan tren terkini.
- Rencanakan liburan yang bermakna. Mungkin dengan menghabiskan waktu menjadi sukarelawan alias mengikuti beragam kelas menarik, seperti kelas memasak dan merangkai bunga.
- Terus bekerja keras, tetapi pertimbangkan untuk memanfaatkan waktu liburan yang telah didambakan.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·